Spot News
  • Home
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • TRENDING
  • BAZNAS JAWA TIMUR
    • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
    • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • EKONOMI DAN BISNIS
    • SYARIAH
    • ENTREPRENEURSHIP
    • EKONOMI KREATIF
    • KEUANGAN
    • INVESTASI
    • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
    • BUMN
    • PANGAN
  • SENI BUDAYA & PENDIDIKAN
    • NUSANTARA
    • TRADISI
    • GALERI
    • FILM
    • SASTRA
    • RELIGI
    • SAINS
    • TEKNOLOGI
    • SOSOK
  • SOSIAL DAN POLITIK
    • PRESPEKTIF
    • HUKUM
    • BIROKRASI
    • KEBANGSAAN
    • KOMUNIKASI
    • PESANTREN
    • PEMILU
    • INKOPPOL
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SPORT
  • E-KORAN SPOTNEWS
No Result
View All Result
Spot News
  • Home
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • TRENDING
  • BAZNAS JAWA TIMUR
    • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
    • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • EKONOMI DAN BISNIS
    • SYARIAH
    • ENTREPRENEURSHIP
    • EKONOMI KREATIF
    • KEUANGAN
    • INVESTASI
    • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
    • BUMN
    • PANGAN
  • SENI BUDAYA & PENDIDIKAN
    • NUSANTARA
    • TRADISI
    • GALERI
    • FILM
    • SASTRA
    • RELIGI
    • SAINS
    • TEKNOLOGI
    • SOSOK
  • SOSIAL DAN POLITIK
    • PRESPEKTIF
    • HUKUM
    • BIROKRASI
    • KEBANGSAAN
    • KOMUNIKASI
    • PESANTREN
    • PEMILU
    • INKOPPOL
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SPORT
  • E-KORAN SPOTNEWS
No Result
View All Result
Spot News
No Result
View All Result
Home BERITA

Heboh! Menkeu Purbaya Sebut Presiden Prabowo Sudah Putuskan Bubarkan Bea Cukai jika Tak Berbenah dalam Setahun

spotnews by spotnews
Juli 5, 2026
in BERITA
0
Heboh! Menkeu Purbaya Sebut Presiden Prabowo Sudah Putuskan Bubarkan Bea Cukai jika Tak Berbenah dalam Setahun

Jakarta,Spotnews.id-Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa membuat pernyataan mengejutkan terkait masa depan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Purbaya mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto sebenarnya telah memutuskan untuk membubarkan lembaga tersebut.

You might also like

Prof. KH Muhammad Zakki Dikukuhkan sebagai Guru Besar Manajemen Strategik di Malaysia, Bawa Gagasan Transformasi Ekonomi Pesantren

KH Muhammad Zakki Beli Kopi Biji Mentah Petani Binaan, Wujud Nyata Pesantrenpreneur Mukmin Mandiri

Cuaca Buruk Hambat Water Bombing, Pemadaman Kebakaran Bromo Maksimalkan Operasi Darat

Namun, atas lobi dari sang Menkeu, Presiden akhirnya memberikan tenggat waktu (deadline) selama satu tahun bagi Bea Cukai untuk melakukan perbaikan total. Jika gagal, posisinya akan digantikan oleh perusahaan inspeksi internasional asal Swiss, SGS (Société Générale de Surveillance).

“Saya baru rapat 8 bulan tapi sudah membaik sedikit karena ancaman presiden jelas. Kalau dalam waktu setahun enggak ada perbaikan, [Bea] Cukai akan dibubarin diganti sama SGS. Société Générale apa gitu, surveyor dari Swedia apa Swiss kalau enggak salah,” ungkap Menkeu Purbaya dalam kanal YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo, dikutip Jumat (3/7/2026).

Nasib 16.000 Pegawai Berada di Ujung Tanduk

Purbaya menjelaskan, jika opsi pembubaran tersebut pada akhirnya benar-benar dieksekusi, konsekuensinya akan sangat besar. Seluruh operasional pemeriksaan akan dialihkan ke pihak ketiga (outsource), dan seluruh pegawai Bea Cukai yang berjumlah belasan ribu terancam dirumahkan.

“Ini aja di-outsource dia ngerjain semuanya, kita terima duit. Jadi orang pajaknya Bea Cukai pecat semua kira-kira gitu, 16.000 saya rumahin, kan enggak bagus,” imbuh Purbaya.

Ia juga blak-blakan mengenai bagaimana dirinya sempat “merayu” Kepala Negara agar tidak langsung membubarkan DJBC secara mendadak, mengingat keputusan tersebut sebenarnya sudah diketuk oleh Presiden Prabowo.

“Saya bilang, ‘Pak Presiden, saya beresin dulu Pak setahun.’ Ada wacana? Oh, udah diputusin malah. Presiden bilang ganti, bubarkan. Saya ngerayu dia sedikit, ‘Pak setahun ya Pak, biar saya beresin dulu.’ Sudah diputuskan,” tandasnya.

Bersih-Bersih Internal: Mutasi Massal hingga Jeratan KPK

Pernyataan keras ini menjadi puncak dari rentetan ketegangan yang terjadi di tubuh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sepanjang paruh pertama tahun 2026.

Sebagai catatan, komitmen pembenahan ini sebelumnya telah diwujudkan Menkeu Purbaya melalui langkah-langkah ekstrem:

  • Mutasi Besar-besaran (Februari 2026): Menkeu melakukan perombakan strategis secara serentak terhadap lebih dari 80 pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan DJBC.

  • Penyegaran Posisi Krusial: Perombakan tersebut menyasar 22 pejabat eselon II, termasuk para Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) serta Kepala Kantor Pelabuhan di lima gerbang logistik utama nasional, yakni:

    • Tanjung Priok

    • Tanjung Emas

    • Tanjung Perak

    • Batam

    • Sumatera Utara

  • Tindakan Tegas KPK: Gelombang pembersihan ini juga dipicu oleh langkah hukum agresif, di mana pada awal tahun 2026, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menangkap dan menetapkan 7 oknum internal Kemenkeu sebagai tersangka korupsi (4 dari Bea Cukai dan 3 dari Ditjen Pajak).

Kini, waktu satu tahun yang diminta Menkeu Purbaya sedang berjalan. Publik dan pelaku usaha nasional kini menanti, apakah Bea Cukai mampu melakukan reformasi kultural dan struktural secara total, atau Indonesia akan kembali menyerahkan urusan pabeannya ke lembaga surveyor asing seperti era 1980-an lalu.

(Laporan:Wartaekonomi//Spotnews.id-Fa)

spotnews

spotnews

Next Post
Perkuat Pilar Fiskal 2026, Menkeu Purbaya Lantik Tiga Dirjen Baru di Posisi Strategis Kemenkeu

Perkuat Pilar Fiskal 2026, Menkeu Purbaya Lantik Tiga Dirjen Baru di Posisi Strategis Kemenkeu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Redaksi

Jl. Kemayoran, Jakarta Pusat, Indonesia

Sumpah Gen Z, Tersadar Akan Jati Diri dan Eksistensi. Hingga Sumpah Pemuda Menginspirasi.

RECENT POSTS

  • Pelantikan PPEN Jabar 2026–2030, Soroti SP2DK dan Dampak Penindakan terhadap Perdagangan Emas
  • Mahasiswa UINSA Reyhan Alarico Stewart Terbitkan Buku Perdana, Angkat Literasi Finansial Anak Muda
  • Prof. KH Muhammad Zakki Dikukuhkan sebagai Guru Besar Manajemen Strategik di Malaysia, Bawa Gagasan Transformasi Ekonomi Pesantren
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.

© 2022 Spotnews.id

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • TRENDING
  • BAZNAS JAWA TIMUR
    • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
    • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • EKONOMI DAN BISNIS
    • SYARIAH
    • ENTREPRENEURSHIP
    • EKONOMI KREATIF
    • KEUANGAN
    • INVESTASI
    • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
    • BUMN
    • PANGAN
  • SENI BUDAYA & PENDIDIKAN
    • NUSANTARA
    • TRADISI
    • GALERI
    • FILM
    • SASTRA
    • RELIGI
    • SAINS
    • TEKNOLOGI
    • SOSOK
  • SOSIAL DAN POLITIK
    • PRESPEKTIF
    • HUKUM
    • BIROKRASI
    • KEBANGSAAN
    • KOMUNIKASI
    • PESANTREN
    • PEMILU
    • INKOPPOL
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SPORT
  • E-KORAN SPOTNEWS

© 2022 Spotnews.id