Spot News
  • Home
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • TRENDING
  • BAZNAS JAWA TIMUR
    • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
    • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • EKONOMI DAN BISNIS
    • SYARIAH
    • ENTREPRENEURSHIP
    • EKONOMI KREATIF
    • KEUANGAN
    • INVESTASI
    • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
    • BUMN
    • PANGAN
  • SENI BUDAYA & PENDIDIKAN
    • NUSANTARA
    • TRADISI
    • GALERI
    • FILM
    • SASTRA
    • RELIGI
    • SAINS
    • TEKNOLOGI
    • SOSOK
  • SOSIAL DAN POLITIK
    • PRESPEKTIF
    • HUKUM
    • BIROKRASI
    • KEBANGSAAN
    • KOMUNIKASI
    • PESANTREN
    • PEMILU
    • INKOPPOL
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SPORT
  • E-KORAN SPOTNEWS
No Result
View All Result
Spot News
  • Home
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • TRENDING
  • BAZNAS JAWA TIMUR
    • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
    • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • EKONOMI DAN BISNIS
    • SYARIAH
    • ENTREPRENEURSHIP
    • EKONOMI KREATIF
    • KEUANGAN
    • INVESTASI
    • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
    • BUMN
    • PANGAN
  • SENI BUDAYA & PENDIDIKAN
    • NUSANTARA
    • TRADISI
    • GALERI
    • FILM
    • SASTRA
    • RELIGI
    • SAINS
    • TEKNOLOGI
    • SOSOK
  • SOSIAL DAN POLITIK
    • PRESPEKTIF
    • HUKUM
    • BIROKRASI
    • KEBANGSAAN
    • KOMUNIKASI
    • PESANTREN
    • PEMILU
    • INKOPPOL
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SPORT
  • E-KORAN SPOTNEWS
No Result
View All Result
Spot News
No Result
View All Result
Home EKONOMI DAN BISNIS

BSI Percepat Bullion Bank, Gandeng Kadin Jatim dan PPEN Bangun Ekosistem Industri Emas Nasional

spotnews by spotnews
Juli 23, 2026
in EKONOMI DAN BISNIS
0
BSI Percepat Bullion Bank, Gandeng Kadin Jatim dan PPEN Bangun Ekosistem Industri Emas Nasional

Surabaya,Spotnews.id- PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) terus mempercepat pengembangan layanan Bullion Bank dengan menyiapkan fasilitas simpanan emas fisik bagi masyarakat. Inisiatif ini bertujuan menarik emas yang selama ini disimpan di rumah agar masuk ke dalam sistem perbankan, sehingga dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas ekonomi yang lebih produktif.

You might also like

Emil Dardak: Manufacturing Surabaya 2026 Perkuat Daya Saing Industri Lewat Teknologi dan Kolaborasi

Kemudahan Ekspor Jadi Faktor Penting Wujudkan Target Ekspor Kopi Rp100 Triliun

Pertemuan Dr. K.H. Muhammad Zakki dan Wakil Rektor UNU Pasuruan Lahirkan Gagasan Kolaborasi Membangun Entrepreneur Muda Berbasis Pesantren

Regional CEO BSI Regional Office VII Surabaya, Jajang Abdul Karim, mengatakan potensi emas yang dimiliki masyarakat Indonesia sangat besar. Dalam kegiatan Outlook Ekonomi Nasional dan Regional 2026: Langkah Emas Pengusaha Berdaya di Surabaya, ia menyampaikan bahwa jumlah emas yang beredar di masyarakat diperkirakan mencapai sekitar 1.800 ton.

“Harapannya, emas yang selama ini disimpan masyarakat dapat masuk ke sistem perbankan sehingga bisa dimanfaatkan kembali, misalnya untuk pembiayaan beragun emas,” ujar Jajang.

Menurutnya, saat ini sekitar 300 ton emas telah berada dalam sistem perbankan. Di BSI sendiri, layanan yang telah tersedia adalah Tabungan Emas berbasis digital yang memungkinkan nasabah membeli maupun menjual emas melalui platform BSI. Ke depan, perseroan akan melengkapi layanan tersebut dengan fasilitas penitipan emas fisik.

Saat ini, BSI masih menunggu persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menjadi penyelenggara layanan simpanan emas. Jajang berharap izin tersebut segera diterbitkan agar masyarakat dapat mulai menitipkan emas batangan mereka di BSI.

“Kami berharap izin tersebut segera terbit sehingga masyarakat sudah bisa menitipkan emas fisiknya di BSI,” katanya.

Jajang menjelaskan bahwa konsep Bullion Bank tidak hanya menyediakan tabungan emas digital, tetapi juga memungkinkan masyarakat menyimpan emas batangan secara fisik di perbankan. Dengan demikian, aset emas dapat menjadi bagian dari sistem keuangan nasional sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas melalui berbagai skema pembiayaan.

Untuk mendukung pengembangan ekosistem Bullion Bank, BSI menjalin kerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur serta Perkumpulan Pengusaha Emas Nusantara (PPEN). Kolaborasi tersebut ditujukan untuk menyediakan akses pembiayaan, modal kerja, hingga solusi pendanaan berbasis agunan emas bagi para pelaku usaha.

“Kami ingin memfasilitasi seluruh kebutuhan pelaku usaha emas, mulai dari penyediaan bahan baku, pembiayaan, hingga menjembatani kebutuhan regulasi bersama pemerintah. Tujuannya membangun ekosistem Bullion Bank yang kuat,” jelas Jajang.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Kadin Jawa Timur Bidang Ekonomi dan Perbankan Syariah, Zaki Basalamah, menyambut baik pengembangan Bullion Bank sebagai alternatif investasi sekaligus instrumen lindung nilai (hedging) bagi masyarakat maupun dunia usaha.

“Selama ini pelaku usaha lebih banyak memilih mata uang asing sebagai instrumen investasi. Padahal emas memiliki karakteristik yang kuat sebagai aset penyimpan nilai. Kami sangat mendukung Bullion Bank karena akan menjadi kekuatan baru bagi Indonesia,” ujarnya.

Menurut Zaki, Jawa Timur memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai pusat industri emas nasional, baik dari sisi manufaktur maupun sektor pendukung lainnya. Sinergi antara BSI, Kadin Jawa Timur, dan PPEN diyakini mampu mempercepat pertumbuhan industri emas di Indonesia.

Di sisi lain, Ketua Umum Perkumpulan Pengusaha Emas Nusantara (PPEN), Prof. KH. Muhammad Zakki, menegaskan bahwa keberhasilan Bullion Bank membutuhkan dukungan regulasi yang selaras antara pemerintah, perbankan, dan pelaku industri emas.

Ketua Umum Perkumpulan Pengusaha Emas Nusantara (PPEN), Prof. KH. Muhammad Zakki

“Pemerintah perlu memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa kolaborasi ini benar-benar memberikan manfaat. Jika ekosistemnya terbentuk dengan baik, budaya investasi emas akan berkembang dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Prof. Zakki juga mengungkapkan bahwa ekspor perhiasan emas Indonesia saat ini mengalami penurunan sekitar 55 persen. Menurutnya, kondisi tersebut bukan disebabkan oleh harga emas, melainkan karena belum seragamnya klasifikasi HS Code antara Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.

“Ketersediaan bahan baku dan aktivitas ekspor menurun. Yang kami ekspor adalah perhiasan, bukan emas batangan karena ekspor emas batangan memang dibatasi pemerintah,” jelasnya.

Amerika Serikat masih menjadi pasar utama ekspor perhiasan emas Indonesia, meskipun volume pengiriman mulai menurun akibat persoalan regulasi tersebut. Selain mendorong penyelarasan aturan ekspor, PPEN juga mengusulkan penerapan pajak final bagi industri perhiasan emas. Skema tersebut diharapkan dapat menyederhanakan sistem perpajakan dengan memusatkan pungutan di tingkat pabrikan sehingga tidak terjadi pajak berlapis di sepanjang rantai distribusi.

“Harapannya sistem menjadi lebih sederhana dan tidak terjadi double tax. Insyaallah, sekitar September nanti skema pajak final mulai dirumuskan,” pungkas Prof. KH. Muhammad Zakki.

(Laporan:Spotnews.id-RYn)

spotnews

spotnews

Recommended For You

Emil Dardak: Manufacturing Surabaya 2026 Perkuat Daya Saing Industri Lewat Teknologi dan Kolaborasi

by spotnews
Juli 16, 2026
0
Emil Dardak: Manufacturing Surabaya 2026 Perkuat Daya Saing Industri Lewat Teknologi dan Kolaborasi

Surabaya,Spotnews.id- Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menegaskan penyelenggaraan Manufacturing Surabaya 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat daya saing industri manufaktur nasional melalui pemanfaatan teknologi modern, kolaborasi...

Read moreDetails

Kemudahan Ekspor Jadi Faktor Penting Wujudkan Target Ekspor Kopi Rp100 Triliun

by spotnews
Juli 15, 2026
0
Kemudahan Ekspor Jadi Faktor Penting Wujudkan Target Ekspor Kopi Rp100 Triliun

Spotnews.id-Target pemerintah meningkatkan nilai ekspor kopi Indonesia hingga mencapai Rp100 triliun per tahun dinilai memerlukan dukungan kebijakan yang komprehensif. Selain mendorong peningkatan produksi, penguatan hilirisasi, dan perluasan pasar...

Read moreDetails

Pertemuan Dr. K.H. Muhammad Zakki dan Wakil Rektor UNU Pasuruan Lahirkan Gagasan Kolaborasi Membangun Entrepreneur Muda Berbasis Pesantren

by spotnews
Juli 10, 2026
0
Pertemuan Dr. K.H. Muhammad Zakki dan Wakil Rektor UNU Pasuruan Lahirkan Gagasan Kolaborasi Membangun Entrepreneur Muda Berbasis Pesantren

Pasuruan,Spotnews.id- Pertemuan antara Dr. K.H. Muhammad Zakki, M.S.I., pengasuh Pondok Pesantren Mukmin Mandiri sekaligus pengusaha ternama di Jawa Timur, dengan Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Nahdlatul Ulama (UNU)...

Read moreDetails

Tekan Angka Pengangguran Vokasi, Kadin Jatim dan Swisscontact Cetak Fasilitator JOA untuk Selaraskan Kurikulum Industri

by spotnews
Juli 4, 2026
0
Tekan Angka Pengangguran Vokasi, Kadin Jatim dan Swisscontact Cetak Fasilitator JOA untuk Selaraskan Kurikulum Industri

Surabaya,Spotnews.id- Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur bersama Swiss Foundation for Technical Cooperation (Swisscontact) dan Kadin Institute resmi menyiapkan fasilitator Job and Occupational Analysis (JOA). Langkah ini...

Read moreDetails

Harga Sembako di Jawa Timur Fluktuatif: Beras Premium dan Cabai Rawit Naik, Daging Ayam Turun

by spotnews
Juli 4, 2026
0
Harga Sembako di Jawa Timur Fluktuatif: Beras Premium dan Cabai Rawit Naik, Daging Ayam Turun

Sidoarjo,Spotnews.id- Harga sembilan bahan pokok (sembako) di wilayah Jawa Timur (Jatim) terus menunjukkan tren fluktuatif dari hari ke hari. Berdasarkan data terbaru dari Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan...

Read moreDetails
Next Post
Pengacara Kondang Hotman Paris Mundur dari Pengacara Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Pengacara Kondang Hotman Paris Mundur dari Pengacara Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Spot News

Redaksi

Jl. Kemayoran, Jakarta Pusat, Indonesia

RECENT POSTS

  • Prof. Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si : Ekonomi Indonesia Harus Bertumpu pada Etika, Produktivitas, dan Kemandirian Bangsa
  • Pengacara Kondang Hotman Paris Mundur dari Pengacara Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
  • BSI Percepat Bullion Bank, Gandeng Kadin Jatim dan PPEN Bangun Ekosistem Industri Emas Nasional

© 2022 Spotnews.id

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • TRENDING
  • BAZNAS JAWA TIMUR
    • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
    • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • EKONOMI DAN BISNIS
    • SYARIAH
    • ENTREPRENEURSHIP
    • EKONOMI KREATIF
    • KEUANGAN
    • INVESTASI
    • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
    • BUMN
    • PANGAN
  • SENI BUDAYA & PENDIDIKAN
    • NUSANTARA
    • TRADISI
    • GALERI
    • FILM
    • SASTRA
    • RELIGI
    • SAINS
    • TEKNOLOGI
    • SOSOK
  • SOSIAL DAN POLITIK
    • PRESPEKTIF
    • HUKUM
    • BIROKRASI
    • KEBANGSAAN
    • KOMUNIKASI
    • PESANTREN
    • PEMILU
    • INKOPPOL
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SPORT
  • E-KORAN SPOTNEWS

© 2022 Spotnews.id

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?