Spot News
  • Home
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • TRENDING
  • BAZNAS JAWA TIMUR
    • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
    • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • EKONOMI DAN BISNIS
    • SYARIAH
    • ENTREPRENEURSHIP
    • EKONOMI KREATIF
    • KEUANGAN
    • INVESTASI
    • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
    • BUMN
    • PANGAN
  • SENI BUDAYA & PENDIDIKAN
    • NUSANTARA
    • TRADISI
    • GALERI
    • FILM
    • SASTRA
    • RELIGI
    • SAINS
    • TEKNOLOGI
    • SOSOK
  • SOSIAL DAN POLITIK
    • PRESPEKTIF
    • HUKUM
    • BIROKRASI
    • KEBANGSAAN
    • KOMUNIKASI
    • PESANTREN
    • PEMILU
    • INKOPPOL
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SPORT
  • E-KORAN SPOTNEWS
No Result
View All Result
Spot News
  • Home
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • TRENDING
  • BAZNAS JAWA TIMUR
    • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
    • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • EKONOMI DAN BISNIS
    • SYARIAH
    • ENTREPRENEURSHIP
    • EKONOMI KREATIF
    • KEUANGAN
    • INVESTASI
    • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
    • BUMN
    • PANGAN
  • SENI BUDAYA & PENDIDIKAN
    • NUSANTARA
    • TRADISI
    • GALERI
    • FILM
    • SASTRA
    • RELIGI
    • SAINS
    • TEKNOLOGI
    • SOSOK
  • SOSIAL DAN POLITIK
    • PRESPEKTIF
    • HUKUM
    • BIROKRASI
    • KEBANGSAAN
    • KOMUNIKASI
    • PESANTREN
    • PEMILU
    • INKOPPOL
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SPORT
  • E-KORAN SPOTNEWS
No Result
View All Result
Spot News
No Result
View All Result
Home BERITA

Harga Emas Dunia Anjlok: Kenapa Penyebabnya???

#Hargaemas #emasanjlk #2024

spotnews by spotnews
April 23, 2024
in BERITA, EKONOMI DAN BISNIS, EKONOMI KREATIF, ENTREPRENEURSHIP, INVESTASI, KEUANGAN, KOMUNIKASI, NASIONAL, NUSANTARA, TRENDING
0
Harga Emas Dunia Anjlok: Kenapa Penyebabnya???

Spotnews.id – Dunia bisnis Emas dunia dibikin kaget karna harga emas anjlok lebih dari 2 persen ke level terendah dalam satu minggu pada akhir perdagangan pada Senin, Pelemahan terjadi seiring meredanya konflik di Timur Tengah, sehingga mendorong investor untuk mengurangi perdagangan pada aset yang aman (safe-haven) seperti emas, dan memilih aset-aset berisiko seperti ekuitas.

You might also like

Unesa Tantang UM di Final Futsal Campus League 2026 Regional Surabaya

Cuaca Panas Terik Landa Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik, Suhu Diprakirakan Capai 38 Derajat Celsius

Polda Jatim Ungkap Dugaan Penggelapan 185 Ton Gula, Kerugian Capai Rp3 Miliar

Mengutip CNBC, harga emas di pasar spot anjlok 2,6 persen ke level 2.328,63 dollar AS per ons. Sementara harga emas berjangka Comex New York Exchange anjlok 2,9 persen ke level 2.343 dollar AS per ons.

“Beberapa risiko pembalasan di Timur Tengah telah dihilangkan, yang telah menarik beberapa aktivitas penjualan emas. Namun, yang jadi pertanyaan adalah seberapa besar potensi penurunan emas,” ujar Daniel Ghali, ahli strategi komoditas di TD Securities.

Iran meremehkan serangan drone balasan Israek, yang tampaknya merupakan langkah untuk mencegah memanasnya konflik regional.

Menteri Luar Negeri Iran mengatakan drone tersebut, yang menurut sumber diluncurkan Israel ke kota Isfahan, adalah drone mini dan tidak menimbulkan kerusakan atau korban jiwa.

Menteri Luar Negeri Iran mengatakan drone tersebut, yang menurut sumber diluncurkan Israel ke kota Isfahan, adalah drone mini dan tidak menimbulkan kerusakan atau korban jiwa

Seorang pejabat senior Iran mengatakan bahwa tidak ada rencana untuk menanggapi Israel atas insiden tersebut.

Sebelumnya, konflik geopolitik antara Iran dan Israel, yang dibarengi pembelian oleh bank sentral, telah mendorong harga emas dunia mencapai rekor tertinggi sepanjang masa pada 12 April 2024 dengan level 2.431,29 dollar AS per ons.

Emas memang dianggap sebagai aset lindung nilai atau safe haven ketika terjadi gejolak yang bisa mempengaruhi ekonomi global, termasuk konflik geopolitik. Namun seiring meredanya konflik, investor mulai beralih ke aset yang berisiko.

Di samping pengaruh ketegangan di Timur Tengah, kini investor juga tengah rilis laporan pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) Amerika Serikat (AS) yang akan rilis pada Jumat pekan ini.

Data ekonomi terbaru itu akan menjadi petunjuk untuk arah kebijakan suku bunga bank sentral AS atau Federal Reserve (The Fed) ke depannya.

Jika data ekonomi melemah, yang menunjukkan penurunan inflasi, maka memperkuat peluang untuk The Fed memangkas suku bunganya dalam waktu dekat.

“Emas dapat kembali mencapai level tertinggi sepanjang masa jika ada laporan PCE yang mengejutkan, yang menunjukkan penurunan inflasi,” tutur Ghali.

Kebijakan suku bunga The Fed memang sangat mempengaruhi pergerakan harga emas dunia.

Ketika suku bunga tinggi atau bahkan naik, maka emas yang tidak memberikan imbal hasil menjadi tak menarik bagi investor, berbeda dari obligasi dan saham yang memang memberikan imbal hasil.

Sebaliknya, ketika suku bunga rendah atau bahkan menurun, maka imbal hasil pada instrumen investasi lainnya ikut menurun, sehingga emas akan menjadi lebih menarik bagi investor.

(Editor/Penulis: Spotnews.id – Lik)

spotnews

spotnews

Next Post
Din Syamsuddin Anggap Jokowi Sombong, Din Syamsuddin Ambruk Saat Pimpin Demo

Din Syamsuddin Anggap Jokowi Sombong, Din Syamsuddin Ambruk Saat Pimpin Demo

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Redaksi

Jl. Kemayoran, Jakarta Pusat, Indonesia

Sumpah Gen Z, Tersadar Akan Jati Diri dan Eksistensi. Hingga Sumpah Pemuda Menginspirasi.

RECENT POSTS

  • Unesa Tantang UM di Final Futsal Campus League 2026 Regional Surabaya
  • Cuaca Panas Terik Landa Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik, Suhu Diprakirakan Capai 38 Derajat Celsius
  • Panpel Persebaya Siapkan Mengheningkan Cipta untuk Korban Kecelakaan Rombongan Suporter PSS Sleman
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.

© 2022 Spotnews.id

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • TRENDING
  • BAZNAS JAWA TIMUR
    • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
    • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • EKONOMI DAN BISNIS
    • SYARIAH
    • ENTREPRENEURSHIP
    • EKONOMI KREATIF
    • KEUANGAN
    • INVESTASI
    • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
    • BUMN
    • PANGAN
  • SENI BUDAYA & PENDIDIKAN
    • NUSANTARA
    • TRADISI
    • GALERI
    • FILM
    • SASTRA
    • RELIGI
    • SAINS
    • TEKNOLOGI
    • SOSOK
  • SOSIAL DAN POLITIK
    • PRESPEKTIF
    • HUKUM
    • BIROKRASI
    • KEBANGSAAN
    • KOMUNIKASI
    • PESANTREN
    • PEMILU
    • INKOPPOL
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SPORT
  • E-KORAN SPOTNEWS

© 2022 Spotnews.id