Spotnews.id – BAZNAS Kabupaten Mojokerto menyerahkan Laporan Pengelolaan DAM Haji Tahun 2026 kepada Kementerian Haji Kabupaten Mojokerto pada Senin (29/6/2026) pukul 13.00 WIB di Kantor Kementerian Haji Kabupaten Mojokerto. Penyerahan laporan ini merupakan bentuk pertanggungjawaban sekaligus komitmen BAZNAS dalam mewujudkan tata kelola pengelolaan dana yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Laporan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, dan diterima oleh Plt. Kepala Kementerian Haji Kabupaten Mojokerto, Hilmi Faqih. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara BAZNAS dan Kementerian Haji dalam mendukung pelayanan penyelenggaraan ibadah haji di Kabupaten Mojokerto.
Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menyampaikan bahwa penyampaian laporan merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam menjaga amanah dan kepercayaan publik melalui pengelolaan dana yang profesional serta dapat dipertanggungjawabkan.
“Penyampaian laporan ini bukan hanya memenuhi kewajiban administratif, tetapi juga merupakan wujud komitmen kami dalam menjaga amanah. Kami berharap sinergi dengan Kementerian Haji Kabupaten Mojokerto terus terjalin dengan baik sehingga pelayanan kepada masyarakat, khususnya jamaah haji, semakin optimal,” ujar Zamroni Ahmad.
Sementara itu, Plt. Kepala Kementerian Haji Kabupaten Mojokerto, Hilmi Faqih, mengapresiasi komitmen BAZNAS Kabupaten Mojokerto dalam menyampaikan laporan pengelolaan DAM Haji secara tepat waktu dan akuntabel.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Mojokerto atas komitmennya dalam menerapkan tata kelola yang baik. Transparansi dan akuntabilitas seperti ini menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan publik. Semoga kolaborasi antara Kementerian Haji dan BAZNAS terus diperkuat untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkap Hilmi Faqih.
Melalui penyerahan laporan ini, BAZNAS Kabupaten Mojokerto menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme dalam pengelolaan Dana Amanah Masyarakat (DAM) Haji, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Haji Kabupaten Mojokerto demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
(Sumber : BaznasKabmojokerto // Spotnews.id – iz)








