Sidoarjo, Spotnews.id – Sebanyak lima mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (UNESA) dari Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) semester 5 menjalani program magang selama empat bulan di Pondok Pesantren Mukmin Mandiri, Waru, Sidoarjo.
Program magang tersebut menjadi kesempatan bagi para mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh selama perkuliahan sekaligus mendapatkan pengalaman langsung mengenai kehidupan, pengelolaan, serta berbagai aktivitas di lingkungan pesantren.
Pondok Pesantren Mukmin Mandiri dikenal sebagai pesantren berbasis agrobisnis dan agroindustri yang mengembangkan berbagai kegiatan produktif sebagai bagian dari pendidikan, pemberdayaan, dan pembentukan kemandirian para santri.
Kedatangan lima mahasiswa UNESA tersebut disambut langsung oleh Dr. Drs. KH. Muhammad Zakki, C.Med., S.H., M.Si., selaku Pengasuh Pondok Pesantren Mukmin Mandiri sekaligus owner Kopi Mahkota Raja.
Selain aktif dalam pengembangan pesantren dan dunia usaha, KH. Muhammad Zakki juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Fiskal dan Moneter KADIN Jawa Timur serta Ketua Umum PPEN (Perkumpulan Pengusaha Emas Nusantara).
Pertemuan antara mahasiswa dan jajaran Pondok Pesantren Mukmin Mandiri berlangsung di kantor pesantren, Waru, Sidoarjo. Dalam kesempatan tersebut, para mahasiswa mendapatkan pengarahan mengenai lingkungan pesantren, program kegiatan, serta berbagai aktivitas yang akan mereka ikuti selama menjalani masa magang.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Riyan Ashari, yang dipercaya untuk membimbing dan mendampingi kelima mahasiswa selama menjalani program magang. Selain itu, hadir pula Mas Malek selaku Admin Usaha Pondok Pesantren Mukmin Mandiri dan Pak Heru selaku Manager Marketing Usaha Pondok Pesantren Mukmin Mandiri.
Dalam pertemuan tersebut juga dilakukan rapat untuk membahas sejumlah program yang akan dijalankan selama masa magang. Salah satu hasil rapat adalah mengaktifkan dan mengoptimalkan berbagai media sosial sebagai sarana publikasi dan penyebaran informasi.

Media sosial yang menjadi fokus pengembangan meliputi Instagram dan YouTube, serta penguatan publikasi melalui media berita. Para mahasiswa diharapkan dapat berkontribusi dalam pembuatan konten kreatif, dokumentasi kegiatan, pengelolaan media sosial, hingga penulisan berita mengenai berbagai aktivitas Pondok Pesantren Mukmin Mandiri dan unit-unit usaha yang dikembangkan.
Selain pengembangan media digital, mahasiswa juga akan terlibat dalam sejumlah program kreatif dan edukatif. Salah satu program yang direncanakan adalah Lomba Content Video Creative, yang diharapkan dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas melalui konten digital.
Selain itu, mahasiswa magang juga akan mempersiapkan kegiatan Company Visit. Program ini dirancang untuk memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengenal secara langsung dunia kerja, dunia usaha, serta berbagai proses pengelolaan perusahaan dan unit bisnis.
Tidak hanya itu, program Workshop Barista Coffee juga menjadi salah satu agenda yang akan dikembangkan selama masa magang. Kegiatan tersebut nantinya diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan keterampilan dasar mengenai dunia kopi, mulai dari pengenalan kopi hingga proses penyajian minuman kopi.
Berbagai program tersebut sejalan dengan karakter Pondok Pesantren Mukmin Mandiri yang mengembangkan pendidikan berbasis agrobisnis dan agroindustri. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan tidak hanya mendapatkan pengalaman akademik, tetapi juga memahami secara langsung dunia kewirausahaan, industri kreatif, pemasaran digital, dan pengembangan usaha.
Untuk mendukung pelaksanaan program selama empat bulan, Riyan Ashari akan membantu mahasiswa dalam beradaptasi dengan lingkungan pesantren, mengarahkan kegiatan magang, serta mendampingi pelaksanaan berbagai tugas dan program.
Sementara itu, Mas Malek sebagai Admin Usaha Pondok Pesantren Mukmin Mandiri akan memberikan wawasan kepada mahasiswa mengenai pengelolaan administrasi berbagai unit usaha yang dikembangkan pesantren. Sedangkan Pak Heru selaku Manager Marketing Usaha Pondok Pesantren Mukmin Mandiri akan memberikan pengalaman dan pengetahuan mengenai strategi pemasaran serta pengembangan usaha.
Salah satu mahasiswa UNESA mengaku bersyukur mendapatkan kesempatan untuk menjalani program magang di Pondok Pesantren Mukmin Mandiri.
“Saya sangat beruntung bisa magang di sini karena sangat cocok dengan jurusan yang saya ambil. Saya juga bisa mendapatkan pengalaman secara langsung dan belajar bagaimana menerapkan ilmu yang sudah didapat selama kuliah,” ujarnya.
Selama empat bulan ke depan, kelima mahasiswa tersebut akan mengikuti berbagai kegiatan sesuai dengan arahan dan kebutuhan program magang. Kehadiran mereka diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi Pondok Pesantren Mukmin Mandiri sekaligus menjadi sarana pembelajaran yang bermanfaat dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja.
Program magang ini sekaligus menjadi ruang kolaborasi antara perguruan tinggi dan pesantren dalam memperluas pengalaman mahasiswa, khususnya dalam bidang pengelolaan lembaga, media digital, kewirausahaan, pemasaran, industri kreatif, serta pengembangan kemandirian berbasis agrobisnis dan agroindustri.






