Mojokerto,Spotnews.id-BAZNAS Kabupaten Mojokerto menerima kunjungan Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Mojokerto dalam rangka pembahasan dan verifikasi usulan Program Bantuan Modal dan Peralatan Usaha bagi kader PKK dari keluarga kurang mampu. Pertemuan yang berlangsung di Kantor BAZNAS Kabupaten Mojokerto ini menjadi bagian dari proses verifikasi administrasi sekaligus penyamaan persepsi sebelum program dilaksanakan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Gus Zamroni Ahmad, beserta jajaran, serta Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto, Bu Wulan, bersama perwakilan Tim Penggerak PKK Kabupaten Mojokerto.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Gus Zamroni Ahmad, menegaskan bahwa setiap usulan program yang diajukan kepada BAZNAS perlu melalui proses verifikasi secara menyeluruh. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran, sesuai dengan ketentuan pendayagunaan zakat, serta mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi para penerima.
“Setiap program yang diusulkan harus melalui proses verifikasi agar bantuan yang disalurkan tepat sasaran, sesuai ketentuan pendayagunaan zakat, serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi para mustahik,” ujar Gus Zamroni Ahmad.
Selama pertemuan, kedua belah pihak membahas berbagai aspek teknis pelaksanaan program, mulai dari kriteria calon penerima manfaat, bentuk bantuan yang akan diberikan, mekanisme penyaluran, hingga sistem pendampingan pasca pemberian bantuan. Pembahasan tersebut bertujuan untuk memastikan pelaksanaan program berjalan secara optimal, akuntabel, dan mampu memberikan dampak nyata dalam meningkatkan perekonomian keluarga penerima manfaat.
Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto, Bu Wulan, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk mendukung pengembangan usaha produktif melalui pemberian bantuan modal dan peralatan usaha kepada 40 kader PKK yang berasal dari keluarga kurang mampu dan telah mengikuti pelatihan keterampilan.
“Program ini diarahkan untuk mendukung pengembangan usaha produktif melalui bantuan modal dan peralatan usaha bagi 40 kader PKK yang telah mengikuti pelatihan keterampilan. Diharapkan, keterampilan yang telah dimiliki para peserta dapat berkembang menjadi usaha yang mampu meningkatkan pendapatan dan kemandirian ekonomi keluarga,” ungkap Bu Wulan.
Melalui sinergi antara BAZNAS Kabupaten Mojokerto dan Tim Penggerak PKK Kabupaten Mojokerto, diharapkan program pemberdayaan tersebut dapat terlaksana dengan baik sebagai ikhtiar bersama dalam mengurangi kemiskinan. Kolaborasi ini juga menjadi wujud komitmen kedua lembaga dalam memperluas manfaat zakat melalui program-program pemberdayaan yang produktif, tepat sasaran, dan berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Mojokerto.
(Laporan:Spotnews.id-RYn)






