Spotnews.id – Produk UMKM binaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur kembali menunjukkan perkembangan positif. Kali ini, produk Bazkara Food milik Sumiyatin mendapat kesempatan tampil dalam Misi Dagang dan Investasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat di Pontianak, Selasa (11/8/2026).
Keikutsertaan Bazkara Food menjadi salah satu bukti bahwa program pemberdayaan ekonomi mustahik yang dilakukan secara berkelanjutan mampu membuka peluang baru bagi penerima manfaat untuk naik kelas. Usaha yang sebelumnya dijalankan dengan berbagai keterbatasan kini mulai memiliki ruang untuk memperkenalkan produk ke pasar yang lebih luas.
Misi dagang tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan turut dihadiri Ketua BAZNAS Jawa Timur Mohammad Ghofirin. Dalam kegiatan itu, Bazkara Food membawa sejumlah produk unggulan, di antaranya minuman berbahan bunga telang serta beragam olahan keripik.
Bagi Sumiyatin, keikutsertaan dalam misi dagang tersebut bukan sekadar kesempatan memamerkan produk. Momentum ini menjadi pengalaman berharga untuk mengenalkan Bazkara Food kepada calon konsumen dan mitra usaha dari luar daerah sekaligus membangun jejaring pemasaran.
Perjalanan usaha Sumiyatin hingga dapat mengikuti kegiatan tersebut tidak berlangsung singkat. Selama hampir dua tahun, ia mendapatkan pembinaan dari BAZNAS Jatim melalui pendampingan dan dukungan pengembangan usaha. Proses tersebut dilakukan secara bertahap dengan harapan usaha yang dibangun dapat tumbuh dan semakin mampu berdiri secara mandiri.
Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur Mohammad Ghofirin menegaskan bahwa pemberdayaan mustahik tidak cukup berhenti pada pemberian bantuan. Menurutnya, pendampingan yang berkelanjutan menjadi bagian penting agar penerima manfaat memiliki kemampuan untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan taraf ekonominya.
“Yang kami dorong adalah bagaimana mustahik tidak berhenti sebagai penerima bantuan, tetapi bisa berkembang menjadi pelaku usaha yang mandiri. Ketika produk mereka sudah mampu masuk dalam kegiatan misi dagang, ini menunjukkan adanya perkembangan sekaligus membuka peluang pasar yang lebih besar,” ujar Ghofirin.
Sementara itu, Sumiyatin menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan kepadanya untuk membawa produk Bazkara Food dalam kegiatan tingkat antarprovinsi tersebut. Ia menilai pembinaan yang diterimanya selama ini memberikan dorongan penting dalam mengembangkan usahanya.
“Kesempatan ini sangat berarti bagi saya. Selama hampir dua tahun mendapatkan pembinaan, saya banyak belajar dan mendapat dukungan untuk mengembangkan usaha. Sekarang produk kami bisa diperkenalkan dalam misi dagang dan dikenal oleh masyarakat yang lebih luas,” kata Sumiyatin.
Kehadiran Bazkara Food di Pontianak sekaligus memperlihatkan bahwa zakat dapat menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi apabila dikelola melalui program yang terarah dan berkelanjutan. Dari bantuan dan pendampingan, mustahik didorong untuk membangun usaha yang produktif, memperluas jaringan, serta menciptakan kemandirian ekonomi.
BAZNAS Jatim berharap semakin banyak UMKM binaan yang mampu mengikuti jejak Bazkara Food. Tidak hanya bertahan dalam memenuhi kebutuhan keluarga, tetapi juga berkembang menjadi usaha yang memiliki daya saing, memperluas pasar, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat di sekitarnya.
(Sumber:Baznasjatim // Spotnews.id – uz)







