Spot News
  • Home
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • TRENDING
  • BAZNAS JAWA TIMUR
    • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
    • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • EKONOMI DAN BISNIS
    • SYARIAH
    • ENTREPRENEURSHIP
    • EKONOMI KREATIF
    • KEUANGAN
    • INVESTASI
    • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
    • BUMN
    • PANGAN
  • SENI BUDAYA & PENDIDIKAN
    • NUSANTARA
    • TRADISI
    • GALERI
    • FILM
    • SASTRA
    • RELIGI
    • SAINS
    • TEKNOLOGI
    • SOSOK
  • SOSIAL DAN POLITIK
    • PRESPEKTIF
    • HUKUM
    • BIROKRASI
    • KEBANGSAAN
    • KOMUNIKASI
    • PESANTREN
    • PEMILU
    • INKOPPOL
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SPORT
  • E-KORAN SPOTNEWS
No Result
View All Result
Spot News
  • Home
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • TRENDING
  • BAZNAS JAWA TIMUR
    • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
    • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • EKONOMI DAN BISNIS
    • SYARIAH
    • ENTREPRENEURSHIP
    • EKONOMI KREATIF
    • KEUANGAN
    • INVESTASI
    • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
    • BUMN
    • PANGAN
  • SENI BUDAYA & PENDIDIKAN
    • NUSANTARA
    • TRADISI
    • GALERI
    • FILM
    • SASTRA
    • RELIGI
    • SAINS
    • TEKNOLOGI
    • SOSOK
  • SOSIAL DAN POLITIK
    • PRESPEKTIF
    • HUKUM
    • BIROKRASI
    • KEBANGSAAN
    • KOMUNIKASI
    • PESANTREN
    • PEMILU
    • INKOPPOL
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SPORT
  • E-KORAN SPOTNEWS
No Result
View All Result
Spot News
No Result
View All Result
Home BAZNAS JAWA TIMUR

Baznas gelar audensi 2024 bersama UPZ kecamatan se Bondowoso

#baznas #baznasbondowoso #bondowoso

spotnews by spotnews
Juli 31, 2024
in BAZNAS JAWA TIMUR, BERITA, E-KORAN SPOTNEWS, NASIONAL, TRENDING
0
5942

Spotnews.id- Untuk optimalkan capaian zakat, infaq dan sodaqoh, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kabupaten Bondowoso gelar audiensi bersama Unit Pengumpul Zakat (UPZ) kecamatan se bumi Ki Ronggo pada Rabu, (31/07/2024).

You might also like

Pemkot Surabaya Bakal Sulap TPS Taman Ketampon Jadi Ruang Terbuka Hijau

Suhu Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik Diprediksi Tembus 36 Derajat Celsius, BMKG Imbau Warga Waspada

Pakar Digital Forensik Untag Surabaya Ingatkan Bahaya Spyware, Privasi Pengguna Ponsel Terancam

Dalam audiensi penyampaian visi misi dan strategi tekhnis dalam optimalkan pengumpulan zakat oleh Baznas Bondowoso di tiap UPZ kecamatan kali ini, dihadiri oleh seluruh sekretaris Camat (Sekcam).
Disampaikan wakil ketua I Baznas Bondowoso, Muhammad Yusuf, tujuan dari audiensi dengan landasan target perolehan infaq, sodaqoh melalui Baznas kali ini, untuk meningkatkan optimalisasi pendapatan dari masing-masing UPZ Kecamatan.

“Kami juga punya target yang ingin kami capai sebisa mungkin dengan audiensi ini ada dampak yang sangat positif sehingga, meningkatkan pendapatan zakat atau infak sedekah yang disalurkan atau diberikan oleh masing-masing kecamatan,” ucapnya
Menurut M. Yusuf, pihaknya juga memiliki grafik tumbuhnya perolehan setiap tahun dimana, meski di tahun 2023 terdapat penurunan capaian sebesar Rp. 72 juta lebih dibanding tahun 2022 namun, di pertengahan bulan tahun 2024 ini sudah mencapai sekitar Rp. 62 juta
“Mudah-mudahan di akhir 2024 nanti capaian perolehan di Baznas bisa 100 persen meningkat,” harapnya.

Untuk kendala dalam optimalkan capaian di tahun 2023, menurutnya, ada beberapa poin yang perlu dibenahi di masing-masing sektor UPZ yang masing masing kecamatan memiliki kultur dan komunikasi pendekatan berbeda-beda.

“Ada yang menunggu instruksi dari pimpinan, ada juga kesadaran dari UPZ yang menggalang dengan memulai dari komunikasi dan sebagainya. Oleh karena itu, kita gelar audiensi dengan UPZ kecamatan se Bondowoso hari ini,”

Menurutnya, untuk kecamatan yang menempati posisi pertama dalam grafik optimalkan pencapaian zakat tertinggi disandang oleh kecamatan Pujer.

“Kami harapkan agar kecamatan lain bisa meniru strategi komunikasi pendekatan, yang dilakukan oleh kecamatan Pujer,” harapnya.

Masih M. Yusuf, pihaknya juga berharap kepada masyarakat Bondowoso terutama yang layak membayar sodaqoh atau juga masyarakat yang masih mustakhih untuk jangan ragu menyalurkan infaq shodaqohnya melalui Baznas
Kita semua harus seimbang dengan mengacu pada “ada tangan di atas juga ada tangan di bawah”. Dengan adanya Baznas yang menjadi lembaga non struktural Pemerintah yang aman syar’i, dan aman regulasi jadi, jangan pernah ragu untuk berinfaq sodaqoh di Baznas,” tukasnya.

Langkah Optimalkan Capaian Infaq dan Shodaqoh

Sementara, disampaikan koordinator UPZ kecamatan se Bondowoso, Abd Mufid, dengan adanya audiensi ini, puhaknya dapat mengetahui problem dan solusi di setiap kecamatan tentang capaian infaq sodaqoh yang melalui Baznas dimana acuannya berdasar grafik capaian Baznas, masih ada beberapa kecamatan yang capaiannya masih kecil.

“Dalam audiensi ini kita sharing antara UPZ satu dengan yang lainnya untuk saling mengisi kekurangan masing-masing kecamatan. Jika di kecamatan Pujer kontinue tiap bulan memotong gaji ASN yang langsung dimasukkan ke rekening Baznas,” kata Abd Mufid yang juaga mantan Kepala Bagian Kesra Bondowoso.
Utuk bisa optimalkan capaian, menurutnya, harus ada kebersamaan kesepahaman antara pimpinan dan seluruh staf yang ada di kecamatan. Sehingga dengan demikian, infaq sodaqoh yang dikeluarkan setiap ASN tidak akan menjadi beban dan bisa lebih memupuk kesadaran untuk berzakat melalui Baznas
“Dengan kesadaran masing-masing ASN, mereka lantas dengan suka rela tanpa tekanan menandatangani surat pernyataan kesiapan untuk membayar sodakoh bulanan melalui Baznas.

Lanjutnya, untuk di kecamatan Pujer, jika dilihat dari prosentase potongan gaji per bulan, untuk golongan Staf dipotonga antara Rp. 20 ribu hingga Rp. 25ribu.

Jajaran Kasi, Kasubag antara Rp. 50 ribu sampai Rp. 150 ribu dan khusus Camat, tentunya lebih besar nominalnya.

Diketahui, dalam audiensi kali ini, Basnaz Bondowoso juga berkesempatan menyerahkan bantuan untuk rehap dua rumah di kecamatan Jambesari DS dan Wringin masing-masing sebesar Rp. 10 juta serta, batuan dua rumah warga terdampak puting beliung di kecamatan Botoliggo sebesar Rp.1 juta.

(Laporan:Baznas//Spotnews.id-Ryn)

spotnews

spotnews

Next Post
BAZNAS  Lumajang menyelenggarakan santunan anak yatim dhu’afa di kantor BAZNAS

Baznas Lumajang Berbagi Cinta Di Ujung Bulan Muharram 1446 H Bersama Anak Yatim Dhuafa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Redaksi

Jl. Kemayoran, Jakarta Pusat, Indonesia

Sumpah Gen Z, Tersadar Akan Jati Diri dan Eksistensi. Hingga Sumpah Pemuda Menginspirasi.

RECENT POSTS

  • Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar pasar murah dengan mendekatkan akses masyarakat terhadap kebutuhan pangan untuk meringankan belanja masyarakat yang di halaman Balai Desa Jatiadi, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur ini menyediakan berbagai bahan pokok dengan harga terjangkau untuk membantu meringankan pengeluaran rumah tangga. Berbagai komoditas kebutuhan sehari-hari tersedia dalam Pasar Murah, mulai dari beras, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, bawang merah, bawang putih, cabai, telur ayam, hingga daging ayam. Kehadiran pasar murah di tingkat desa diharapkan memudahkan warga memperoleh bahan pangan tanpa harus mengeluarkan biaya lebih besar. Gubernur Khofifah dalam keterangan tertulisnya, Kamis, mengatakan, peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan pembangunan daerah, tetapi juga menghadirkan kegiatan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. “Pasar Murah itu menjadi salah satu ikhtiar kami untuk membantu warga mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” katanya. Dalam Pasar Murah kali ini, beras medium program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dijual Rp55 ribu per kemasan lima kilogram, sedangkan beras premium Rp70 ribu per kemasan lima kilogram. Komoditas lainnya meliputi gula pasir Rp14 ribu per kilogram, tepung terigu Rp10 ribu per kilogram, serta minyak goreng MinyaKita Rp13 ribu per liter. Bawang merah dan bawang putih masing-masing dijual Rp6 ribu per kemasan 250 gram, sementara cabai tersedia dengan harga Rp5 ribu per paket. Untuk memenuhi kebutuhan protein keluarga, Pasar Murah juga menyediakan telur ayam ras seharga Rp20 ribu per pak. Daging ayam dijual dalam dua pilihan kemasan, yakni Rp32 ribu untuk kemasan besar dan Rp16 ribu untuk kemasan kecil. Khofifah menilai, keterjangkauan harga pangan memiliki peran penting dalam membantu keluarga mengatur pengeluaran sehari-hari. Ketika belanja kebutuhan pokok dapat ditekan, masyarakat memiliki ruang lebih besar untuk memenuhi kebutuhan lainnya, termasuk pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan keluarga. “Kami ingin masyarakat bisa memperoleh kebutuhan pangan dengan lebih mudah dan terjangkau. Ketika pengeluaran untuk kebutuhan pokok dapat dihemat, keluarga memiliki ruang untuk memenuhi kebutuhan penting lainnya,” tuturnya. Ia menjelaskan, Pasar Murah merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menjaga stabilitas harga sekaligus melindungi daya beli masyarakat. Melalui kegiatan yang digelar lebih dekat dengan permukiman warga, akses terhadap bahan pokok diharapkan semakin mudah, terutama bagi keluarga yang harus cermat mengatur pengeluaran rumah tangga. Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Jatiadi dan wilayah sekitarnya. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat kepedulian dan gotong royong dalam menjaga ketahanan pangan serta membantu masyarakat menghadapi dinamika harga kebutuhan pokok. “Semoga Pasar Murah itu membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kami ingin semangat Hari Jadi Jawa Timur dirasakan melalui manfaat yang nyata bagi keluarga-keluarga di Jawa Timur,” katanya. Selain menyediakan bahan pangan dengan harga terjangkau, Khofifah juga mengundi da menyerahkan sejumlah hadiah atau doorprize kepada warga yang hadir. Kegiatan itu menambah semarak rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur bersama masyarakat. Sementara manfaat Pasar Murah dirasakan langsung oleh warga yang datang berbelanja. Anis (24), salah seorang pengunjung, mengaku terbantu dengan harga berbagai kebutuhan pokok yang ditawarkan. Menurutnya, pasar murah memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan bahan pangan dengan pengeluaran yang lebih ringan.
  • Pemkot Surabaya Bakal Sulap TPS Taman Ketampon Jadi Ruang Terbuka Hijau
  • Suhu Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik Diprediksi Tembus 36 Derajat Celsius, BMKG Imbau Warga Waspada
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.

© 2022 Spotnews.id

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • TRENDING
  • BAZNAS JAWA TIMUR
    • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
    • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • EKONOMI DAN BISNIS
    • SYARIAH
    • ENTREPRENEURSHIP
    • EKONOMI KREATIF
    • KEUANGAN
    • INVESTASI
    • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
    • BUMN
    • PANGAN
  • SENI BUDAYA & PENDIDIKAN
    • NUSANTARA
    • TRADISI
    • GALERI
    • FILM
    • SASTRA
    • RELIGI
    • SAINS
    • TEKNOLOGI
    • SOSOK
  • SOSIAL DAN POLITIK
    • PRESPEKTIF
    • HUKUM
    • BIROKRASI
    • KEBANGSAAN
    • KOMUNIKASI
    • PESANTREN
    • PEMILU
    • INKOPPOL
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SPORT
  • E-KORAN SPOTNEWS

© 2022 Spotnews.id