Spot News
  • Home
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • TRENDING
  • BAZNAS JAWA TIMUR
    • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
    • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • EKONOMI DAN BISNIS
    • SYARIAH
    • ENTREPRENEURSHIP
    • EKONOMI KREATIF
    • KEUANGAN
    • INVESTASI
    • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
    • BUMN
    • PANGAN
  • SENI BUDAYA & PENDIDIKAN
    • NUSANTARA
    • TRADISI
    • GALERI
    • FILM
    • SASTRA
    • RELIGI
    • SAINS
    • TEKNOLOGI
    • SOSOK
  • SOSIAL DAN POLITIK
    • PRESPEKTIF
    • HUKUM
    • BIROKRASI
    • KEBANGSAAN
    • KOMUNIKASI
    • PESANTREN
    • PEMILU
    • INKOPPOL
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SPORT
  • E-KORAN SPOTNEWS
No Result
View All Result
Spot News
  • Home
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • TRENDING
  • BAZNAS JAWA TIMUR
    • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
    • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • EKONOMI DAN BISNIS
    • SYARIAH
    • ENTREPRENEURSHIP
    • EKONOMI KREATIF
    • KEUANGAN
    • INVESTASI
    • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
    • BUMN
    • PANGAN
  • SENI BUDAYA & PENDIDIKAN
    • NUSANTARA
    • TRADISI
    • GALERI
    • FILM
    • SASTRA
    • RELIGI
    • SAINS
    • TEKNOLOGI
    • SOSOK
  • SOSIAL DAN POLITIK
    • PRESPEKTIF
    • HUKUM
    • BIROKRASI
    • KEBANGSAAN
    • KOMUNIKASI
    • PESANTREN
    • PEMILU
    • INKOPPOL
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SPORT
  • E-KORAN SPOTNEWS
No Result
View All Result
Spot News
No Result
View All Result
Home BERITA

Sarjana Tak Boleh Menyerah

#sarjana #2025 #opini #gusheri

spotnews by spotnews
Juli 29, 2025
in BERITA, E-KORAN SPOTNEWS, NASIONAL, OPINI, PENDIDIKAN
0
Sarjana Tak Boleh Menyerah

Opini – Heri Cahyo Bagus Setiawan, Dosen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya, dan Direktur Utama PT Riset Manajemen Indonesia.

You might also like

Dari Mustahik ke Pasar Antarprovinsi, Bazkara Food Tembus Misi Dagang Jatim–Kalbar

Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat, BAZNAS Jatim dan Kalbar Bahas Peluang Kolaborasi

Dari Mustahik Menjadi Muzaki, Kelompok Ternak Mekarsari Jadi Bukti Zakat Mampu Mengubah Kehidupan

Spotnews.id- Isu pengangguran sarjana kembali menjadi sorotan berbagai media nasional. Menyebutkan bahwa lebih dari satu juta lulusan pendidikan tinggi belum terserap maksimal di dunia kerja.

Fenomena ini sebagai sinyal darurat ketenagakerjaan kalangan terdidik. Fakta ini menyentak kesadaran kita semua: mengapa gelar akademik tak lagi otomatis menjadi paspor menuju masa depan cerah?

Jawabannya tidak sesederhana anggapan umum. Dunia kerja hari ini tidak hanya mencari ijazah, tetapi juga keterampilan riil, kemampuan adaptasi, dan sikap mental yang produktif.

Di tengah perubahan besar dalam lanskap ekonomi digital dan disrupsi teknologi, kita tak bisa terus bertahan dengan pola lama. Kita memerlukan strategi baru: pendekatan yang lebih personal, aktif, dan berbasis inisiatif.

Strategi baru mengatasi pengangguran sarjana menuntut perubahan cara berpikir, dari pasif menjadi aktif, dari menunggu menjadi mencipta. Langkah awalnya adalah membentuk entrepreneurial mindset, yaitu pola pikir yang mandiri, inovatif, dan pantang menyerah.

McGrath dan MacMillan (2000) menyebut entrepreneurial mindset sebagai “a way of thinking and acting that focuses on opportunities, innovation, and creating value despite limited resources.”

Tiga karakter utamanya adalah berpikir berbasis peluang (opportunity-focused thinking), mampu mengelola risiko secara terukur (risk management), dan terus belajar dari pengalaman nyata (proactive learning).

Ini sejalan dengan realitas bahwa pembelajaran sejati tidak hanya terjadi di dalam kelas, tetapi juga di luar ruang formal; di tengah komunitas, dunia kerja, dan proyek sosial yang digagas sendiri oleh mahasiswa.

Lebih dari itu, tantangan dunia kerja saat ini juga menuntut employability skills yang kuat. Yorke dan Knight (2004) merumuskan kerangka USEM Model, yaitu Understanding (pemahaman konseptual), Skills (keterampilan praktis), Efficacy Beliefs (keyakinan diri akan mampu berkontribusi), dan Metacognition (kesadaran reflektif atas proses belajar).

Model ini mendukung pandangan bahwa gelar saja tidak cukup; seorang sarjana perlu memiliki daya adaptasi, ketangguhan mental, dan kesiapan berkontribusi di berbagai bidang. Maka, setiap aktivitas, baik magang, organisasi, maupun proyek independen harus dilihat sebagai bagian dari proses pembentukan nilai diri.

Semangat ini sejatinya sudah lama digaungkan oleh para tokoh sufi besar. Jalaluddin Rumi berkata, “Kamu lahir dengan potensi. Kamu lahir dengan kebaikan dan kepercayaan. Kamu lahir dengan cita-cita dan impian. Jangan sia-siakan kekuatan itu.”

Ini mengandung makna bahwa setiap individu memiliki potensi fitrah untuk tumbuh, memberi makna, dan berkarya, meski dari hal-hal kecil yang sederhana. Sementara itu, Imam Al-Ghazali mengingatkan kepa kita, “bahwa Ilmu tanpa amal adalah kegilaan, dan amal tanpa ilmu adalah kesia-siaan.”

Maka, membentuk entrepreneurial mindset dan membangun keterampilan kerja bukan sekadar strategi pragmatis, tetapi juga wujud dari integritas spiritual: mengamalkan ilmu sebagai tanggung jawab moral dan sosial.

Pendidikan tinggi sejatinya sudah banyak melakukan terobosan. Dari kampuslah banyak nilai dan nalar kritis bertumbuh. Maka, mari kita jadikan kampus sebagai ruang pembaruan, tempat menumbuhkan orientasi praktis, kolaboratif, dan kontekstual dengan realitas. Mahasiswa dan dosen bisa bersama-sama membentuk iklim belajar yang memberdayakan.

Terakhir, yang dibutuhkan para sarjana hari ini bukan stigma, tetapi ruang bertumbuh; tempat harapan dan kolaborasi menemukan bentuknya. Kita doakan, kita dukung, dan kita kuatkan.

Bukankah Islam mengajarkan bahwa manusia adalah makhluk yang terus belajar? Bukankah setiap langkah kecil menuju kemandirian adalah bentuk ibadah dan jihad intelektual?

(Sumber: Timesindonesia https://timesindonesia.co.id/kopi-times/547743/sarjana-tak-boleh-menyerah // Spotnews.id – Al)

spotnews

spotnews

Recommended For You

Dari Mustahik ke Pasar Antarprovinsi, Bazkara Food Tembus Misi Dagang Jatim–Kalbar

by spotnews
Agustus 19, 2026
0
Dari Mustahik ke Pasar Antarprovinsi, Bazkara Food Tembus Misi Dagang Jatim–Kalbar

Spotnews.id - Produk UMKM binaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur kembali menunjukkan perkembangan positif. Kali ini, produk Bazkara Food milik Sumiyatin mendapat kesempatan tampil dalam...

Read moreDetails

Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat, BAZNAS Jatim dan Kalbar Bahas Peluang Kolaborasi

by spotnews
Agustus 19, 2026
0
Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat, BAZNAS Jatim dan Kalbar Bahas Peluang Kolaborasi

Spotnews.id, PONTIANAK — Upaya memperkuat pengelolaan zakat dan memperluas manfaat bagi masyarakat terus dibangun melalui kolaborasi antarlembaga. Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur Mohammad Ghofirin melakukan kunjungan silaturahmi ke...

Read moreDetails

Dari Mustahik Menjadi Muzaki, Kelompok Ternak Mekarsari Jadi Bukti Zakat Mampu Mengubah Kehidupan

by spotnews
Agustus 19, 2026
0
Dari Mustahik Menjadi Muzaki, Kelompok Ternak Mekarsari Jadi Bukti Zakat Mampu Mengubah Kehidupan

Spotnews.id, GRESIK — Zakat tidak hanya hadir sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga dapat menjadi jalan untuk membangun kemandirian ekonomi. Hal tersebut terlihat dari perkembangan...

Read moreDetails

Dari Pembinaan Menuju Kemandirian, BAZNAS Jatim Beri Modal Usaha bagi Eks-Napiter

by spotnews
Agustus 19, 2026
0
Dari Pembinaan Menuju Kemandirian, BAZNAS Jatim Beri Modal Usaha bagi Eks-Napiter

Spotnews.id , SURABAYA — Semangat kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai peringatan sejarah, tetapi juga sebagai momentum untuk membangun kehidupan yang lebih mandiri dan produktif. Semangat tersebut diwujudkan Badan...

Read moreDetails

Kambing Bergulir Tumbuh, Akhlak Menguat: ZCD Dorong Kemandirian Keluarga di Mojokerto

by spotnews
Agustus 19, 2026
0
Kambing Bergulir Tumbuh, Akhlak Menguat: ZCD Dorong Kemandirian Keluarga di Mojokerto

Spotnews.id, MOJOKERTO — Program Kampung Akhlak melalui Zakat Community Development (ZCD) terus menunjukkan dampak nyata dalam mendorong kemandirian masyarakat. Pemberdayaan yang dilakukan tidak hanya menyentuh aspek ekonomi melalui...

Read moreDetails
Next Post
Baznas RI Buka Lowongan Kerja Terbaru, Simak Begini Caranya

Baznas RI Buka Lowongan Kerja Terbaru, Simak Begini Caranya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Spot News

Redaksi

Jl. Kemayoran, Jakarta Pusat, Indonesia

RECENT POSTS

  • Dari Mustahik ke Pasar Antarprovinsi, Bazkara Food Tembus Misi Dagang Jatim–Kalbar
  • Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat, BAZNAS Jatim dan Kalbar Bahas Peluang Kolaborasi
  • Dari Mustahik Menjadi Muzaki, Kelompok Ternak Mekarsari Jadi Bukti Zakat Mampu Mengubah Kehidupan

© 2022 Spotnews.id

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • TRENDING
  • BAZNAS JAWA TIMUR
    • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
    • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • EKONOMI DAN BISNIS
    • SYARIAH
    • ENTREPRENEURSHIP
    • EKONOMI KREATIF
    • KEUANGAN
    • INVESTASI
    • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
    • BUMN
    • PANGAN
  • SENI BUDAYA & PENDIDIKAN
    • NUSANTARA
    • TRADISI
    • GALERI
    • FILM
    • SASTRA
    • RELIGI
    • SAINS
    • TEKNOLOGI
    • SOSOK
  • SOSIAL DAN POLITIK
    • PRESPEKTIF
    • HUKUM
    • BIROKRASI
    • KEBANGSAAN
    • KOMUNIKASI
    • PESANTREN
    • PEMILU
    • INKOPPOL
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SPORT
  • E-KORAN SPOTNEWS

© 2022 Spotnews.id

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?