NGAWI,Spotnews.id – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ngawi terus memperkuat program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penyaluran bantuan usaha bagi pelaku UMKM dari kalangan mustahik. Salah satu bentuk dukungan tersebut diwujudkan melalui penyaluran gerobak usaha yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan pendapatan keluarga penerima manfaat.
Penyaluran bantuan gerobak tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Jawa Timur, H. Afif Amrullah, M.H.I. Bantuan tersebut merupakan hasil sinergi antara BAZNAS Provinsi Jawa Timur dan BAZNAS Kabupaten Ngawi dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.
Dalam sambutannya, H. Afif Amrullah menyampaikan bahwa bantuan gerobak tidak hanya ditujukan sebagai bantuan jangka pendek, tetapi menjadi bagian dari program pemberdayaan ekonomi yang berorientasi pada keberlanjutan.
Menurutnya, penguatan usaha kecil menjadi langkah penting untuk membantu mustahik meningkatkan pendapatan sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.
“Penyaluran bantuan gerobak ini dilakukan secara terkoordinasi untuk memperkuat usaha para mustahik. Bantuan ini merupakan sinergi antara BAZNAS Provinsi Jawa Timur dan BAZNAS Ngawi,” ujar Afif.
Ia berharap para penerima bantuan dapat memanfaatkan fasilitas tersebut secara optimal untuk mengembangkan usaha, meningkatkan omzet, dan secara bertahap meningkatkan kesejahteraan keluarganya.
Sementara itu, perwakilan BAZNAS Kabupaten Ngawi, Makruf Toyyibi, mengatakan bahwa sebanyak 10 gerobak UMKM disalurkan dalam kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat tersebut.
Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk komitmen BAZNAS Ngawi dalam mengembangkan potensi ekonomi mustahik agar tidak hanya bergantung pada bantuan konsumtif, tetapi mampu tumbuh menjadi pelaku usaha yang lebih mandiri.
“BAZNAS Ngawi menyalurkan 10 gerobak dalam program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Tujuannya untuk membantu meningkatkan ekonomi keluarga mustahik,” kata Makruf.
Makruf menambahkan, pada 2026 BAZNAS Kabupaten Ngawi menargetkan penyaluran sebanyak 20 gerobak UMKM kepada masyarakat yang membutuhkan.
Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan sehingga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahteraan penerima manfaat.
“Untuk tahun 2026, BAZNAS Ngawi menargetkan 20 gerobak UMKM. Semoga bantuan ini dapat meningkatkan ekonomi keluarga dan mendorong para mustahik menjadi lebih mandiri,” pungkasnya.
Program pemberdayaan ekonomi melalui bantuan gerobak tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya BAZNAS dalam mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah agar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, khususnya melalui penguatan usaha dan kemandirian ekonomi mustahik.
(Sm: Baznasngawi // Cc : Spotnews.id – uz)








