Surabaya,Spotnews.id- Tim futsal putra Universitas Negeri Surabaya (Unesa) akan menghadapi Universitas Negeri Malang (UM) dalam perebutan gelar juara Campus League 2026 Futsal Regional Surabaya di GOR Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Selasa (20/10/2026).
Unesa memastikan tiket final setelah menaklukkan Universitas Surabaya (Ubaya) dengan skor telak 6-0. Sementara itu, UM melaju ke partai puncak usai mengalahkan Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) dengan skor 2-0.
Pelatih tim futsal putra Unesa, Achmad Rizky Widianto, menegaskan timnya akan tampil maksimal untuk merebut gelar juara regional sekaligus mengamankan tiket ke babak nasional.
Ia menyebut sejumlah aspek permainan masih menjadi bahan evaluasi, mulai dari strategi powerplay, kualitas penjaga gawang, hingga efektivitas dribel, operan, dan penyelesaian akhir.
“Kami akan memperbaiki powerplay, kualitas kiper, meningkatkan efektivitas dari aspek drible, passing, hingga finishing. Tim UM memiliki pemain dengan pergerakan cepat dan bagus dalam finishing bola. Karenanya, besok kami harus bisa pegang kendali dari tempo maupun bola,” katanya, Senin (19/10/2026).
Pemain Unesa, Windu Cikal Nugroho, mengatakan persiapan menghadapi kompetisi telah dilakukan selama dua bulan. Menurutnya, tim kini berfokus memperkuat chemistry antarpemain dan menjaga kekompakan di lapangan.
“Persiapannya, berlatih selama dua bulan. Untuk rasa canggung dan grogi sudah tidak ada. Kami berfokus ke chemistry antar anggota, bermain simpel, dan menyalakan semangat kolektivitas demi hasil terbaik,” ucapnya.
Ia berharap kerja sama tim yang telah dibangun selama masa persiapan dapat membawa Unesa meraih gelar juara Campus League 2026 Regional Surabaya.
UM Putri Menang Telak 9-0 atas ITS
Selain persaingan kategori putra, tim futsal putri Universitas Negeri Malang juga mencatatkan kemenangan besar. UM berhasil mengalahkan tim futsal putri ITS dengan skor 9-0.
Meski meraih hasil meyakinkan, pelatih tim futsal putri UM, Arif Rahmat Hidayatulloh, menegaskan timnya tidak akan terlena. Evaluasi tetap dilakukan, terutama untuk memperkuat regenerasi pemain.
Menurut Arif, komposisi skuad UM dalam Campus League 2026 Regional Surabaya didominasi pemain muda. Dari total 17 pemain yang didaftarkan, hanya enam pemain senior, sedangkan sisanya merupakan mahasiswa baru.
“Kami memberikan banyak catatan terkait pemain karena banyak regenerasi dari tim kami. Dari 17 pemain yang saya daftarkan ke Campus League 2026 Futsal Regional Surabaya, pemain senior hanya enam orang. Selebihnya mahasiswa baru,” ucapnya.
Komposisi tersebut menjadi perhatian tim pelatih untuk memastikan para pemain baru mampu beradaptasi dengan pola permainan dan atmosfer kompetisi antarkampus.
Campus League Jadi Wadah Pengembangan Atlet
Pemain futsal putri UM, Nathaniela Fetrikayana Putri, menilai Campus League menjadi kesempatan penting bagi mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding.
Ia menyebut kompetisi tersebut memberikan ruang bagi atlet futsal kampus untuk berkembang, baik dari segi teknis maupun pengalaman mengikuti turnamen.
“Ini wadah yang luar biasa karena turnamen ini memfasilitasi para peserta dari hal besar sampai yang detail. Jujur saja, ini ajang impian bagi kami, para pemain. Tahun lalu, teman saya dapat kesempatan trial di Timnas. Jadi, ini wadah luar biasa bagi atlet futsal di masa depan,” tuturnya.
Pertandingan final putra antara Unesa dan UM pun menjadi salah satu agenda utama Campus League 2026 Regional Surabaya. Kedua tim akan berusaha menampilkan permainan terbaik demi meraih gelar juara, sementara kompetisi ini juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi dan pengalaman di dunia futsal.
(Laporan:Spotnews.id-RYn)

