Ngawi,Spotnews.id-Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ngawi bersama Pemerintah Kecamatan Sine memperkuat sinergi dalam membantu masyarakat melalui program Renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Kali ini, bantuan diberikan kepada Ibu Sriatun (80), warga Desa Krajan, Desa Sine, Kecamatan Sine, yang rumahnya roboh akibat diterjang angin kencang.
Sebagai bentuk komitmen bersama, BAZNAS Ngawi menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Ibu Sriatun. Penyerahan bantuan tersebut disaksikan langsung oleh Camat Sine, Agus Dwi Narimo, S.E., M.M., serta Kepala Desa Krajan.
Camat Sine, Agus Dwi Narimo, menjelaskan bahwa rumah yang ditempati Ibu Sriatun tiba-tiba roboh karena diterjang angin kencang. Kondisi bangunan yang sudah tua dengan material kayu yang rapuh membuat rumah tersebut tidak mampu bertahan saat cuaca ekstrem melanda.
“Rumah milik Ibu Sriatun tiba-tiba roboh karena angin kencang dan kondisi kayu-kayunya sudah rapuh. Saat ini beliau terpaksa mengungsi sementara ke rumah saudaranya karena rumahnya sudah tidak bisa dihuni,” ujar Agus Dwi Narimo.
Menurutnya, Ibu Sriatun yang telah berusia 80 tahun hidup seorang diri. Anak-anaknya merantau dan tinggal di luar kota, sementara kerabat dekatnya memiliki rumah yang terpisah.
“Ibu Sriatun sebenarnya sudah kami tawari untuk tinggal bersama saudaranya, tetapi beliau memilih tetap ingin tinggal di rumahnya sendiri. Karena itu masyarakat bergotong royong mendirikan kembali rumah yang roboh dengan kemampuan seadanya. Kami kemudian mengajak BAZNAS untuk ikut berpartisipasi karena memiliki program bedah rumah,” tambahnya.
Sementara itu, Pimpinan BAZNAS Kabupaten Ngawi, Makruf Toyyibi, mengatakan kolaborasi dengan Pemerintah Kecamatan Sine merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi dalam menjalankan program-program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, dana yang dikelola BAZNAS berasal dari zakat, infak, dan sedekah, termasuk kontribusi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ngawi serta pemerintah kecamatan, sehingga manfaatnya harus kembali dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.
“Rumah Ibu Sriatun sangat layak mendapatkan bantuan renovasi sesuai kriteria Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Secara umum dana yang dikelola BAZNAS digunakan untuk pemberdayaan masyarakat, termasuk program bedah rumah. Kali ini BAZNAS berkolaborasi dengan Kecamatan Sine agar masyarakat yang membutuhkan dapat segera memperoleh tempat tinggal yang layak,” kata Makruf Toyyibi.
Ia berharap kolaborasi antara BAZNAS Ngawi dengan Pemerintah Kecamatan Sine dapat terus diperkuat sehingga semakin banyak warga kurang mampu yang memperoleh manfaat dari berbagai program sosial dan kemanusiaan.
Melalui sinergi tersebut, BAZNAS Ngawi menegaskan komitmennya untuk terus hadir membantu masyarakat, tidak hanya melalui penyaluran zakat, infak, dan sedekah, tetapi juga melalui program pemberdayaan yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, termasuk penyediaan hunian yang layak bagi warga kurang mampu.
(Laporan:Spotnews.id-Ryn)






