Surabaya,Spotnews.id – Kebakaran melanda kawasan permukiman padat penduduk di Waringin, Kota Surabaya, Rabu (26/8/2026) dini hari. Sebanyak empat rumah petak dengan luas area sekitar 400 meter persegi dilaporkan terdampak dalam peristiwa tersebut.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya langsung mengerahkan 14 unit pemadam kebakaran menuju lokasi setelah menerima laporan dari warga mengenai adanya kebakaran.
Kepala DPKP Kota Surabaya, Laksita Rini Sevriani, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 00.34 WIB. Petugas kemudian bergerak cepat melakukan upaya pemadaman agar api tidak semakin meluas ke bangunan lain di kawasan tersebut.
“Informasi diterima sekira pukul 00.34 WIB dan petugas langsung melakukan pemadaman. Tercatat, pemadaman api pokok berlangsung selama 30 menit. Sementara untuk status kondusif, tercatat pukul 02.17 WIB,” kata Rini, Rabu (26/8/2026).

Menurut Rini, kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik di lantai dua salah satu rumah. Kondisi lingkungan yang padat penduduk membuat api dengan cepat merambat dan membakar rumah petak lainnya.
Selain menghanguskan sejumlah rumah, kebakaran tersebut juga menyebabkan satu unit mobil dan satu unit sepeda motor ikut terbakar. Meski demikian, sebuah masjid yang berada di belakang lokasi kebakaran berhasil terhindar dari kobaran api.
“Sedangkan masjid yang terletak di belakang rumah, terpantau tidak terimbas kebakaran,” tambahnya.
Beruntung, dalam peristiwa kebakaran tersebut tidak dilaporkan adanya korban luka maupun korban jiwa. Petugas berhasil mengendalikan api sebelum kebakaran meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan padat penduduk, untuk lebih memperhatikan kondisi instalasi listrik di rumah. Pemeriksaan secara berkala terhadap jaringan listrik dinilai penting untuk mencegah terjadinya korsleting yang berpotensi memicu kebakaran.
(Laporan:Spotnews.id-ryn)




