Spot News
  • Home
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • TRENDING
  • BAZNAS JAWA TIMUR
    • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
    • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • EKONOMI DAN BISNIS
    • SYARIAH
    • ENTREPRENEURSHIP
    • EKONOMI KREATIF
    • KEUANGAN
    • INVESTASI
    • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
    • BUMN
    • PANGAN
  • SENI BUDAYA & PENDIDIKAN
    • NUSANTARA
    • TRADISI
    • GALERI
    • FILM
    • SASTRA
    • RELIGI
    • SAINS
    • TEKNOLOGI
    • SOSOK
  • SOSIAL DAN POLITIK
    • PRESPEKTIF
    • HUKUM
    • BIROKRASI
    • KEBANGSAAN
    • KOMUNIKASI
    • PESANTREN
    • PEMILU
    • INKOPPOL
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SPORT
  • E-KORAN SPOTNEWS
No Result
View All Result
Spot News
  • Home
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • TRENDING
  • BAZNAS JAWA TIMUR
    • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
    • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • EKONOMI DAN BISNIS
    • SYARIAH
    • ENTREPRENEURSHIP
    • EKONOMI KREATIF
    • KEUANGAN
    • INVESTASI
    • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
    • BUMN
    • PANGAN
  • SENI BUDAYA & PENDIDIKAN
    • NUSANTARA
    • TRADISI
    • GALERI
    • FILM
    • SASTRA
    • RELIGI
    • SAINS
    • TEKNOLOGI
    • SOSOK
  • SOSIAL DAN POLITIK
    • PRESPEKTIF
    • HUKUM
    • BIROKRASI
    • KEBANGSAAN
    • KOMUNIKASI
    • PESANTREN
    • PEMILU
    • INKOPPOL
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SPORT
  • E-KORAN SPOTNEWS
No Result
View All Result
Spot News
No Result
View All Result
Home BERITA

Harga Beras Makin Melambung, Karna apa?

#2024

spotnews by spotnews
Februari 13, 2024
in BERITA, NASIONAL, PERTANIAN DAN PERKEBUNAN, SOSIAL DAN POLITIK, TRENDING
0
Harga Beras Makin Melambung, Karna apa?

Jakarta, Spotnews.id – Stok beras tiba-tiba langka di pasar tradisonal maupun modern menjelang hari pencoblosan pada 14 Februari 2024. Kelangkaan ini membuat harga beras juga mengalami kenaikan.

You might also like

Pemkot Surabaya Bakal Sulap TPS Taman Ketampon Jadi Ruang Terbuka Hijau

Suhu Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik Diprediksi Tembus 36 Derajat Celsius, BMKG Imbau Warga Waspada

Pakar Digital Forensik Untag Surabaya Ingatkan Bahaya Spyware, Privasi Pengguna Ponsel Terancam

Dengan kondisi ini membuat emak-emak mendapatkan masalah yang double, pertama susah mencari beras. Kedua, meskipun ada tetapi harganya tidak masuk akal.

Atas kondisi itu, para pejabat di Kabinet Indonesia Maju Presiden Joko Widodo (Jokowi) langsung buru-buru klarifikasi. Menteri BUMN, Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi, serta Direktur Utama Perum Bulog ramai-ramai datang ke ritel modern untuk memastikan Stock Beras.

Apalagi, terdapat isu di mana kelangkaan stok beras ini dikaitkan dengan bantuan pangan berupa beras yang diberikan pemerintahan Jokowi.

Menurut Erick Thohir, tidak ada pihak yang berbicara isu stok beras langka di pasaran akibat bansos beras. Dia menjelaskan, kebijakan beras sebelumnya telah dianggarkan dan disetujui pemerintah bersama DPR jauh sebelum kampanye hingga jelang pencoblosan.

“Nggak ada yang diisuin, bansos itu merupakan kebijakan yang diambil pemerintah bersama DPR ya dan sudah dianggarkan oleh Menteri Keuangan,” ujar di Ramayana Prime Klender, Jakarta Timur, Senin (12/2/2024).

Harga beras naik di seluruh dunia

Erick Thohir mengakui memang harga beras tengah mengalami kenaikan saat ini. Ketua umum PSSI ini menyebut, kenaikan ini tidak hanya dirasakan oleh masyarakat RI saja, tetapi juga melanda berbagai negara di dunia.

Menurut Erick, kenaikan harga pangan memang telah terjadi di tengah masih berlangsungnya kondisi geopolitik.

“Kalau harga beras melonjak itu di seluruh dunia memang harga pangan sedang meningkat,” imbuh dia.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi membantah kenaikan harga beras bukan karena periode pencoblosan pemilihan umum (Pemilu).

Dia juga menampik naiknya harga beras karena periode libur panjang peringatan Isra Miraj dan Hari Raya Imlek 2575 Kongzili.

Menurut dia, kenaikan harga beras ini disebabkan pasokan yang minim. Dalam hal ini dirinya tengah menggelontorkan pasokan ke pasar-pasar.

“Bukan pengaruh pencoblosan (kenaikan harga beras). Kita sedang penuhi market,” kata dia.

Harga beras tembus Rp 18.500

Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) mengungkapkan harga beras makin tidak jelas jelang penyoblosan pemilihan umum atau Pemilu. Ikappi mendapat laporan harga beras alami kenaikan secara drastis.

Sekretaris Jenderal DPP Ikappi, Renaldi Sarijowan mengatakan, beras premiun telah menyentuh harga yang melebihi dari harga eceran tertinggi (HET).

“Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Pedagang Pasar Indonesia menyebutkan Harga beras kini semakin tak jelas. Kami mendapati laporan untuk harga beras medium terkerek di Rp 13.500 per kilo sedangkan beras premium sudah menyentuh Rp 18.500 per kilo,” beber dia.

(Sumber: Suara // Spotnews.id – Mla)

 

spotnews

spotnews

Next Post
Pemberhentian Masa Jabatan Bu Khofifah dan Pengangkatan Sekda Adhy Karyono Jadi Pj Gubernur Jatim

Pemberhentian Masa Jabatan Bu Khofifah dan Pengangkatan Sekda Adhy Karyono Jadi Pj Gubernur Jatim

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Redaksi

Jl. Kemayoran, Jakarta Pusat, Indonesia

Sumpah Gen Z, Tersadar Akan Jati Diri dan Eksistensi. Hingga Sumpah Pemuda Menginspirasi.

RECENT POSTS

  • Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar pasar murah dengan mendekatkan akses masyarakat terhadap kebutuhan pangan untuk meringankan belanja masyarakat yang di halaman Balai Desa Jatiadi, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur ini menyediakan berbagai bahan pokok dengan harga terjangkau untuk membantu meringankan pengeluaran rumah tangga. Berbagai komoditas kebutuhan sehari-hari tersedia dalam Pasar Murah, mulai dari beras, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, bawang merah, bawang putih, cabai, telur ayam, hingga daging ayam. Kehadiran pasar murah di tingkat desa diharapkan memudahkan warga memperoleh bahan pangan tanpa harus mengeluarkan biaya lebih besar. Gubernur Khofifah dalam keterangan tertulisnya, Kamis, mengatakan, peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan pembangunan daerah, tetapi juga menghadirkan kegiatan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. “Pasar Murah itu menjadi salah satu ikhtiar kami untuk membantu warga mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” katanya. Dalam Pasar Murah kali ini, beras medium program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dijual Rp55 ribu per kemasan lima kilogram, sedangkan beras premium Rp70 ribu per kemasan lima kilogram. Komoditas lainnya meliputi gula pasir Rp14 ribu per kilogram, tepung terigu Rp10 ribu per kilogram, serta minyak goreng MinyaKita Rp13 ribu per liter. Bawang merah dan bawang putih masing-masing dijual Rp6 ribu per kemasan 250 gram, sementara cabai tersedia dengan harga Rp5 ribu per paket. Untuk memenuhi kebutuhan protein keluarga, Pasar Murah juga menyediakan telur ayam ras seharga Rp20 ribu per pak. Daging ayam dijual dalam dua pilihan kemasan, yakni Rp32 ribu untuk kemasan besar dan Rp16 ribu untuk kemasan kecil. Khofifah menilai, keterjangkauan harga pangan memiliki peran penting dalam membantu keluarga mengatur pengeluaran sehari-hari. Ketika belanja kebutuhan pokok dapat ditekan, masyarakat memiliki ruang lebih besar untuk memenuhi kebutuhan lainnya, termasuk pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan keluarga. “Kami ingin masyarakat bisa memperoleh kebutuhan pangan dengan lebih mudah dan terjangkau. Ketika pengeluaran untuk kebutuhan pokok dapat dihemat, keluarga memiliki ruang untuk memenuhi kebutuhan penting lainnya,” tuturnya. Ia menjelaskan, Pasar Murah merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menjaga stabilitas harga sekaligus melindungi daya beli masyarakat. Melalui kegiatan yang digelar lebih dekat dengan permukiman warga, akses terhadap bahan pokok diharapkan semakin mudah, terutama bagi keluarga yang harus cermat mengatur pengeluaran rumah tangga. Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Jatiadi dan wilayah sekitarnya. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat kepedulian dan gotong royong dalam menjaga ketahanan pangan serta membantu masyarakat menghadapi dinamika harga kebutuhan pokok. “Semoga Pasar Murah itu membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kami ingin semangat Hari Jadi Jawa Timur dirasakan melalui manfaat yang nyata bagi keluarga-keluarga di Jawa Timur,” katanya. Selain menyediakan bahan pangan dengan harga terjangkau, Khofifah juga mengundi da menyerahkan sejumlah hadiah atau doorprize kepada warga yang hadir. Kegiatan itu menambah semarak rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur bersama masyarakat. Sementara manfaat Pasar Murah dirasakan langsung oleh warga yang datang berbelanja. Anis (24), salah seorang pengunjung, mengaku terbantu dengan harga berbagai kebutuhan pokok yang ditawarkan. Menurutnya, pasar murah memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan bahan pangan dengan pengeluaran yang lebih ringan.
  • Pemkot Surabaya Bakal Sulap TPS Taman Ketampon Jadi Ruang Terbuka Hijau
  • Suhu Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik Diprediksi Tembus 36 Derajat Celsius, BMKG Imbau Warga Waspada
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.

© 2022 Spotnews.id

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • TRENDING
  • BAZNAS JAWA TIMUR
    • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
    • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • EKONOMI DAN BISNIS
    • SYARIAH
    • ENTREPRENEURSHIP
    • EKONOMI KREATIF
    • KEUANGAN
    • INVESTASI
    • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
    • BUMN
    • PANGAN
  • SENI BUDAYA & PENDIDIKAN
    • NUSANTARA
    • TRADISI
    • GALERI
    • FILM
    • SASTRA
    • RELIGI
    • SAINS
    • TEKNOLOGI
    • SOSOK
  • SOSIAL DAN POLITIK
    • PRESPEKTIF
    • HUKUM
    • BIROKRASI
    • KEBANGSAAN
    • KOMUNIKASI
    • PESANTREN
    • PEMILU
    • INKOPPOL
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SPORT
  • E-KORAN SPOTNEWS

© 2022 Spotnews.id