Sidoarjo,Spotnews.id- Harga sembilan bahan pokok (sembako) di wilayah Jawa Timur (Jatim) terus menunjukkan tren fluktuatif dari hari ke hari. Berdasarkan data terbaru dari Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jawa Timur per Jumat, 3 Juli 2026, sejumlah komoditas utama seperti beras premium, minyak goreng kemasan premium, cabai rawit merah, hingga gas elpiji mengalami kenaikan harga.
Sebaliknya, kabar baik bagi konsumen, harga daging ayam ras, daging ayam kampung, telur ayam kampung, serta cabai keriting dan cabai besar justru terpantau mengalami penurunan.
Memantau pergerakan harga sembako setiap hari kini menjadi hal yang tak boleh diabaikan oleh masyarakat. Selain membantu dalam mengatur belanja harian, informasi ini sangat penting untuk menjaga kestabilan pengeluaran rumah tangga agar tidak membengkak di tengah situasi pasar yang tidak menentu.
Daftar Harga Sembako Rata-Rata di Jawa Timur (3 Juli 2026)
Secara definisi, sembako merupakan kebutuhan dasar yang sangat dibutuhkan masyarakat untuk memenuhi gizi dan keperluan rumah tangga sehari-hari. Berikut adalah daftar harga rata-rata komoditas sembako dan kebutuhan dapur di Jawa Timur:
1. Beras, Gula, & Minyak Goreng
-
Beras Premium: Rp 15.057 / kg (Naik Rp 160 atau 1,07%)
-
Beras Medium: Rp 12.888 / kg
-
Gula Kristal Putih: Rp 17.245 / kg
-
Minyak Goreng Curah: Rp 20.642 / kg
-
Minyak Goreng Kemasan Premium: Rp 21.571 / liter (Naik Rp 20 atau 0,09%)
-
Minyak Goreng Kemasan Sederhana: Rp 18.789 / liter
-
Minyak Goreng Minyakita: Rp 16.151 / liter
2. Daging & Telur
-
Daging Sapi Paha Belakang: Rp 123.638 / kg
-
Daging Ayam Ras: Rp 30.437 / kg (Turun Rp 1.263 atau 4,09%)
-
Daging Ayam Kampung: Rp 69.945 / kg (Turun Rp 3.177 atau 4,53%)
-
Telur Ayam Ras: Rp 23.638 / kg
-
Telur Ayam Kampung: Rp 46.084 / kg (Turun Rp 1.269 atau 2,75%)
3. Bumbu Dapur & Cabai
-
Cabai Rawit Merah: Rp 41.085 / kg (Naik Rp 1.168 atau 2,91%)
-
Cabai Merah Keriting: Rp 32.490 / kg (Turun)
-
Cabai Merah Besar: Rp 32.375 / kg (Turun)
-
Bawang Merah: Rp 36.833 / kg
-
Bawang Putih: Rp 35.447 / kg
4. Susu, Garam, & Gas
-
Gas Elpiji: Rp 20.125 (Naik Rp 248 atau 1,25%)
-
Garam Halus: Rp 9.054 / kg
-
Garam Bata: Rp 1.995 / biji
-
Susu Kental Manis (Bendera): Rp 12.814 (370 gr/kl)
-
Susu Kental Manis (Indomilk): Rp 12.776 (370 gr/kl)
-
Susu Bubuk (Bendera): Rp 42.422 (400 gr/dos)
-
Susu Bubuk (Indomilk): Rp 41.196 (400 gr/dos)
Mengapa Harga Sembako Sering Berubah?
Perubahan harga yang terjadi di pasar tidak lepas dari berbagai faktor teknis maupun non-teknis. Secara umum, berikut adalah pemicu utama naik-turunnya harga sembako:
-
Hukum Permintaan dan Penawaran: Jika permintaan masyarakat meningkat namun pasokan menipis, harga otomatis naik. Sebaliknya, jika stok melimpah tapi pembeli sepi, harga akan turun.
-
Faktor Cuaca dan Musim: Cuaca ekstrem atau bencana alam seringkali merusak hasil pertanian, sehingga pasokan ke pasar terganggu.
-
Kebijakan Pemerintah: Aturan mengenai kuota impor, pemberian subsidi, pajak, hingga regulasi distribusi sangat menentukan harga di tingkat pedagang.
-
Biaya Produksi dan Logistik: Kenaikan harga pakan, pupuk, bahan bakar (BBM), hingga masalah kemacetan jalur distribusi dapat memicu pembengkakan biaya yang dibebankan pada harga jual barang.
-
Inflasi dan Nilai Tukar Rupiah: Kondisi ekonomi yang tidak stabil serta pelemahan nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing akan membuat komoditas yang berbahan baku impor menjadi lebih mahal.
(Laporan:Detikjatim//Spotnews.id-Ryn)








