Spot News
  • Home
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • TRENDING
  • BAZNAS JAWA TIMUR
    • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
    • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • EKONOMI DAN BISNIS
    • SYARIAH
    • ENTREPRENEURSHIP
    • EKONOMI KREATIF
    • KEUANGAN
    • INVESTASI
    • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
    • BUMN
    • PANGAN
  • SENI BUDAYA & PENDIDIKAN
    • NUSANTARA
    • TRADISI
    • GALERI
    • FILM
    • SASTRA
    • RELIGI
    • SAINS
    • TEKNOLOGI
    • SOSOK
  • SOSIAL DAN POLITIK
    • PRESPEKTIF
    • HUKUM
    • BIROKRASI
    • KEBANGSAAN
    • KOMUNIKASI
    • PESANTREN
    • PEMILU
    • INKOPPOL
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SPORT
  • E-KORAN SPOTNEWS
No Result
View All Result
Spot News
  • Home
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • TRENDING
  • BAZNAS JAWA TIMUR
    • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
    • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • EKONOMI DAN BISNIS
    • SYARIAH
    • ENTREPRENEURSHIP
    • EKONOMI KREATIF
    • KEUANGAN
    • INVESTASI
    • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
    • BUMN
    • PANGAN
  • SENI BUDAYA & PENDIDIKAN
    • NUSANTARA
    • TRADISI
    • GALERI
    • FILM
    • SASTRA
    • RELIGI
    • SAINS
    • TEKNOLOGI
    • SOSOK
  • SOSIAL DAN POLITIK
    • PRESPEKTIF
    • HUKUM
    • BIROKRASI
    • KEBANGSAAN
    • KOMUNIKASI
    • PESANTREN
    • PEMILU
    • INKOPPOL
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SPORT
  • E-KORAN SPOTNEWS
No Result
View All Result
Spot News
No Result
View All Result
Home JAWA TIMUR

PWNU Jatim Usulkan Aswaja Center NU Jadi Lembaga Resmi melalui Muktamar ke-35 NU

spotnews by spotnews
Agustus 31, 2026
in JAWA TIMUR
0
PWNU Jatim Usulkan Aswaja Center NU Jadi Lembaga Resmi melalui Muktamar ke-35 NU

Jombang,Spotnews.id – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur mengusulkan Aswaja Center NU menjadi salah satu lembaga resmi di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU). Usulan tersebut disampaikan dalam rangkaian Muktamar ke-35 NU yang digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.

You might also like

Polda Jatim dan BNNP Gerebek Kampung Kunti Surabaya, 19 Pria Diamankan

Khofifah Harap Sinergi Pemprov Jatim dan Polda Jatim Semakin Kuat, Dukung Keamanan dan Pembangunan

Influenza A Merebak, Pemkot Surabaya Pastikan Faskes Siaga dan Warga Diminta Tak Panik

Usulan tersebut disampaikan Koordinator Aswaja Center NU Jawa Timur K.H. Ma’ruf Khozin bersama Wakil Ketua PWNU Jawa Timur K.H. Balya Firjaun Barlaman dalam kegiatan Silaturahmi Nasional (Silatnas) Aswaja Center NU di Masjid Jami’ Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Sabtu.

K.H. Ma’ruf Khozin mengatakan PWNU Jawa Timur telah memiliki Kelompok Kerja (Pokja) Aswaja Center NU sejak 2011. Bahkan, sejumlah cabang NU di berbagai daerah juga telah memiliki wadah serupa sebagai bagian dari penguatan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja).

“Yang jelas, PWNU Jatim sudah punya Pokja Aswaja Center NU sejak 2011 dan beberapa cabang juga sudah punya. Hal itu sejalan dengan nilai Aswaja sebagai ruh NU,” kata K.H. Ma’ruf Khozin dalam keterangannya di Jombang.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa usulan menjadikan Aswaja Center NU sebagai lembaga resmi masih dalam tahap pembahasan dalam forum Muktamar ke-35 NU dan belum menjadi keputusan final.

Sementara itu, Wakil Ketua PWNU Jawa Timur K.H. Balya Firjaun Barlaman menjelaskan bahwa prinsip Ahlussunnah wal Jamaah tidak dapat dipisahkan dari tiga prinsip utama ajaran Islam, yakni iman, Islam, dan ihsan yang diajarkan Malaikat Jibril kepada Rasulullah SAW.

Menurutnya, tiga prinsip tersebut kemudian diterapkan NU melalui tiga serangkai ajaran yang diwariskan oleh pendiri NU, KH Hasyim Asy’ari, yakni akidah, syariah, dan tasawuf.

“Tiga prinsip itu diterapkan NU dalam tiga serangkai ajaran KH Hasyim Asy’ari, yakni akidah, syariah, dan tasawuf,” ujarnya.

Wakil Ketua Aswaja Center PWNU Jawa Timur K.H. Faris Khoirul Anam menambahkan, Aswaja memiliki karakter tawassuth atau moderat, tawazzun atau seimbang, i’tidal atau tegak lurus dan adil, serta tasamuh atau toleran. Nilai-nilai tersebut dinilai dapat menjadi pendekatan dalam menyelesaikan berbagai persoalan di tengah masyarakat.

“Aswaja itu ilmu dan mental atau karakter yang bersifat problem solver, misalnya dengan qiyas sebagai jalan tengah,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Majelis Alumni IPNU dan IPPNU juga menyampaikan aspirasi agar Muktamar ke-35 NU tidak hanya berfokus pada persoalan kepemimpinan organisasi. Mereka berharap forum tertinggi NU tersebut juga mampu merumuskan arah dan program NU Abad Kedua untuk periode 2026-2031, terutama dalam menghadapi perkembangan teknologi dan era digital.

Di sisi lain, Jaringan Penulis dan Penggerak Literasi (JPPL) bersama Lembaga Ta’lif wan Nasyr (LTN) PWNU Jawa Timur telah merumuskan buku sejarah berbasis dokumen sebagai upaya kontekstualisasi dan penguatan literasi sejarah NU.

Kegiatan Silaturahmi Nasional Aswaja Center NU tersebut dihadiri utusan dan delegasi dari berbagai daerah, di antaranya Jawa Timur, Makassar, Gorontalo, dan Jawa Barat. Dalam kegiatan itu, K.H. Ma’ruf Khozin juga meluncurkan “Buku Induk Aswaja NU”.

Buku tersebut memuat pembahasan mengenai tiga prinsip Aswaja, dalil-dalil terkait tradisi Yasin, tahlil, tawassul, dan haul, serta sejarah NU yang mencatat peran sejumlah tokoh, di antaranya KH Abdul Wahab Hasbullah, KH Ridlwan Abdullah, dan KH Mas Alwi Abdul Aziz.

Selain berbagai kegiatan diskusi dan silaturahmi, arena Muktamar ke-35 NU juga menjadi ruang pelestarian khazanah keislaman. Komunitas Nahdlatut Turots menggelar pameran sekitar 2.000 turots atau naskah peninggalan ulama dan karya keislaman klasik. Sebagian koleksi tersebut bahkan telah melalui proses digitalisasi sebagai upaya menjaga dan memperluas akses terhadap warisan intelektual Islam.

Usulan penguatan Aswaja Center NU tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya NU dalam menjaga, mengembangkan, dan mengaktualisasikan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah di tengah dinamika kehidupan masyarakat yang terus berkembang.

(Laporan:Antara//Spotnews.id-Y)

spotnews

spotnews

Next Post
Emil Dardak Kembali Terpilih Aklamasi sebagai Ketua Demokrat Jatim Periode 2026-2031

Emil Dardak Kembali Terpilih Aklamasi sebagai Ketua Demokrat Jatim Periode 2026-2031

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Redaksi

Jl. Kemayoran, Jakarta Pusat, Indonesia

Sumpah Gen Z, Tersadar Akan Jati Diri dan Eksistensi. Hingga Sumpah Pemuda Menginspirasi.

RECENT POSTS

  • Polda Jatim dan BNNP Gerebek Kampung Kunti Surabaya, 19 Pria Diamankan
  • Khofifah Harap Sinergi Pemprov Jatim dan Polda Jatim Semakin Kuat, Dukung Keamanan dan Pembangunan
  • Khofifah Perkuat Jatim Agro-Hub dan Hilirisasi, Produksi Padi Jatim Tembus 10,4 Juta Ton
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.

© 2022 Spotnews.id

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • TRENDING
  • BAZNAS JAWA TIMUR
    • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
    • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • EKONOMI DAN BISNIS
    • SYARIAH
    • ENTREPRENEURSHIP
    • EKONOMI KREATIF
    • KEUANGAN
    • INVESTASI
    • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
    • BUMN
    • PANGAN
  • SENI BUDAYA & PENDIDIKAN
    • NUSANTARA
    • TRADISI
    • GALERI
    • FILM
    • SASTRA
    • RELIGI
    • SAINS
    • TEKNOLOGI
    • SOSOK
  • SOSIAL DAN POLITIK
    • PRESPEKTIF
    • HUKUM
    • BIROKRASI
    • KEBANGSAAN
    • KOMUNIKASI
    • PESANTREN
    • PEMILU
    • INKOPPOL
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SPORT
  • E-KORAN SPOTNEWS

© 2022 Spotnews.id