Surabaya,Spotnews.id- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berharap sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) dan Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) semakin kuat dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung pembangunan daerah.
Harapan tersebut disampaikan Khofifah kepada Kapolda Jawa Timur yang baru, Irjen Pol Dekananto Eko Purwono, yang menggantikan Irjen Pol Nanang Avianto.
“Insya Allah, ke depan kita akan berjuang bersama-sama untuk membangun dan memajukan Jawa Timur,” kata Khofifah dalam keterangan yang diterima di Surabaya, Rabu.
Khofifah berharap kerja sama yang telah terjalin antara Pemprov Jatim dan Polda Jatim dapat terus dilanjutkan di bawah kepemimpinan Dekananto. Menurutnya, kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah dan kepolisian menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus menciptakan iklim pembangunan yang kondusif.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Nanang Avianto atas pengabdian dan dedikasinya selama menjabat sebagai Kapolda Jawa Timur sejak Maret 2025.
Khofifah menilai, kolaborasi selama satu tahun tujuh bulan bersama Nanang berjalan dengan sangat baik. Ia menyebut Nanang sebagai salah satu putra terbaik daerah yang kembali mengabdi di Jawa Timur setelah sebelumnya bertugas di sejumlah provinsi lain.
“Beliau lahir di Malang, jadi sebenarnya beliau adalah putra terbaik daerah. Memang sebelumnya menjadi kapolda di provinsi-provinsi lain, tetapi ternyata tahun lalu kembali ke rumah di Jawa Timur. Alhamdulillah, walaupun hanya setahun tujuh bulan bersama kami di Pemprov Jatim, kolaborasi yang tercipta ini sangat luar biasa,” ujar Khofifah.
Khofifah secara khusus mengapresiasi langkah-langkah penanganan kerusuhan yang terjadi di sejumlah daerah di Indonesia pada Agustus 2025. Menurutnya, situasi keamanan di Jawa Timur relatif cepat kembali kondusif di bawah kepemimpinan Nanang.
Atas capaian tersebut, Khofifah menyampaikan terima kasih kepada Nanang atas seluruh pengabdian yang telah diberikan kepada masyarakat Jawa Timur. Ia juga mendoakan agar Nanang dapat meraih prestasi yang lebih besar dalam penugasan barunya.
“Kami tentu merasa kehilangan karena ternyata pertemuan kita sudah di penghujung. Namun, saya mewakili rakyat Jawa Timur senantiasa berdoa agar Pak Irjen Nanang bisa mencapai lebih banyak prestasi di tempat baru. Terima kasih untuk semua pengabdiannya, dan selamat jalan,” kata Khofifah.
Sementara itu, Nanang Avianto menyampaikan terima kasih kepada Khofifah, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta seluruh masyarakat Jawa Timur atas dukungan selama dirinya menjalankan tugas sebagai Kapolda Jatim.
Ia menegaskan bahwa putra daerah memiliki tanggung jawab moral untuk turut menjaga keamanan dan kemajuan wilayah tempat kelahirannya.
“Seperti yang disampaikan Pak Dekananto, kami sebagai warga yang lahir di Jawa Timur harus bisa menjaga Jawa Timur. Kami punya tanggung jawab moral luar biasa untuk daerah. Terima kasih. Maaf untuk semua hal yang disengaja maupun yang tidak disengaja,” ujar Nanang.
Nanang juga meminta seluruh jajaran Polda Jawa Timur memberikan dukungan penuh kepada Dekananto agar pelaksanaan tugas kepolisian dapat berjalan dengan baik dan berkesinambungan.
Adapun Kapolda Jatim yang baru, Irjen Pol Dekananto Eko Purwono, menyatakan kesiapannya melanjutkan kepemimpinan Nanang sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah. Sebelum ditunjuk sebagai Kapolda Jawa Timur, Dekananto menjabat Wakil Kepala Polda Metro Jaya.
“Mudah-mudahan saya dapat melanjutkan kepemimpinan beliau sebelumnya untuk menjaga sinergi serta mewujudkan keamanan, ketertiban, kemakmuran, dan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur yang lebih maju,” tuturnya.
Dekananto turut memberikan apresiasi terhadap kepemimpinan Nanang. Menurutnya, Nanang telah membawa Polda Jawa Timur menjadi salah satu kepolisian daerah yang inovatif dan berprestasi, sekaligus mampu menjaga penegakan hukum, keamanan, dan ketertiban masyarakat.
Nanang selanjutnya mendapat penugasan sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I di Sekolah Staf dan Pimpinan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri.
Pergantian kepemimpinan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat. Dengan sinergi yang berkelanjutan, Jawa Timur diharapkan semakin aman, kondusif, dan mampu mempercepat pembangunan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
(Laporan:Antara//Spotnews.id-RYn)



