Spot News
  • Home
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • TRENDING
  • BAZNAS JAWA TIMUR
    • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
    • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • EKONOMI DAN BISNIS
    • SYARIAH
    • ENTREPRENEURSHIP
    • EKONOMI KREATIF
    • KEUANGAN
    • INVESTASI
    • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
    • BUMN
    • PANGAN
  • SENI BUDAYA & PENDIDIKAN
    • NUSANTARA
    • TRADISI
    • GALERI
    • FILM
    • SASTRA
    • RELIGI
    • SAINS
    • TEKNOLOGI
    • SOSOK
  • SOSIAL DAN POLITIK
    • PRESPEKTIF
    • HUKUM
    • BIROKRASI
    • KEBANGSAAN
    • KOMUNIKASI
    • PESANTREN
    • PEMILU
    • INKOPPOL
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SPORT
  • E-KORAN SPOTNEWS
No Result
View All Result
Spot News
  • Home
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • TRENDING
  • BAZNAS JAWA TIMUR
    • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
    • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • EKONOMI DAN BISNIS
    • SYARIAH
    • ENTREPRENEURSHIP
    • EKONOMI KREATIF
    • KEUANGAN
    • INVESTASI
    • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
    • BUMN
    • PANGAN
  • SENI BUDAYA & PENDIDIKAN
    • NUSANTARA
    • TRADISI
    • GALERI
    • FILM
    • SASTRA
    • RELIGI
    • SAINS
    • TEKNOLOGI
    • SOSOK
  • SOSIAL DAN POLITIK
    • PRESPEKTIF
    • HUKUM
    • BIROKRASI
    • KEBANGSAAN
    • KOMUNIKASI
    • PESANTREN
    • PEMILU
    • INKOPPOL
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SPORT
  • E-KORAN SPOTNEWS
No Result
View All Result
Spot News
No Result
View All Result
Home EKONOMI DAN BISNIS

BSI Percepat Bullion Bank, Gandeng Kadin Jatim dan PPEN Bangun Ekosistem Industri Emas Nasional

spotnews by spotnews
Juli 24, 2026
in EKONOMI DAN BISNIS
0
BSI Percepat Bullion Bank, Gandeng Kadin Jatim dan PPEN Bangun Ekosistem Industri Emas Nasional

Surabaya,Spotnews.id- PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) terus mempercepat pengembangan layanan Bullion Bank dengan menyiapkan fasilitas simpanan emas fisik bagi masyarakat. Inisiatif ini bertujuan menarik emas yang selama ini disimpan di rumah agar masuk ke dalam sistem perbankan, sehingga dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas ekonomi yang lebih produktif.

You might also like

Eurogold & Silver Resmi Buka Gerai di Royal Plaza Surabaya, Tantangan Angkat Perak 30 Kg Jadi Sorotan

Pendampingan Unair Bawa Perubahan, Omzet Warung Bu Ulfa Naik hingga 70 Persen

Perkuat Sinergi Program Sosial, BAZNAS Jatim dan Dinsos Jatim Dorong Kolaborasi Pengentasan Kemiskinan

Regional CEO BSI Regional Office VII Surabaya, Jajang Abdul Karim, mengatakan potensi emas yang dimiliki masyarakat Indonesia sangat besar. Dalam kegiatan Outlook Ekonomi Nasional dan Regional 2026: Langkah Emas Pengusaha Berdaya di Surabaya, ia menyampaikan bahwa jumlah emas yang beredar di masyarakat diperkirakan mencapai sekitar 1.800 ton.

“Harapannya, emas yang selama ini disimpan masyarakat dapat masuk ke sistem perbankan sehingga bisa dimanfaatkan kembali, misalnya untuk pembiayaan beragun emas,” ujar Jajang.

Menurutnya, saat ini sekitar 300 ton emas telah berada dalam sistem perbankan. Di BSI sendiri, layanan yang telah tersedia adalah Tabungan Emas berbasis digital yang memungkinkan nasabah membeli maupun menjual emas melalui platform BSI. Ke depan, perseroan akan melengkapi layanan tersebut dengan fasilitas penitipan emas fisik.

Saat ini, BSI masih menunggu persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menjadi penyelenggara layanan simpanan emas. Jajang berharap izin tersebut segera diterbitkan agar masyarakat dapat mulai menitipkan emas batangan mereka di BSI.

“Kami berharap izin tersebut segera terbit sehingga masyarakat sudah bisa menitipkan emas fisiknya di BSI,” katanya.

Jajang menjelaskan bahwa konsep Bullion Bank tidak hanya menyediakan tabungan emas digital, tetapi juga memungkinkan masyarakat menyimpan emas batangan secara fisik di perbankan. Dengan demikian, aset emas dapat menjadi bagian dari sistem keuangan nasional sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas melalui berbagai skema pembiayaan.

Untuk mendukung pengembangan ekosistem Bullion Bank, BSI menjalin kerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur serta Perkumpulan Pengusaha Emas Nusantara (PPEN). Kolaborasi tersebut ditujukan untuk menyediakan akses pembiayaan, modal kerja, hingga solusi pendanaan berbasis agunan emas bagi para pelaku usaha.

“Kami ingin memfasilitasi seluruh kebutuhan pelaku usaha emas, mulai dari penyediaan bahan baku, pembiayaan, hingga menjembatani kebutuhan regulasi bersama pemerintah. Tujuannya membangun ekosistem Bullion Bank yang kuat,” jelas Jajang.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Kadin Jawa Timur Bidang Ekonomi dan Perbankan Syariah, Zaki Basalamah, menyambut baik pengembangan Bullion Bank sebagai alternatif investasi sekaligus instrumen lindung nilai (hedging) bagi masyarakat maupun dunia usaha.

“Selama ini pelaku usaha lebih banyak memilih mata uang asing sebagai instrumen investasi. Padahal emas memiliki karakteristik yang kuat sebagai aset penyimpan nilai. Kami sangat mendukung Bullion Bank karena akan menjadi kekuatan baru bagi Indonesia,” ujarnya.

Menurut Zaki, Jawa Timur memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai pusat industri emas nasional, baik dari sisi manufaktur maupun sektor pendukung lainnya. Sinergi antara BSI, Kadin Jawa Timur, dan PPEN diyakini mampu mempercepat pertumbuhan industri emas di Indonesia.

Di sisi lain, Dr. Muhammad Zakki, M.Si., Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur Bidang Fiskal dan Moneter, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Perkumpulan Pengusaha Emas Nusantara (PPEN), menegaskan bahwa keberhasilan Bullion Bank membutuhkan dukungan regulasi yang selaras antara pemerintah, perbankan, dan pelaku industri emas.

Dr. Muhammad Zakki, M.Si., Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur Bidang Fiskal dan Moneter, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Perkumpulan Pengusaha Emas Nusantara (PPEN),

“Pemerintah perlu memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa kolaborasi ini benar-benar memberikan manfaat. Jika ekosistemnya terbentuk dengan baik, budaya investasi emas akan berkembang dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Prof. Zakki juga mengungkapkan bahwa ekspor perhiasan emas Indonesia saat ini mengalami penurunan sekitar 55 persen. Menurutnya, kondisi tersebut bukan disebabkan oleh harga emas, melainkan karena belum seragamnya klasifikasi HS Code antara Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.

“Ketersediaan bahan baku dan aktivitas ekspor menurun. Yang kami ekspor adalah perhiasan, bukan emas batangan karena ekspor emas batangan memang dibatasi pemerintah,” jelasnya.

Amerika Serikat masih menjadi pasar utama ekspor perhiasan emas Indonesia, meskipun volume pengiriman mulai menurun akibat persoalan regulasi tersebut. Selain mendorong penyelarasan aturan ekspor, PPEN juga mengusulkan penerapan pajak final bagi industri perhiasan emas. Skema tersebut diharapkan dapat menyederhanakan sistem perpajakan dengan memusatkan pungutan di tingkat pabrikan sehingga tidak terjadi pajak berlapis di sepanjang rantai distribusi.

“Harapannya sistem menjadi lebih sederhana dan tidak terjadi double tax. Insyaallah, sekitar September nanti skema pajak final mulai dirumuskan,” pungkas Dr. Muhammad Zakki, M.Si.

(Laporan:Spotnews.id-RYn)

spotnews

spotnews

Recommended For You

Eurogold & Silver Resmi Buka Gerai di Royal Plaza Surabaya, Tantangan Angkat Perak 30 Kg Jadi Sorotan

by spotnews
September 15, 2026
0
Eurogold & Silver Resmi Buka Gerai di Royal Plaza Surabaya, Tantangan Angkat Perak 30 Kg Jadi Sorotan

Surabaya,Spotnews.id - Eurogold & Silver resmi membuka gerai barunya di Royal Plaza Surabaya pada September 2026. Kehadiran gerai investasi logam mulia tersebut menjadi langkah baru dalam memperluas akses...

Read moreDetails

Pendampingan Unair Bawa Perubahan, Omzet Warung Bu Ulfa Naik hingga 70 Persen

by spotnews
September 11, 2026
0
Pendampingan Unair Bawa Perubahan, Omzet Warung Bu Ulfa Naik hingga 70 Persen

Surabaya,Spotnews.id - Pendampingan Universitas Airlangga (Unair) membawa perubahan nyata bagi Warung Makan Bu Ulfa, usaha kuliner skala mikro di Kelurahan Pacar Kembang, Surabaya. Berbagai persoalan yang sebelumnya dihadapi...

Read moreDetails

Perkuat Sinergi Program Sosial, BAZNAS Jatim dan Dinsos Jatim Dorong Kolaborasi Pengentasan Kemiskinan

by spotnews
September 3, 2026
0
Perkuat Sinergi Program Sosial, BAZNAS Jatim dan Dinsos Jatim Dorong Kolaborasi Pengentasan Kemiskinan

Spotnews.id, SURABAYA — Upaya memperkuat sinergi dalam penanganan persoalan sosial di Jawa Timur terus dilakukan melalui kolaborasi lintas lembaga. BAZNAS Provinsi Jawa Timur menerima kunjungan silaturahmi Dinas Sosial...

Read moreDetails

Dari Sidoarjo untuk NTT, SMK Antartika 1 Salurkan Donasi Rp5 Juta Lewat BAZNAS Kab. Sidoarjo

by spotnews
Agustus 21, 2026
0
Dari Sidoarjo untuk NTT, SMK Antartika 1 Salurkan Donasi Rp5 Juta Lewat BAZNAS Kab. Sidoarjo

Spotnews.id, SIDOARJO — Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan keluarga besar SMK Antartika 1 Sidoarjo. Di tengah kondisi masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang masih menghadapi masa sulit pascagempa...

Read moreDetails

Dari Mustahik Menjadi Muzaki, Kelompok Ternak Mekarsari Jadi Bukti Zakat Mampu Mengubah Kehidupan

by spotnews
Agustus 19, 2026
0
Dari Mustahik Menjadi Muzaki, Kelompok Ternak Mekarsari Jadi Bukti Zakat Mampu Mengubah Kehidupan

Spotnews.id, GRESIK — Zakat tidak hanya hadir sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga dapat menjadi jalan untuk membangun kemandirian ekonomi. Hal tersebut terlihat dari perkembangan...

Read moreDetails
Next Post
Pengacara Kondang Hotman Paris Mundur dari Pengacara Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Pengacara Kondang Hotman Paris Mundur dari Pengacara Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Spot News

Redaksi

Jl. Kemayoran, Jakarta Pusat, Indonesia

RECENT POSTS

  • Kemenhaj Dalami Dugaan Penyimpangan Pelimpahan Nomor Porsi Haji Reguler di Jatim
  • BMKG Prakirakan Cuaca Jatim Dominan Cerah Hari Ini, Gelombang Perairan Selatan Capai 3,5 Meter
  • Polda Jatim Siaga Penuh Hadapi Fase Kritis Karhutla di Sejumlah Pegunungan

© 2022 Spotnews.id

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • TRENDING
  • BAZNAS JAWA TIMUR
    • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
    • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • EKONOMI DAN BISNIS
    • SYARIAH
    • ENTREPRENEURSHIP
    • EKONOMI KREATIF
    • KEUANGAN
    • INVESTASI
    • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
    • BUMN
    • PANGAN
  • SENI BUDAYA & PENDIDIKAN
    • NUSANTARA
    • TRADISI
    • GALERI
    • FILM
    • SASTRA
    • RELIGI
    • SAINS
    • TEKNOLOGI
    • SOSOK
  • SOSIAL DAN POLITIK
    • PRESPEKTIF
    • HUKUM
    • BIROKRASI
    • KEBANGSAAN
    • KOMUNIKASI
    • PESANTREN
    • PEMILU
    • INKOPPOL
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SPORT
  • E-KORAN SPOTNEWS

© 2022 Spotnews.id

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?