Spot News
  • Home
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • TRENDING
  • BAZNAS JAWA TIMUR
    • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
    • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • EKONOMI DAN BISNIS
    • SYARIAH
    • ENTREPRENEURSHIP
    • EKONOMI KREATIF
    • KEUANGAN
    • INVESTASI
    • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
    • BUMN
    • PANGAN
  • SENI BUDAYA & PENDIDIKAN
    • NUSANTARA
    • TRADISI
    • GALERI
    • FILM
    • SASTRA
    • RELIGI
    • SAINS
    • TEKNOLOGI
    • SOSOK
  • SOSIAL DAN POLITIK
    • PRESPEKTIF
    • HUKUM
    • BIROKRASI
    • KEBANGSAAN
    • KOMUNIKASI
    • PESANTREN
    • PEMILU
    • INKOPPOL
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SPORT
  • E-KORAN SPOTNEWS
No Result
View All Result
Spot News
  • Home
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • TRENDING
  • BAZNAS JAWA TIMUR
    • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
    • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • EKONOMI DAN BISNIS
    • SYARIAH
    • ENTREPRENEURSHIP
    • EKONOMI KREATIF
    • KEUANGAN
    • INVESTASI
    • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
    • BUMN
    • PANGAN
  • SENI BUDAYA & PENDIDIKAN
    • NUSANTARA
    • TRADISI
    • GALERI
    • FILM
    • SASTRA
    • RELIGI
    • SAINS
    • TEKNOLOGI
    • SOSOK
  • SOSIAL DAN POLITIK
    • PRESPEKTIF
    • HUKUM
    • BIROKRASI
    • KEBANGSAAN
    • KOMUNIKASI
    • PESANTREN
    • PEMILU
    • INKOPPOL
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SPORT
  • E-KORAN SPOTNEWS
No Result
View All Result
Spot News
No Result
View All Result
Home BERITA

Hilirisasi Produk Halal & Pesantrenpreneur

#produkhalal #2025 #halal #gusheri

spotnews by spotnews
Juli 29, 2025
in BERITA, E-KORAN SPOTNEWS, EKONOMI DAN BISNIS, ENTREPRENEURSHIP, NASIONAL, OPINI, PESANTREN, TRENDING
0
Hilirisasi Produk Halal & Pesantrenpreneur

Opini – Heri Cahyo Bagus Setiawan, Dosen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya, dan Direktur Utama PT Riset Manajemen Indonesia.

You might also like

Polda Jatim Ungkap Dugaan Penggelapan 185 Ton Gula, Kerugian Capai Rp3 Miliar

MSCI Buka Konsultasi Perubahan Status Pasar Saham Indonesia, Soroti Transparansi dan Tata Kelola

Polda Jatim Dalami Karhutla di TNBTS, Tiga Orang Tewas dan Tiga Luka Bakar

Spotnews.id – Di tengah perubahan global dan meningkatnya permintaan produk halal, hilirisasi menjadi kata kunci penting bagi kemandirian ekonomi umat. Jika sebelumnya pesantren hanya berperan sebagai konsumen produk halal, kini mulai muncul gelombang baru: pesantrenpreneur, sebuah pesantren yang aktif memproduksi, mengolah, dan mendistribusikan produk halal ke pasar nasional dan global.

Istilah pesantrenpreneur tidak sekadar jargon. Tetapi lahir dari semangat memberdayakan santri dan lingkungan pesantren agar mampu menciptakan nilai ekonomi, bukan hanya menjadi obyek pembinaan.

Melalui program One Pesantren One Product (OPOP), ribuan pesantren di Jawa Timur telah mengambil langkah strategis menuju hilirisasi produk halal yang nyata.

Salah satu contoh konkret keberhasilan OPOP adalah Pondok Pesantren An Nur 2 Al Murtadlo di Malang, yang menurut pemberitaan ANTARA (2 Agustus 2023), telah melepas ekspor perdana kopi kaleng ke Malaysia sebanyak 504 ribu kaleng dengan nilai kontrak Rp10,08 miliar, melalui kolaborasi dengan CV Kapiten Nusantara.

Keberhasilan ini bukan hanya soal ekspor, tapi pembuktian bahwa pesantren bisa menjalankan hilirisasi produk halal secara profesional dan berkelanjutan.

Contoh baik lainnya dapat kita lihat pada Pondok Pesantren Mukmin Mandiri di Sidoarjo. Sejak 2016, jauh sebelum OPOP resmi diluncurkan, pesantren ini telah menjadi pelopor hilirisasi melalui unit bisnis kopi yang berhasil menembus pasar ekspor ke Australia dan Malaysia.

Berdasarkan pemberitaan Dinas Kominfo Jatim, keberhasilan Mukmin Mandiri dianggap layak menjadi rujukan bagi pengembangan program OPOP Jawa Timur. Proses hilirisasi dilakukan secara menyeluruh: mulai dari pemilihan biji kopi berkualitas, pengolahan pasca-panen, pengemasan, hingga pemasaran digital; semuanya dikelola dengan pendekatan profesional yang melibatkan santri dalam pembelajaran vokasional.

Pondok Pesantren Mukmin Mandiri menunjukkan bahwa kunci keberhasilan terletak pada tiga hal: kepemimpinan kiai yang visioner, pengelolaan sumber daya secara integratif, dan kemampuan beradaptasi dengan perubahan eksternal, termasuk teknologi digital dan preferensi pasar.

Tentu, kopi bukan satu-satunya produk halal yang potensial. Selain kopi, banyak pesantren kini mulai mengembangkan hilirisasi produk halal lainnya seperti kosmetik herbal, makanan olahan tradisional, hingga busana syar’i, meskipun skalanya belum sebesar industri kopi. Ini menunjukkan bahwa hilirisasi bukan milik satu sektor saja, melainkan jalan strategis menuju kemandirian pesantren secara luas.

Namun demikian, masa depan pesantrenpreneur tidak bisa dibiarkan berjalan sendiri. Pesantren perlu ekosistem yang kondusif. Pemerintah daerah dan pusat perlu menyediakan insentif, infrastruktur, dan kebijakan afirmatif untuk pengembangan industri halal berbasis komunitas pesantren.

Lembaga keuangan syariah, akademisi, dan pelaku usaha harus masuk sebagai mitra strategis. Demikian pula dunia kampus, yang dapat menghadirkan peran sebagai inkubator, mentor, dan pendamping teknologi bisnis.

Lebih dari sekadar urusan ekonomi, pesantrenpreneur adalah bentuk nyata dari integrasi antara ilmu, iman, dan amal. Santri yang terlibat dalam hilirisasi produk halal bukan sekadar belajar bisnis, tapi juga menginternalisasi nilai-nilai kejujuran, keberkahan, dan kebermanfaatan.

Dengan langkah yang tepat, pesantrenpreneur akan menjadi pilar baru ekonomi umat dalam ekosistem industri halal global. Masa depan mereka terletak pada kemampuan beradaptasi, menjaga nilai spiritual, dan memanfaatkan peluang hilirisasi produk halal secara cerdas dan profesional.

(Sumber: Times Indonesia – Opini https://timesindonesia.co.id/kopi-times/548029/hilirisasi-produk-halal-dan-masa-depan-pesantrenpreneur // Al – Spotnews.id )

 

spotnews

spotnews

Next Post
Sarjana Tak Boleh Menyerah

Sarjana Tak Boleh Menyerah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Redaksi

Jl. Kemayoran, Jakarta Pusat, Indonesia

Sumpah Gen Z, Tersadar Akan Jati Diri dan Eksistensi. Hingga Sumpah Pemuda Menginspirasi.

RECENT POSTS

  • Polda Jatim Ungkap Dugaan Penggelapan 185 Ton Gula, Kerugian Capai Rp3 Miliar
  • Aktor Senior Yadi Timo Meninggal Dunia, Sahabat Kenang Percakapan Terakhir yang Mengharukan
  • MSCI Buka Konsultasi Perubahan Status Pasar Saham Indonesia, Soroti Transparansi dan Tata Kelola
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.

© 2022 Spotnews.id

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • TRENDING
  • BAZNAS JAWA TIMUR
    • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
    • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • EKONOMI DAN BISNIS
    • SYARIAH
    • ENTREPRENEURSHIP
    • EKONOMI KREATIF
    • KEUANGAN
    • INVESTASI
    • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
    • BUMN
    • PANGAN
  • SENI BUDAYA & PENDIDIKAN
    • NUSANTARA
    • TRADISI
    • GALERI
    • FILM
    • SASTRA
    • RELIGI
    • SAINS
    • TEKNOLOGI
    • SOSOK
  • SOSIAL DAN POLITIK
    • PRESPEKTIF
    • HUKUM
    • BIROKRASI
    • KEBANGSAAN
    • KOMUNIKASI
    • PESANTREN
    • PEMILU
    • INKOPPOL
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SPORT
  • E-KORAN SPOTNEWS

© 2022 Spotnews.id