Spot News
  • Home
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • TRENDING
  • BAZNAS JAWA TIMUR
    • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
    • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • EKONOMI DAN BISNIS
    • SYARIAH
    • ENTREPRENEURSHIP
    • EKONOMI KREATIF
    • KEUANGAN
    • INVESTASI
    • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
    • BUMN
    • PANGAN
  • SENI BUDAYA & PENDIDIKAN
    • NUSANTARA
    • TRADISI
    • GALERI
    • FILM
    • SASTRA
    • RELIGI
    • SAINS
    • TEKNOLOGI
    • SOSOK
  • SOSIAL DAN POLITIK
    • PRESPEKTIF
    • HUKUM
    • BIROKRASI
    • KEBANGSAAN
    • KOMUNIKASI
    • PESANTREN
    • PEMILU
    • INKOPPOL
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SPORT
  • E-KORAN SPOTNEWS
No Result
View All Result
Spot News
  • Home
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • TRENDING
  • BAZNAS JAWA TIMUR
    • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
    • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • EKONOMI DAN BISNIS
    • SYARIAH
    • ENTREPRENEURSHIP
    • EKONOMI KREATIF
    • KEUANGAN
    • INVESTASI
    • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
    • BUMN
    • PANGAN
  • SENI BUDAYA & PENDIDIKAN
    • NUSANTARA
    • TRADISI
    • GALERI
    • FILM
    • SASTRA
    • RELIGI
    • SAINS
    • TEKNOLOGI
    • SOSOK
  • SOSIAL DAN POLITIK
    • PRESPEKTIF
    • HUKUM
    • BIROKRASI
    • KEBANGSAAN
    • KOMUNIKASI
    • PESANTREN
    • PEMILU
    • INKOPPOL
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SPORT
  • E-KORAN SPOTNEWS
No Result
View All Result
Spot News
No Result
View All Result
Home E-KORAN SPOTNEWS

Santripreneur dan Kemerdekaan Ekonomi Umat.

#santripreneur #kemerdekaan #indonesia #17agustus #2025

spotnews by spotnews
Agustus 16, 2025
in E-KORAN SPOTNEWS, EKONOMI DAN BISNIS, EKONOMI KREATIF, OPINI, SOLUSI DAN INSPIRASI, TRENDING
0
Santripreneur dan Kemerdekaan Ekonomi Umat.

Opini : Heri Cahyo Bagus Setiawan, Dosen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya, dan Direktur Utama PT Riset Manajemen Indonesia.

You might also like

BAZNAS Ngawi Salurkan Bantuan bagi 45 Guru Latker di Kecamatan Gerih

Emil Dardak: Manufacturing Surabaya 2026 Perkuat Daya Saing Industri Lewat Teknologi dan Kolaborasi

Praperadilan Roy Suryo Dinilai Berpotensi Hilangkan Kesempatan Pembuktian Ijazah Jokowi di Persidangan

Surabaya, Spotnews.id – Indonesia memasuki usia ke-80 tahun kemerdekaan pada 2025. Perayaan berlangsung meriah di berbagai daerah dengan lomba rakyat, upacara bendera, hingga karnaval budaya. Namun, di balik gegap gempita itu, muncul pertanyaan penting: apakah bangsa ini sudah benar-benar merdeka secara ekonomi?

Secara politik, Indonesia telah bebas sejak 1945. Pemerintah berdiri sendiri, hukum ditegakkan tanpa intervensi asing, dan diplomasi dijalankan atas nama bangsa. Namun, kemandirian ekonomi—kemampuan mengelola sumber daya, menentukan arah pembangunan, dan lepas dari ketergantungan—masih menjadi pekerjaan besar yang belum tuntas.

Di tengah derasnya arus globalisasi dan disrupsi teknologi, diperlukan strategi baru yang berakar pada kekuatan internal bangsa. Salah satu potensi besar yang kini dilirik adalah pesantren.

Pesantren sebagai Katalis Ekonomi

Pesantren tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan agama, tetapi juga pusat pembentukan karakter, modal sosial, dan spiritualitas. Sejarah mencatat, para ulama terdahulu menjadikan pemberdayaan ekonomi sebagai bagian dari dakwah. KH Hasyim Asy’ari mendirikan Nahdlatut Tujjar untuk memperkuat pedagang santri, sementara KH Ahmad Dahlan membangun amal usaha mandiri bagi Muhammadiyah.

Semangat itu kini hidup kembali melalui gerakan santripreneur, yang memadukan kecerdasan bisnis dengan misi sosial. Usaha yang dijalankan santri tidak sekadar mengejar keuntungan, tetapi juga mengatasi persoalan kemiskinan, pengangguran, dan ketimpangan.

Langkah Strategis Menuju Indonesia Emas

Dalam visi Indonesia Emas 2045, keberhasilan bangsa tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, melainkan juga pemerataan kesejahteraan. Untuk itu, pesantren didorong mengambil tiga langkah utama.

Pertama, menumbuhkan kewirausahaan adaptif di kalangan santri. Penguasaan teknologi digital, manajemen modern, hingga pemasaran berbasis data menjadi kunci untuk menembus pasar global.

Kedua, memperkuat kolaborasi. Pesantren perlu bermitra dengan alumni, pelaku usaha, BUMN, hingga investor syariah. Jaringan semacam ini terbukti mampu melahirkan model bisnis inklusif dan membuka akses pasar lebih luas.

Ketiga, membangun ekonomi berbasis nilai. Usaha pesantren harus berlandaskan prinsip maqashid syariah, menekankan keadilan distribusi, keberlanjutan, serta bebas dari praktik merugikan masyarakat. Industri halal, agroteknologi ramah lingkungan, hingga fintech syariah menjadi sektor potensial.

Momentum Refleksi

Para kiai dan pengelola pesantren diharapkan mengadopsi kepemimpinan transformatif, yang tidak hanya mengatur tetapi juga menginspirasi dan memberdayakan. Dengan begitu, pesantren dapat tampil sebagai motor penggerak ekonomi umat yang tangguh dan berdaya saing global.

HUT RI ke-80 tahun ini menjadi momentum refleksi: jika kemerdekaan politik telah diraih pada 1945, maka kemerdekaan ekonomi adalah bab berikutnya yang harus dituntaskan.

Santri masa kini tidak lagi hanya berdagang di pasar lokal. Mereka mampu memasarkan produk halal ke luar negeri, mengembangkan aplikasi pendidikan berbasis pesantren, hingga menciptakan inovasi agroteknologi yang mendunia.

Kemerdekaan sejati, sebagaimana ditegaskan banyak tokoh, adalah ketika setiap anak bangsa mampu berdiri di atas kaki sendiri. Dan pesantren, dengan kekuatan sejarah, nilai, dan inovasinya, siap menjadi salah satu penopang utama Indonesia menuju masa depan emas 2045.

(Sumber: TimesIndonesia // Cc: Spotnew.id Us)

spotnews

spotnews

Recommended For You

BAZNAS Ngawi Salurkan Bantuan bagi 45 Guru Latker di Kecamatan Gerih

by spotnews
Juli 20, 2026
0
BAZNAS Ngawi Salurkan Bantuan bagi 45 Guru Latker di Kecamatan Gerih

NGAWI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ngawi kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan melalui penyaluran bantuan kepada 45 guru Latihan Kerja (Latker) di Kecamatan Gerih,...

Read moreDetails

Emil Dardak: Manufacturing Surabaya 2026 Perkuat Daya Saing Industri Lewat Teknologi dan Kolaborasi

by spotnews
Juli 16, 2026
0
Emil Dardak: Manufacturing Surabaya 2026 Perkuat Daya Saing Industri Lewat Teknologi dan Kolaborasi

Surabaya,Spotnews.id- Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menegaskan penyelenggaraan Manufacturing Surabaya 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat daya saing industri manufaktur nasional melalui pemanfaatan teknologi modern, kolaborasi...

Read moreDetails

Praperadilan Roy Suryo Dinilai Berpotensi Hilangkan Kesempatan Pembuktian Ijazah Jokowi di Persidangan

by spotnews
Juli 16, 2026
0
Praperadilan Roy Suryo Dinilai Berpotensi Hilangkan Kesempatan Pembuktian Ijazah Jokowi di Persidangan

Jakarta,Spotnews.id-Tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), Roy Suryo, dinilai berpotensi kehilangan sekaligus menghilangkan kesempatan pembuktian di persidangan apabila permohonan...

Read moreDetails

Kemudahan Ekspor Jadi Faktor Penting Wujudkan Target Ekspor Kopi Rp100 Triliun

by spotnews
Juli 15, 2026
0
Kemudahan Ekspor Jadi Faktor Penting Wujudkan Target Ekspor Kopi Rp100 Triliun

Spotnews.id-Target pemerintah meningkatkan nilai ekspor kopi Indonesia hingga mencapai Rp100 triliun per tahun dinilai memerlukan dukungan kebijakan yang komprehensif. Selain mendorong peningkatan produksi, penguatan hilirisasi, dan perluasan pasar...

Read moreDetails

Pertemuan Dr. K.H. Muhammad Zakki dan Wakil Rektor UNU Pasuruan Lahirkan Gagasan Kolaborasi Membangun Entrepreneur Muda Berbasis Pesantren

by spotnews
Juli 10, 2026
0
Pertemuan Dr. K.H. Muhammad Zakki dan Wakil Rektor UNU Pasuruan Lahirkan Gagasan Kolaborasi Membangun Entrepreneur Muda Berbasis Pesantren

Pasuruan,Spotnews.id- Pertemuan antara Dr. K.H. Muhammad Zakki, M.S.I., pengasuh Pondok Pesantren Mukmin Mandiri sekaligus pengusaha ternama di Jawa Timur, dengan Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Nahdlatul Ulama (UNU)...

Read moreDetails
Next Post
Merawat Indonesia lewat tirakatan: Perspektif maqashid syariah.

Merawat Indonesia lewat tirakatan: Perspektif maqashid syariah.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Spot News

Redaksi

Jl. Kemayoran, Jakarta Pusat, Indonesia

RECENT POSTS

  • BAZNAS Ngawi Salurkan Bantuan bagi 45 Guru Latker di Kecamatan Gerih
  • BAZNAS Kabupaten Mojokerto Terima Kunjungan TP PKK Bahas Verifikasi Program Bantuan Modal dan Peralatan Usaha
  • BAZNAS Lumajang Salurkan Modal Usaha untuk 24 Pelaku UMKM di Kecamatan Tekung

© 2022 Spotnews.id

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • TRENDING
  • BAZNAS JAWA TIMUR
    • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
    • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • EKONOMI DAN BISNIS
    • SYARIAH
    • ENTREPRENEURSHIP
    • EKONOMI KREATIF
    • KEUANGAN
    • INVESTASI
    • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
    • BUMN
    • PANGAN
  • SENI BUDAYA & PENDIDIKAN
    • NUSANTARA
    • TRADISI
    • GALERI
    • FILM
    • SASTRA
    • RELIGI
    • SAINS
    • TEKNOLOGI
    • SOSOK
  • SOSIAL DAN POLITIK
    • PRESPEKTIF
    • HUKUM
    • BIROKRASI
    • KEBANGSAAN
    • KOMUNIKASI
    • PESANTREN
    • PEMILU
    • INKOPPOL
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SPORT
  • E-KORAN SPOTNEWS

© 2022 Spotnews.id

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?