Surabaya,Spotnews.id- Berawal dari aktivitas sederhana mengelola uang jajan, Reyhan Alarico Stewart, mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA), berhasil menerbitkan buku perdananya. Karya tersebut mengantarkannya memperoleh sertifikat penulis dari CV Seniman Publisher sebagai bentuk apresiasi atas kiprahnya di dunia kepenulisan.
Buku berjudul “Dari Uang Jajan Jadi Uang Tambahan, Ternak Uang dari NOL: Pelan-Pelan Sampai Punya Hasil” mengangkat tema literasi finansial yang dekat dengan kehidupan generasi muda. Melalui buku ini, Reyhan mengajak pembaca untuk memandang uang bukan sekadar alat memenuhi kebutuhan sehari-hari, melainkan juga sesuatu yang dapat dikelola secara bijak dan produktif.
Bagi Reyhan, menerbitkan buku bukan hanya tentang menghasilkan karya tulis. Lebih dari itu, proses tersebut menjadi kesempatan untuk membagikan pengalaman, gagasan, serta pemahaman mengenai pentingnya membangun kebiasaan finansial sejak usia muda.
Dalam bukunya, Reyhan memperkenalkan cara berpikir sederhana tentang pengelolaan keuangan. Uang jajan yang biasanya habis untuk kebutuhan konsumtif dapat mulai diatur dengan perencanaan yang lebih baik. Dari kebiasaan kecil tersebut, anak muda diharapkan mampu belajar menyisihkan uang, menentukan prioritas, dan memahami dasar-dasar pengembangan keuangan.
Pembahasan literasi finansial dan investasi juga disajikan dengan pendekatan yang lebih mudah dipahami oleh pembaca pemula. Dengan demikian, buku tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu referensi bagi generasi muda yang ingin mulai mengenal pengelolaan keuangan secara bertahap.
Mendapat Apresiasi dari Penerbit
Penerbitan buku perdana ini mendapat apresiasi dari CV Seniman Publisher melalui pemberian sertifikat penulis kepada Reyhan. Penghargaan tersebut menjadi penanda atas langkah awalnya dalam menghasilkan karya yang mengangkat isu keuangan dan kehidupan anak muda.
Reyhan menyampaikan apresiasi kepada CV Seniman Publisher atas kesempatan dan dukungan yang diberikan selama proses penerbitan buku tersebut.
Ia berharap karyanya tidak hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga mampu memberikan manfaat bagi pembaca, khususnya kalangan pelajar dan mahasiswa yang sedang belajar mengatur keuangan secara mandiri.
Menurutnya, kebiasaan finansial yang baik dapat dibangun dari langkah-langkah sederhana. Pemahaman tentang cara menggunakan, menyisihkan, dan merencanakan uang sejak dini menjadi bekal penting untuk menghadapi kebutuhan finansial di masa mendatang.
Dukungan Keluarga Jadi Motivasi Berkarya
Dukungan terhadap pencapaian Reyhan juga datang dari keluarga. Ayahnya, Adv. Yulianto Kiswocahyono, S.E., S.H., BKP, menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan putranya menerbitkan buku perdana.
Menurutnya, keberanian anak muda dalam menuangkan gagasan dan pengalaman menjadi sebuah karya patut diapresiasi. Terlebih, tema yang dipilih Reyhan berkaitan dengan literasi finansial, yang relevan dengan kehidupan sehari-hari generasi muda.
Ia berharap pencapaian tersebut tidak berhenti pada penerbitan satu buku, tetapi menjadi motivasi bagi Reyhan untuk terus belajar, mengembangkan kemampuan, dan menghasilkan karya-karya berikutnya.
Menjadi penulis di usia muda, lanjutnya, bukan semata-mata tentang jumlah buku yang diterbitkan. Proses menulis juga menjadi sarana untuk melatih kemampuan berpikir kritis, menyusun gagasan secara sistematis, serta berbagi pengetahuan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Dari Uang Jajan Menjadi Gagasan yang Menginspirasi
Buku “Dari Uang Jajan Jadi Uang Tambahan, Ternak Uang dari NOL: Pelan-Pelan Sampai Punya Hasil” mulai didistribusikan secara lebih luas agar dapat menjangkau lebih banyak pembaca.
Kehadiran karya tersebut turut menambah pilihan bacaan mengenai literasi finansial bagi generasi muda. Melalui pengalaman yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, Reyhan berupaya menunjukkan bahwa belajar mengelola keuangan dapat dimulai dari hal sederhana, tanpa harus menunggu memiliki penghasilan besar.
Perjalanan Reyhan di dunia kepenulisan masih panjang. Sertifikat dari CV Seniman Publisher menjadi salah satu penanda awal perjalanannya dalam berkarya.
Dari uang jajan, lahir sebuah gagasan. Dari gagasan tersebut, tercipta sebuah buku yang diharapkan mampu mendorong anak muda untuk lebih bijak mengelola keuangan, berani mencoba hal baru, dan terus mengembangkan potensi diri.
(Laporan:Spotnews.id-RYn)


