Spot News
  • Home
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • TRENDING
  • BAZNAS JAWA TIMUR
    • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
    • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • EKONOMI DAN BISNIS
    • SYARIAH
    • ENTREPRENEURSHIP
    • EKONOMI KREATIF
    • KEUANGAN
    • INVESTASI
    • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
    • BUMN
    • PANGAN
  • SENI BUDAYA & PENDIDIKAN
    • NUSANTARA
    • TRADISI
    • GALERI
    • FILM
    • SASTRA
    • RELIGI
    • SAINS
    • TEKNOLOGI
    • SOSOK
  • SOSIAL DAN POLITIK
    • PRESPEKTIF
    • HUKUM
    • BIROKRASI
    • KEBANGSAAN
    • KOMUNIKASI
    • PESANTREN
    • PEMILU
    • INKOPPOL
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SPORT
  • E-KORAN SPOTNEWS
No Result
View All Result
Spot News
  • Home
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • TRENDING
  • BAZNAS JAWA TIMUR
    • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
    • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • EKONOMI DAN BISNIS
    • SYARIAH
    • ENTREPRENEURSHIP
    • EKONOMI KREATIF
    • KEUANGAN
    • INVESTASI
    • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
    • BUMN
    • PANGAN
  • SENI BUDAYA & PENDIDIKAN
    • NUSANTARA
    • TRADISI
    • GALERI
    • FILM
    • SASTRA
    • RELIGI
    • SAINS
    • TEKNOLOGI
    • SOSOK
  • SOSIAL DAN POLITIK
    • PRESPEKTIF
    • HUKUM
    • BIROKRASI
    • KEBANGSAAN
    • KOMUNIKASI
    • PESANTREN
    • PEMILU
    • INKOPPOL
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SPORT
  • E-KORAN SPOTNEWS
No Result
View All Result
Spot News
No Result
View All Result
Home BERITA

Bos BCA Ungkap Faktor Ambruknya Rupiah, Hingga Tembus Rp. 16.200

#BCA #RUPIAHmelemah

spotnews by spotnews
April 23, 2024
in BERITA, E-KORAN SPOTNEWS, EKONOMI DAN BISNIS, EKONOMI KREATIF, INVESTASI, KOMUNIKASI, NASIONAL, NUSANTARA, TRENDING
0
Bos BCA Ungkap Faktor Ambruknya Rupiah, Hingga Tembus Rp. 16.200

Sportneews.id – Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA, Jahja Setiaatmadja menyatakan, melemahnya rupiah hingga ke level lebih dari Rp 16.000 per dolar AS, bukan hanya karena konflik di Timur Tengah antara Iran dan Israel. Ia menyatakan melemahnya rupiah karena sejumlah faktor.

You might also like

Dr. KH. Muhammad Zakki Soroti Kepastian Hukum untuk Ciptakan Iklim Investasi Perkebunan yang Kondusif

Istiqamah Setiap Malam Jumat, KH Muhammad Zakki Gelar Khataman Al-Qur’an Bersama Jamaah Disabilitas

BAZNAS Kota Probolinggo Perkuat Sinergi dengan Kejaksaan Negeri, Dorong Optimalisasi Pengelolaan ZIS

“Saya kurang setuju jika dikatakan itu masalah di Timur Tengah sebenarnya melemahnya rupiah capai Rp16.200- Rp16.300 (per dolar AS) lebih karena beberapa faktor,” ujar Jahja.

Jahja mengatakan, menguatnya mata uang AS tersebut didorong oleh masa lebaran dan liburan. Pada periode tersebut, kebutuhan dollar sangat tinggi.

“Salah satunya di awal tahun untuk menghadapi hari raya Idul Fitri tentu para pengusaha siap membeli bahan-bahan impor juga dari row material row material yang harus disiapkan untuk produksi biasanya itu masa-masa Idul Fitri peningkatan akan lebih daripada normal jadi ada kebutuhan impor meningkat,” tegas Jahja.

Tak hanya itu, pada kuartal I 2024, Jahja bilang, banyak perusahaan besar membagikan dividen untuk para pemegang sahamnya. Sebagian dividen itu mengalir ke luar negeri.

“Karena kita tahu juga investor dari perusahaan-perusahaan terutama perusahaan-perusahaan besar banyak pemiliknya dari asing jadi ada masalah supply dan demand,” kata Jahja.

Dalam kesemapatan tersebut, Jahja mengungkapkan dirinya setuju bahwa tidak adanya intervensi dari Bank Indonesia terkait kondisi saat ini. Dia mengibaratkan membuang garam ke laut, artinya jika nanti kebutuhan dolar sudah agak melemah maka suplainya masih tetap normal.

“Kita harapkan kalau nanti kebutuhan dolar itu sudah agak melemah suplainya masih tetap normal dan demandnya menurun mungkin Bank Indonesia bisa menstabilisasi kembali dollar apakah dibawah Rp16 ribu atau tidak itu tergantung situasi dan kondisi,” tutupnya.

Mengutip data Bloomberg, nilai tukar rupiah sore ini menguat 23 poin (14 persen) ke Rp 16.237 per dolar AS.

(Edit: Spotnews.id – DY)

 

spotnews

spotnews

Recommended For You

Dr. KH. Muhammad Zakki Soroti Kepastian Hukum untuk Ciptakan Iklim Investasi Perkebunan yang Kondusif

by spotnews
Agustus 7, 2026
0
Dr. KH. Muhammad Zakki Soroti Kepastian Hukum untuk Ciptakan Iklim Investasi Perkebunan yang Kondusif

Surabaya, Spotnews.id – Ketua Gabungan Perusahaan Perkebunan (GPP) Jawa Timur, Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., menyoroti pentingnya kepastian hukum dalam menciptakan iklim investasi perkebunan yang kondusif di Indonesia....

Read moreDetails

Istiqamah Setiap Malam Jumat, KH Muhammad Zakki Gelar Khataman Al-Qur’an Bersama Jamaah Disabilitas

by spotnews
Agustus 7, 2026
0
Istiqamah Setiap Malam Jumat, KH Muhammad Zakki Gelar Khataman Al-Qur’an Bersama Jamaah Disabilitas

Sidoarjo,Spotnews.id - Suasana khidmat menyelimuti Aula Yayasan Pondok Pesantren Mukmin Mandiri, Jalan Graha Tirta, Tirta Bougenvil, Ngingas, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, pada malam Jumat. Para jamaah penyandang disabilitas...

Read moreDetails

BAZNAS Kota Probolinggo Perkuat Sinergi dengan Kejaksaan Negeri, Dorong Optimalisasi Pengelolaan ZIS

by spotnews
Agustus 6, 2026
0
BAZNAS Kota Probolinggo Perkuat Sinergi dengan Kejaksaan Negeri, Dorong Optimalisasi Pengelolaan ZIS

Spotnews.id- Probolinggo – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Probolinggo terus memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam upaya meningkatkan penghimpunan dan pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS)....

Read moreDetails

BAZNAS Bojonegoro Salurkan Dana ZIS Rp254,7 Juta Melalui UPZ SD dan SMP se-Kabupaten

by spotnews
Agustus 4, 2026
0
BAZNAS Bojonegoro Salurkan Dana ZIS Rp254,7 Juta Melalui UPZ SD dan SMP se-Kabupaten

Bojonegoro,Spotnews.id - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas manfaat zakat bagi masyarakat. Kali ini, BAZNAS menyalurkan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS)...

Read moreDetails

GPP: “Potong Lahan HGU untuk REDIS” Cacat Hukum, Jangan Jadikan Perkebunan Produktif Korban Kebijakan

by spotnews
Agustus 3, 2026
0
GPP: “Potong Lahan HGU untuk REDIS” Cacat Hukum, Jangan Jadikan Perkebunan Produktif Korban Kebijakan

Surabaya,Spotnews.id - Gabungan Perusahaan Perkebunan (GPP) meminta pemerintah menjamin kepastian hukum dalam pelaksanaan program Reforma Agraria (REDIS), khususnya terkait wacana pemanfaatan lahan melalui mekanisme evaluasi pada saat perpanjangan...

Read moreDetails
Next Post
Perencanaan Keberangkatan Perjalanan Jemaah Haji 2024 Asal Indonesia, Mulai 12 Mei

Perencanaan Keberangkatan Perjalanan Jemaah Haji 2024 Asal Indonesia, Mulai 12 Mei

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Spot News

Redaksi

Jl. Kemayoran, Jakarta Pusat, Indonesia

RECENT POSTS

  • PERADIN dan DPRD Sidoarjo Dorong Sinergi Hukum untuk Pelayanan Masyarakat dan Ketertiban Wilayah
  • Dr. KH. Muhammad Zakki Soroti Kepastian Hukum untuk Ciptakan Iklim Investasi Perkebunan yang Kondusif
  • Istiqamah Setiap Malam Jumat, KH Muhammad Zakki Gelar Khataman Al-Qur’an Bersama Jamaah Disabilitas

© 2022 Spotnews.id

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • TRENDING
  • BAZNAS JAWA TIMUR
    • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
    • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • EKONOMI DAN BISNIS
    • SYARIAH
    • ENTREPRENEURSHIP
    • EKONOMI KREATIF
    • KEUANGAN
    • INVESTASI
    • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
    • BUMN
    • PANGAN
  • SENI BUDAYA & PENDIDIKAN
    • NUSANTARA
    • TRADISI
    • GALERI
    • FILM
    • SASTRA
    • RELIGI
    • SAINS
    • TEKNOLOGI
    • SOSOK
  • SOSIAL DAN POLITIK
    • PRESPEKTIF
    • HUKUM
    • BIROKRASI
    • KEBANGSAAN
    • KOMUNIKASI
    • PESANTREN
    • PEMILU
    • INKOPPOL
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SPORT
  • E-KORAN SPOTNEWS

© 2022 Spotnews.id

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?