Spot News
  • Home
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • TRENDING
  • BAZNAS JAWA TIMUR
    • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
    • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • EKONOMI DAN BISNIS
    • SYARIAH
    • ENTREPRENEURSHIP
    • EKONOMI KREATIF
    • KEUANGAN
    • INVESTASI
    • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
    • BUMN
    • PANGAN
  • SENI BUDAYA & PENDIDIKAN
    • NUSANTARA
    • TRADISI
    • GALERI
    • FILM
    • SASTRA
    • RELIGI
    • SAINS
    • TEKNOLOGI
    • SOSOK
  • SOSIAL DAN POLITIK
    • PRESPEKTIF
    • HUKUM
    • BIROKRASI
    • KEBANGSAAN
    • KOMUNIKASI
    • PESANTREN
    • PEMILU
    • INKOPPOL
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SPORT
  • E-KORAN SPOTNEWS
No Result
View All Result
Spot News
  • Home
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • TRENDING
  • BAZNAS JAWA TIMUR
    • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
    • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • EKONOMI DAN BISNIS
    • SYARIAH
    • ENTREPRENEURSHIP
    • EKONOMI KREATIF
    • KEUANGAN
    • INVESTASI
    • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
    • BUMN
    • PANGAN
  • SENI BUDAYA & PENDIDIKAN
    • NUSANTARA
    • TRADISI
    • GALERI
    • FILM
    • SASTRA
    • RELIGI
    • SAINS
    • TEKNOLOGI
    • SOSOK
  • SOSIAL DAN POLITIK
    • PRESPEKTIF
    • HUKUM
    • BIROKRASI
    • KEBANGSAAN
    • KOMUNIKASI
    • PESANTREN
    • PEMILU
    • INKOPPOL
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SPORT
  • E-KORAN SPOTNEWS
No Result
View All Result
Spot News
No Result
View All Result
Home SOSIAL DAN POLITIK KEBANGSAAN

Momentum Maaf Memaafkan Saat Lebaran Memberi Energi Positif Ke Performa Kehidupan

#opini #2025 #RMI

spotnews by spotnews
April 28, 2025
in KEBANGSAAN, KOMUNIKASI, ponpes mukmin mandiri, SOSIAL DAN POLITIK, TRENDING
0
Momentum Maaf Memaafkan Saat Lebaran Memberi Energi Positif Ke Performa Kehidupan

Opini : Oleh HERI CAHYO BAGUS SETIAWAN; Dosen Pengajar MSDM di FEB Universitas Negeri Surabaya, Direktur Utama PT Riset Manajemen Indonesia

You might also like

Jamaah Disabilitas Larut dalam Khataman Al-Qur’an di Mukmin Mandiri

Perkuat Sinergi Program Sosial, BAZNAS Jatim dan Dinsos Jatim Dorong Kolaborasi Pengentasan Kemiskinan

BAZNAS Kota Pasuruan Berikan Uang Saku untuk 33 Pasangan Peserta Sidang Isbat Nikah

Berikut versi lengkanya: (Republika)

Untuk membaca lebih lanjut mengenai topik yang dibahas dalam artikel ini, Anda bisa mengakses tulisan lengkapnya di Republika melalui tautan berikut:
https://www.republika.id/posts/57579/dari-maaf-ke-performa

Sidoarjo, Spotnews.id – Setelah kesibukan kembali menyelimuti ruang-ruang kerja selepas libur panjang Idul Fitri, hadir sebuah tradisi khas yang menyatukan hati dan meretas jarak antar individu: halal bihalal.

Tradisi ini bukan sekadar seremoni sosial tahunan. Ia adalah momentum reflektif yang membuka ruang silaturahim, meredakan ketegangan, dan menyegarkan kembali relasi dalam organisasi.

Namun lebih dari itu, halal bihalal menyimpan potensi besar sebagai titik awal menuju peningkatan performa organisasi yang lebih bermakna.

Di tengah dinamika dunia kerja yang menuntut produktivitas tinggi, momen halal bihalal memberi jeda untuk mengisi ulang makna kebersamaan.

Saat tangan saling bersalaman dan hati saling memaafkan, sesungguhnya ada jalinan emosional yang menguat. Inilah saat di mana organisasi, tim, dan individu memiliki peluang untuk membangun ulang fondasi kerja berbasis kepercayaan dan kebersamaan. Dari maaf yang tulus, performa bisa tumbuh dengan lebih kuat dan berkelanjutan.

Dalam literatur manajemen sumber daya manusia, pendekatan human relations dari Elton Mayo menggarisbawahi bahwa performa tinggi tidak hanya bersumber dari keahlian teknis dan insentif, tetapi lebih dalam lagi pada hubungan sosial yang sehat.

Ketika individu merasa dihargai dan didengarkan, mereka akan memiliki motivasi lebih besar untuk memberi kontribusi terbaik. Halal bihalal adalah bentuk nyata dari praktik sosial yang bisa memperbarui relasi ini.

Dengan pendekatan yang tepat, halal bihalal dapat menjadi modal sosial yang menyuburkan semangat kerja kolektif.

Sering kali dalam realitas organisasi dan komunitas, halal bihalal hadir sebagai semacam “reset button” yang tidak tertulis dalam SOP perusahaan.

Momen ini menghadirkan suasana informal yang menghapus sekat struktural, mengalirkan kembali komunikasi yang sempat tersumbat, dan menumbuhkan semangat baru dalam tim. Bahkan, konflik internal yang sebelumnya terpendam, bisa luluh dalam percakapan ringan di sela-sela halal bihalal.

Teori self-determination dari Edward Deci dan Richard Ryan menekankan bahwa motivasi intrinsik tumbuh dari tiga aspek: kompetensi, otonomi, dan keterhubungan.

Dalam konteks halal bihalal, aspek keterhubungan sangat mungkin diperkuat. Saat individu merasa terhubung secara emosional dengan rekan kerja dan pemimpin, ia akan memiliki energi baru untuk melampaui sekadar bekerja, menuju berkarya dengan hati.

Dalam budaya organisasi, Edgar Schein menyebut pentingnya nilai-nilai dasar sebagai landasan perilaku kolektif. Nilai seperti saling menghormati, keterbukaan, dan tanggung jawab bersama tidak tumbuh instan, ia dibangun dari interaksi bermakna.

Halal bihalal menjadi ruang interaksi tersebut. Ia tidak hanya memperbaiki relasi interpersonal, tetapi menyegarkan ulang nilai-nilai budaya kerja yang sehat dan produktif.

Dari perspektif kepemimpinan, momen ini juga sangat strategis. Dalam model kepemimpinan transformatif, pemimpin tidak hanya memberi arah, tetapi juga inspirasi.

Pemimpin yang mampu memanfaatkan halal bihalal dengan tulus dapat mempererat kembali komitmen tim terhadap visi organisasi. Bukan dengan pidato formal semata, tetapi dengan gestur sederhana: menyapa, mendengarkan, dan memberi apresiasi.

Gestur seperti ini menciptakan suasana batin yang nyaman dan membangun rasa memiliki.

Bayangkan, seorang pemimpin yang menyapa langsung staf juniornya, menanyakan kabar keluarga, atau mengucapkan terima kasih atas kontribusi kecil yang sering terlupakan.

Di mata teori manajemen, mungkin itu hanya soft skill. Tetapi di dunia nyata organisasi, itu adalah energi yang menggerakkan.

Transformasi dari maaf ke performa tentu bukan proses sekejap. Dibutuhkan kontinuitas dan komitmen bersama.

Halal bihalal bisa menjadi awal yang indah, tetapi langkah-langkah berikutnya harus dirawat: dengan komunikasi yang terbuka, penghargaan terhadap peran masing-masing, serta penciptaan ruang kerja yang aman dan inklusif.

Semangat dari halal bihalal perlu dihidupkan kembali dalam rapat, forum, dan interaksi harian agar ia tidak menguap hanya sebagai momen tahunan.

Dalam perspektif nilai Islam, silaturahim bukan hanya memperpanjang umur dan memperluas rezeki, tetapi juga memperkuat keberkahan dalam kerja.

Tradisi ini berakar kuat dari ajaran Rasulullah SAW yang menekankan pentingnya ukhuwah, saling memaafkan, dan menjalin kembali hati yang sempat retak.

Maka ketika halal bihalal dijalankan dengan niat yang tulus dan dilanjutkan dengan tindakan nyata dalam dunia kerja, ia bukan hanya tradisi budaya, melainkan juga bentuk ibadah sosial yang agung.

Dari sinilah performa bermula, bukan sekadar dari target yang ditetapkan manajemen, tetapi dari hati yang terhubung dan semangat yang menyatu.

Maka dari maaf yang terucap dalam halal bihalal, mari kita tumbuhkan semangat untuk bekerja lebih bermakna, lebih berdaya, dan lebih berkah.

Sebab, performa terbaik adalah ketika kerja menjadi ladang amal, dan organisasi menjadi ruang tumbuh untuk memberi manfaat seluas-luasnya.

(Sumber: Spotnews.id – Iz)

spotnews

spotnews

Recommended For You

Jamaah Disabilitas Larut dalam Khataman Al-Qur’an di Mukmin Mandiri

by spotnews
September 4, 2026
0
Jamaah Disabilitas Larut dalam Khataman Al-Qur’an di Mukmin Mandiri

Sidoarjo,Spotnews.id - Suasana penuh kekhusyukan mewarnai kegiatan rutin keagamaan bersama jamaah penyandang disabilitas di Aula Yayasan Pondok Pesantren Mukmin Mandiri, Jalan Graha Tirta, Tirta Bougenvil, Ngingas, Kecamatan Waru,...

Read moreDetails

Perkuat Sinergi Program Sosial, BAZNAS Jatim dan Dinsos Jatim Dorong Kolaborasi Pengentasan Kemiskinan

by spotnews
September 3, 2026
0
Perkuat Sinergi Program Sosial, BAZNAS Jatim dan Dinsos Jatim Dorong Kolaborasi Pengentasan Kemiskinan

Spotnews.id, SURABAYA — Upaya memperkuat sinergi dalam penanganan persoalan sosial di Jawa Timur terus dilakukan melalui kolaborasi lintas lembaga. BAZNAS Provinsi Jawa Timur menerima kunjungan silaturahmi Dinas Sosial...

Read moreDetails

BAZNAS Kota Pasuruan Berikan Uang Saku untuk 33 Pasangan Peserta Sidang Isbat Nikah

by spotnews
September 3, 2026
0
BAZNAS Kota Pasuruan Berikan Uang Saku untuk 33 Pasangan Peserta Sidang Isbat Nikah

Spotnews.id, PASURUAN — Kepedulian terhadap masyarakat terus diwujudkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Pasuruan melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Kali ini, BAZNAS Kota Pasuruan...

Read moreDetails

Emil Dardak Kembali Terpilih Aklamasi sebagai Ketua Demokrat Jatim Periode 2026-2031

by spotnews
Agustus 31, 2026
0
Emil Dardak Kembali Terpilih Aklamasi sebagai Ketua Demokrat Jatim Periode 2026-2031

Surabaya,Spotnews.id - Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak kembali dipercaya memimpin Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Jawa Timur untuk periode 2026-2031. Emil terpilih secara aklamasi dalam...

Read moreDetails

China Peringatkan Ancaman Bencana Susulan Pascabanjir Bandang di Perbatasan Nepal

by spotnews
Agustus 29, 2026
0
China Peringatkan Ancaman Bencana Susulan Pascabanjir Bandang di Perbatasan Nepal

Beijing,Spotnews.id - Pemerintah China mengingatkan adanya risiko bencana susulan setelah banjir bandang dahsyat yang memicu longsor lumpur melanda kawasan perbatasan China dan Nepal. Ancaman dari gletser, danau glasial,...

Read moreDetails
Next Post
Simpang Siur Kasus Eks Pekerja OCI Vs Taman Safari Indonesia

Simpang Siur Kasus Eks Pekerja OCI Vs Taman Safari Indonesia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Spot News

Redaksi

Jl. Kemayoran, Jakarta Pusat, Indonesia

RECENT POSTS

  • Jamaah Disabilitas Larut dalam Khataman Al-Qur’an di Mukmin Mandiri
  • Perkuat Sinergi Program Sosial, BAZNAS Jatim dan Dinsos Jatim Dorong Kolaborasi Pengentasan Kemiskinan
  • BAZNAS Kota Pasuruan Berikan Uang Saku untuk 33 Pasangan Peserta Sidang Isbat Nikah

© 2022 Spotnews.id

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • TRENDING
  • BAZNAS JAWA TIMUR
    • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
    • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • EKONOMI DAN BISNIS
    • SYARIAH
    • ENTREPRENEURSHIP
    • EKONOMI KREATIF
    • KEUANGAN
    • INVESTASI
    • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
    • BUMN
    • PANGAN
  • SENI BUDAYA & PENDIDIKAN
    • NUSANTARA
    • TRADISI
    • GALERI
    • FILM
    • SASTRA
    • RELIGI
    • SAINS
    • TEKNOLOGI
    • SOSOK
  • SOSIAL DAN POLITIK
    • PRESPEKTIF
    • HUKUM
    • BIROKRASI
    • KEBANGSAAN
    • KOMUNIKASI
    • PESANTREN
    • PEMILU
    • INKOPPOL
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SPORT
  • E-KORAN SPOTNEWS

© 2022 Spotnews.id

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?