Spot News
  • Home
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • TRENDING
  • BAZNAS JAWA TIMUR
    • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
    • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • EKONOMI DAN BISNIS
    • SYARIAH
    • ENTREPRENEURSHIP
    • EKONOMI KREATIF
    • KEUANGAN
    • INVESTASI
    • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
    • BUMN
    • PANGAN
  • SENI BUDAYA & PENDIDIKAN
    • NUSANTARA
    • TRADISI
    • GALERI
    • FILM
    • SASTRA
    • RELIGI
    • SAINS
    • TEKNOLOGI
    • SOSOK
  • SOSIAL DAN POLITIK
    • PRESPEKTIF
    • HUKUM
    • BIROKRASI
    • KEBANGSAAN
    • KOMUNIKASI
    • PESANTREN
    • PEMILU
    • INKOPPOL
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SPORT
  • E-KORAN SPOTNEWS
No Result
View All Result
Spot News
  • Home
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • TRENDING
  • BAZNAS JAWA TIMUR
    • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
    • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • EKONOMI DAN BISNIS
    • SYARIAH
    • ENTREPRENEURSHIP
    • EKONOMI KREATIF
    • KEUANGAN
    • INVESTASI
    • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
    • BUMN
    • PANGAN
  • SENI BUDAYA & PENDIDIKAN
    • NUSANTARA
    • TRADISI
    • GALERI
    • FILM
    • SASTRA
    • RELIGI
    • SAINS
    • TEKNOLOGI
    • SOSOK
  • SOSIAL DAN POLITIK
    • PRESPEKTIF
    • HUKUM
    • BIROKRASI
    • KEBANGSAAN
    • KOMUNIKASI
    • PESANTREN
    • PEMILU
    • INKOPPOL
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SPORT
  • E-KORAN SPOTNEWS
No Result
View All Result
Spot News
No Result
View All Result
Home EKONOMI DAN BISNIS ENTREPRENEURSHIP

Penyaluran KUR Jatim Tembus Rp37 Triliun, Maman Soroti Tantangan Akses Pasar UMKM

spotnews by spotnews
September 24, 2026
in ENTREPRENEURSHIP, KEUANGAN
0
Penyaluran KUR Jatim Tembus Rp37 Triliun, Maman Soroti Tantangan Akses Pasar UMKM

Surabaya,Spotnews.id- Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Jawa Timur hingga pertengahan September 2026 telah mencapai Rp37 triliun dan menjangkau sekitar 643 ribu debitur UMKM.

You might also like

Pendampingan Unair Bawa Perubahan, Omzet Warung Bu Ulfa Naik hingga 70 Persen

Dari Sidoarjo untuk NTT, SMK Antartika 1 Salurkan Donasi Rp5 Juta Lewat BAZNAS Kab. Sidoarjo

Dari Pembinaan Menuju Kemandirian, BAZNAS Jatim Beri Modal Usaha bagi Eks-Napiter

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengatakan, dari total penyaluran tersebut, sekitar Rp23 triliun telah dialokasikan untuk sektor produktif. Data itu disampaikan Maman dalam acara Bursa Wirausaha Unggulan dan Akad Massal KUR Jawa Timur 2026 di Gedung Pusat Robotika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya, Rabu (23/9/2026).

“Total penyaluran KUR di Jawa Timur sampai kemarin itu Rp37 triliun dengan jumlah debitur 643.000 UMKM, dan yang sudah teralokasi ke sektor produktif sebesar Rp23 triliun,” kata Maman.

Besarnya jumlah penerima tersebut menunjukkan pembiayaan KUR menjadi salah satu instrumen yang digunakan untuk mendukung pengembangan UMKM di Jawa Timur.

Sebelumnya, pada semester I 2026, penyaluran KUR di Jawa Timur tercatat sekitar Rp27 triliun dengan jumlah penerima 474.437 debitur UMKM. Dengan demikian, penyaluran hingga pertengahan September menunjukkan adanya tambahan penyaluran dan penerima dibandingkan capaian semester pertama.

Akses Pasar Jadi Tantangan UMKM

Meski pembiayaan terus diperluas, Maman menilai modal bukan satu-satunya persoalan yang harus diselesaikan pelaku UMKM.

Menurutnya, pelaku usaha juga masih menghadapi tantangan dalam aspek perizinan, sertifikasi dan terutama akses pasar. Produk yang sudah memperoleh pembiayaan dan melalui proses legalitas belum tentu mampu berkembang apabila tidak memiliki pasar yang cukup.

“Yang paling penting hari ini adalah pasar, karena problem kita yang paling utama bagi UMKM sebetulnya kalau sertifikasi dan perizinan itu on process, pembiayaan sudah kita bantu, tetapi sering sekali UMKM kita tidak mampu jual barangnya,” ujarnya.

Maman menjelaskan, persoalan tersebut berkaitan langsung dengan kemampuan UMKM dalam mengembalikan pembiayaan. Ketika produk yang dihasilkan tidak terserap pasar, pelaku usaha akan menghadapi kesulitan dalam menjaga keberlanjutan bisnis sekaligus memenuhi kewajiban pembiayaan.

Selain itu, produk UMKM dalam negeri juga menghadapi persaingan dengan produk impor yang masuk ke pasar domestik.

Karena itu, Kementerian UMKM mendorong penguatan industri dalam negeri melalui sinergi dengan kementerian dan lembaga terkait. Langkah tersebut diarahkan untuk memperkuat daya saing produk UMKM sekaligus memperluas pasar bagi produk lokal.

Dorong Ekosistem UMKM Berkelanjutan

Maman juga menekankan pentingnya membangun ekosistem UMKM yang tidak hanya berorientasi pada pemberian pembiayaan, tetapi juga mencakup pendampingan, pengembangan kapasitas dan akses pasar.

Kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota, serta perguruan tinggi dinilai penting untuk menciptakan ekosistem pembinaan UMKM yang berkelanjutan.

Menurut Maman, perguruan tinggi memiliki potensi besar melalui keberadaan inkubator usaha. Fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendampingi pelaku usaha agar mampu meningkatkan kapasitas dan mengembangkan bisnis secara berkelanjutan.

“Makanya kita bersama-sama dengan kampus kita hidupkan inkubator, dan mudah-mudahan dari kebijakan ini lahir usaha-usaha mikro kecil dan menengah yang berkualitas dan bagus untuk bisa memenuhi kebutuhan dalam negeri kita,” katanya.

Kementerian UMKM sebelumnya juga menjalankan program Inkubasi Pembiayaan dan Akad Massal KUR di Jawa Timur dengan tahapan mulai dari peningkatan kapasitas dan literasi keuangan, kesiapan finansial, kesiapan pendanaan hingga pencocokan dengan lembaga pembiayaan. Program tersebut menjadi bagian dari upaya membantu UMKM agar lebih siap mengakses pembiayaan sekaligus mengurangi risiko kegagalan dalam pengelolaan usaha.

Dengan penyaluran KUR yang telah mencapai Rp37 triliun di Jawa Timur, perhatian terhadap UMKM kini tidak hanya diarahkan pada seberapa besar pembiayaan yang tersalurkan, tetapi juga bagaimana pembiayaan tersebut dapat mendorong usaha tumbuh, memiliki pasar, dan mampu berkembang secara berkelanjutan.

Penguatan akses pasar, pendampingan, inkubasi usaha, serta kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi bagian dari upaya membangun UMKM yang lebih siap bersaing dan memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri.

(Laporan:Spotnews.id-RYn)

spotnews

spotnews

Recommended For You

Pendampingan Unair Bawa Perubahan, Omzet Warung Bu Ulfa Naik hingga 70 Persen

by spotnews
September 11, 2026
0
Pendampingan Unair Bawa Perubahan, Omzet Warung Bu Ulfa Naik hingga 70 Persen

Surabaya,Spotnews.id - Pendampingan Universitas Airlangga (Unair) membawa perubahan nyata bagi Warung Makan Bu Ulfa, usaha kuliner skala mikro di Kelurahan Pacar Kembang, Surabaya. Berbagai persoalan yang sebelumnya dihadapi...

Read moreDetails

Dari Sidoarjo untuk NTT, SMK Antartika 1 Salurkan Donasi Rp5 Juta Lewat BAZNAS Kab. Sidoarjo

by spotnews
Agustus 21, 2026
0
Dari Sidoarjo untuk NTT, SMK Antartika 1 Salurkan Donasi Rp5 Juta Lewat BAZNAS Kab. Sidoarjo

Spotnews.id, SIDOARJO — Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan keluarga besar SMK Antartika 1 Sidoarjo. Di tengah kondisi masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang masih menghadapi masa sulit pascagempa...

Read moreDetails

Dari Pembinaan Menuju Kemandirian, BAZNAS Jatim Beri Modal Usaha bagi Eks-Napiter

by spotnews
Agustus 19, 2026
0
Dari Pembinaan Menuju Kemandirian, BAZNAS Jatim Beri Modal Usaha bagi Eks-Napiter

Spotnews.id , SURABAYA — Semangat kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai peringatan sejarah, tetapi juga sebagai momentum untuk membangun kehidupan yang lebih mandiri dan produktif. Semangat tersebut diwujudkan Badan...

Read moreDetails

Pertemuan Dr. K.H. Muhammad Zakki dan Wakil Rektor UNU Pasuruan Lahirkan Gagasan Kolaborasi Membangun Entrepreneur Muda Berbasis Pesantren

by spotnews
Juli 10, 2026
0
Pertemuan Dr. K.H. Muhammad Zakki dan Wakil Rektor UNU Pasuruan Lahirkan Gagasan Kolaborasi Membangun Entrepreneur Muda Berbasis Pesantren

Pasuruan,Spotnews.id- Pertemuan antara Dr. K.H. Muhammad Zakki, M.S.I., pengasuh Pondok Pesantren Mukmin Mandiri sekaligus pengusaha ternama di Jawa Timur, dengan Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Nahdlatul Ulama (UNU)...

Read moreDetails

Protes Aturan Laporan PT ke SABH, Ketua GPP Jatim KH Muhammad Zakki Desak Menkum Lindungi Data Bisnis

by spotnews
Juni 11, 2026
0
Protes Aturan Laporan PT ke SABH, Ketua GPP Jatim KH Muhammad Zakki Desak Menkum Lindungi Data Bisnis

Surabaya,Spotnews.id- Implementasi kewajiban penyampaian laporan tahunan Perseroan Terbatas (PT) melalui notaris ke Sistem Administrasi Badan Hukum (SABH) menuai kritik tajam dari berbagai elemen di Jawa Timur. Aturan baru...

Read moreDetails
Next Post
UMKM Jatim Capai 4,58 Juta Unit, Pemerintah Dorong Usaha Mikro Naik Kelas

UMKM Jatim Capai 4,58 Juta Unit, Pemerintah Dorong Usaha Mikro Naik Kelas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Spot News

Redaksi

Jl. Kemayoran, Jakarta Pusat, Indonesia

RECENT POSTS

  • Pemprov Jateng Gelar Nobar Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Gratis untuk Masyarakat
  • Enam Wakil Dayung Indonesia Berebut Medali di Final A Asian Games 2026
  • UMKM Jatim Capai 4,58 Juta Unit, Pemerintah Dorong Usaha Mikro Naik Kelas

© 2022 Spotnews.id

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • TRENDING
  • BAZNAS JAWA TIMUR
    • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
    • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • EKONOMI DAN BISNIS
    • SYARIAH
    • ENTREPRENEURSHIP
    • EKONOMI KREATIF
    • KEUANGAN
    • INVESTASI
    • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
    • BUMN
    • PANGAN
  • SENI BUDAYA & PENDIDIKAN
    • NUSANTARA
    • TRADISI
    • GALERI
    • FILM
    • SASTRA
    • RELIGI
    • SAINS
    • TEKNOLOGI
    • SOSOK
  • SOSIAL DAN POLITIK
    • PRESPEKTIF
    • HUKUM
    • BIROKRASI
    • KEBANGSAAN
    • KOMUNIKASI
    • PESANTREN
    • PEMILU
    • INKOPPOL
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SPORT
  • E-KORAN SPOTNEWS

© 2022 Spotnews.id

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?