Tulungagung — Upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan terus dilakukan melalui aksi nyata. BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Tulungagung turut ambil bagian dalam bakti sosial bersih-bersih bantaran Kali Ngrowo bersama Plt. Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin, M.M., Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tulungagung, relawan, serta masyarakat sekitar,

Kegiatan berlangsung penuh semangat dan kebersamaan dengan menyisir bantaran Kali Ngrowo dari Jembatan Plengkung Mangunsari hingga Dam Majan. Jarak yang ditempuh mencapai sekitar 5 kilometer dan melintasi enam desa, yakni Mangunsari, Tawangsari, Winong, Plandaan, Tanon, dan Majan.
Aksi tersebut menjadi bentuk kepedulian bersama untuk menjaga kebersihan sungai dari sampah maupun material lain yang berpotensi mengganggu ekosistem dan kelancaran aliran air. Selain membersihkan lingkungan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran bahwa kelestarian sungai merupakan tanggung jawab bersama.
Di tengah kegiatan, BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga menghadirkan kepedulian sosial dengan menyalurkan paket sembako kepada masyarakat dhuafa di desa-desa yang dilalui. Sebanyak 40 paket sembako disalurkan sebagai bentuk perhatian kepada warga yang membutuhkan.
Plt. Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin, M.M., berharap kegiatan bakti sosial bersih Kali Ngrowo dapat dilaksanakan secara rutin. Menurutnya, menjaga kebersihan sungai tidak hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan organisasi, komunitas, relawan, dan seluruh lapisan masyarakat.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung Abdul Wachid, S.IP., menegaskan bahwa keikutsertaan BAZNAS merupakan bagian dari komitmen lembaga untuk terus hadir memberikan manfaat di tengah masyarakat.
“BAZNAS Kabupaten Tulungagung berkomitmen untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Dalam kegiatan bakti sosial bersih Kali Ngrowo ini, kami mengirimkan Tim BAZNAS Tanggap Bencana untuk turut bergotong royong bersama pemerintah, relawan, dan masyarakat. Ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan sekaligus wujud nyata semangat kebersamaan,” ujarnya.
Ia menambahkan, keterlibatan BTB diharapkan mampu memperkuat semangat gotong royong dalam menjaga lingkungan. Sungai, kata dia, merupakan bagian penting dari kehidupan masyarakat sehingga kebersihannya harus dijaga secara berkelanjutan.
Kegiatan bersih-bersih Kali Ngrowo menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap sesama. Semangat kolaborasi yang terbangun diharapkan tidak berhenti pada kegiatan tersebut, tetapi terus berkembang menjadi gerakan bersama untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Melalui sinergi pemerintah, BAZNAS, Dinas Lingkungan Hidup, relawan, organisasi terkait, dan masyarakat, Kali Ngrowo diharapkan semakin bersih, sehat, dan terawat. Kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan dan tidak membuang sampah ke sungai juga diharapkan semakin kuat, sehingga tercipta Kabupaten Tulungagung yang bersih, nyaman, sehat, dan berkelanjutan.
(Spotnews)








