Spot News
  • Home
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • TRENDING
  • BAZNAS JAWA TIMUR
    • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
    • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • EKONOMI DAN BISNIS
    • SYARIAH
    • ENTREPRENEURSHIP
    • EKONOMI KREATIF
    • KEUANGAN
    • INVESTASI
    • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
    • BUMN
    • PANGAN
  • SENI BUDAYA & PENDIDIKAN
    • NUSANTARA
    • TRADISI
    • GALERI
    • FILM
    • SASTRA
    • RELIGI
    • SAINS
    • TEKNOLOGI
    • SOSOK
  • SOSIAL DAN POLITIK
    • PRESPEKTIF
    • HUKUM
    • BIROKRASI
    • KEBANGSAAN
    • KOMUNIKASI
    • PESANTREN
    • PEMILU
    • INKOPPOL
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SPORT
  • E-KORAN SPOTNEWS
No Result
View All Result
Spot News
  • Home
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • TRENDING
  • BAZNAS JAWA TIMUR
    • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
    • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • EKONOMI DAN BISNIS
    • SYARIAH
    • ENTREPRENEURSHIP
    • EKONOMI KREATIF
    • KEUANGAN
    • INVESTASI
    • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
    • BUMN
    • PANGAN
  • SENI BUDAYA & PENDIDIKAN
    • NUSANTARA
    • TRADISI
    • GALERI
    • FILM
    • SASTRA
    • RELIGI
    • SAINS
    • TEKNOLOGI
    • SOSOK
  • SOSIAL DAN POLITIK
    • PRESPEKTIF
    • HUKUM
    • BIROKRASI
    • KEBANGSAAN
    • KOMUNIKASI
    • PESANTREN
    • PEMILU
    • INKOPPOL
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SPORT
  • E-KORAN SPOTNEWS
No Result
View All Result
Spot News
No Result
View All Result
Home EKONOMI DAN BISNIS

Tekan Angka Pengangguran Vokasi, Kadin Jatim dan Swisscontact Cetak Fasilitator JOA untuk Selaraskan Kurikulum Industri

spotnews by spotnews
Juli 4, 2026
in EKONOMI DAN BISNIS
0
Tekan Angka Pengangguran Vokasi, Kadin Jatim dan Swisscontact Cetak Fasilitator JOA untuk Selaraskan Kurikulum Industri

Surabaya,Spotnews.id- Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur bersama Swiss Foundation for Technical Cooperation (Swisscontact) dan Kadin Institute resmi menyiapkan fasilitator Job and Occupational Analysis (JOA). Langkah ini dilakukan melalui pelatihan Industry-based Curriculum (IBC) yang digelar di Surabaya pada 29 Juni hingga 3 Jumat, 3 Juli 2026.

You might also like

Harga Sembako di Jawa Timur Fluktuatif: Beras Premium dan Cabai Rawit Naik, Daging Ayam Turun

BAZNAS Kabupaten Kediri Terima Penyaluran Zakat Pegawai dari Perum Bulog Kantor Cabang Kediri

Protes Aturan Laporan PT ke SABH, Ketua GPP Jatim KH Muhammad Zakki Desak Menkum Lindungi Data Bisnis

Pelatihan ini menjadi tahapan awal pembentukan fasilitator yang mampu melakukan analisis mendalam terhadap suatu okupasi atau jabatan. Analisis tersebut meliputi tugas dan tanggung jawab pekerjaan, kompetensi yang dibutuhkan, tren pekerjaan di masa depan (future trend), persyaratan dasar (basic requirement), hingga informasi relevan lainnya terkait kompetensi pekerja.

Upaya strategis ini diharapkan mampu menjembatani kesenjangan kompetensi (skill mismatch) yang selama ini terjadi antara lulusan institusi pendidikan dengan kebutuhan nyata di dunia kerja.

Balik Pola Penyusunan Kurikulum demi Tekan Skill Mismatch

Senior Program Officer VET Development Swisscontact, Ilham Hasbiullah, menjelaskan bahwa selama ini penyusunan kurikulum umumnya dimulai dari institusi pendidikan baru kemudian diverifikasi oleh industri. Pola konvensional inilah yang dinilai memicu tingginya angka pengangguran lulusan pendidikan vokasi, khususnya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

“Kalau kita ingin mengurangi skill mismatch, maka prosesnya harus dibalik. Analisis pekerjaan dilakukan terlebih dahulu di industri, baru hasilnya diterjemahkan menjadi kurikulum. Jadi kurikulum benar-benar lahir dari kebutuhan industri, bukan sebaliknya,” tegas Ilham.

Hasil dari analisis JOA ini nantinya akan menjadi rujukan utama dalam menyusun kurikulum di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SMK, perguruan tinggi, hingga lembaga pelatihan kerja. Selain itu, dokumen JOA juga berfungsi menentukan pembagian materi pembelajaran. Kompetensi yang cukup dipelajari di sekolah akan dipisahkan dengan kompetensi yang harus diperoleh melalui praktik langsung di industri, sehingga memperkuat sistem pembelajaran ganda (dual system).

Metode Pelatihan dan Pengalaman Lapangan

Pelatihan angkatan pertama ini diikuti oleh 10 calon fasilitator yang berasal dari unsur industri, perguruan tinggi, dan pemerintah. Selama lima hari, para peserta mendapatkan materi komprehensif yang meliputi:

  • Pembekalan teori metode JOA.

  • Teknik menggali informasi dari narasumber industri.

  • Penyusunan hasil analisis dokumen okupasi.

  • Praktik simulasi sebagai fasilitator maupun panelis industri.

Hingga saat ini, Swisscontact bersama Kementerian Perindustrian dan sejumlah mitra telah menyelesaikan sekitar 80 analisis JOA di berbagai sektor. Namun, kolaborasi bersama Kadin Jatim ini menjadi yang pertama kalinya digelar di lingkungan Kadin sekaligus memperluas penerapan metode JOA di luar institusi pendidikan formal.

Setelah merampungkan pelatihan dasar, peserta akan langsung diterjunkan ke tahap lanjutan untuk melakukan analisis JOA secara riil bersama praktisi industri guna menguji kompetensi lapangan mereka.

Jalan Tengah Cepatnya Perkembangan Teknologi

Ketua Umum Kadin Jawa Timur, Adik Dwi Putranto, menyambut baik program ini. Ia memaparkan bahwa kebutuhan industri—terutama di sektor teknologi informasi—berkembang sangat cepat, sementara proses birokrasi perubahan kurikulum pendidikan membutuhkan waktu yang panjang.

“Pendampingan melalui fasilitator JOA menjadi jalan tengah agar kurikulum tetap relevan dengan perkembangan industri,” ujar Adik.

Melalui Kadin Institute, Kadin Jatim akan mendampingi pelaku industri, guru, dan dosen agar memiliki frekuensi serta pemahaman yang sama dalam menyusun kurikulum berbasis kebutuhan pasar (demand driven). Efek positifnya, proses magang siswa atau mahasiswa akan berjalan jauh lebih efektif karena materi di kelas sudah selaras dengan kebutuhan operasional perusahaan.

Target Jangkau 100 Industri di Jawa Timur

Kadin Jatim memasang target optimis untuk keberlanjutan program ini. Setiap fasilitator yang lulus ditargetkan mampu mendampingi sedikitnya 10 perusahaan beserta mitra pendidikannya.

Dengan 10 fasilitator pada angkatan pertama ini, Kadin Jatim memproyeksikan program harmonisasi kurikulum ini dapat menjangkau sekitar 100 industri pada tahap awal.

“Kami juga akan membekali Kadin kabupaten dan kota agar memiliki kemampuan yang sama. Harapannya, semakin banyak industri yang dapat didampingi sehingga semakin banyak pula sekolah dan perguruan tinggi yang memiliki kurikulum sesuai kebutuhan dunia kerja,” pungkas Adik.

(Laporan:Spotnews.id-RYn)

spotnews

spotnews

Recommended For You

Harga Sembako di Jawa Timur Fluktuatif: Beras Premium dan Cabai Rawit Naik, Daging Ayam Turun

by spotnews
Juli 4, 2026
0
Harga Sembako di Jawa Timur Fluktuatif: Beras Premium dan Cabai Rawit Naik, Daging Ayam Turun

Sidoarjo,Spotnews.id- Harga sembilan bahan pokok (sembako) di wilayah Jawa Timur (Jatim) terus menunjukkan tren fluktuatif dari hari ke hari. Berdasarkan data terbaru dari Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan...

Read moreDetails

BAZNAS Kabupaten Kediri Terima Penyaluran Zakat Pegawai dari Perum Bulog Kantor Cabang Kediri

by spotnews
Juli 2, 2026
0
BAZNAS Kabupaten Kediri Terima Penyaluran Zakat Pegawai dari Perum Bulog Kantor Cabang Kediri

Kediri, Spotnews.id - BAZNAS Kabupaten Kediri menerima penyaluran zakat pegawai dari Perum Bulog Kantor Cabang Kediri sebagai wujud kepedulian dan komitmen dalam menunaikan kewajiban zakat serta mendukung program pemberdayaan masyarakat...

Read moreDetails

Protes Aturan Laporan PT ke SABH, Ketua GPP Jatim KH Muhammad Zakki Desak Menkum Lindungi Data Bisnis

by spotnews
Juni 11, 2026
0
Protes Aturan Laporan PT ke SABH, Ketua GPP Jatim KH Muhammad Zakki Desak Menkum Lindungi Data Bisnis

Surabaya,Spotnews.id- Implementasi kewajiban penyampaian laporan tahunan Perseroan Terbatas (PT) melalui notaris ke Sistem Administrasi Badan Hukum (SABH) menuai kritik tajam dari berbagai elemen di Jawa Timur. Aturan baru...

Read moreDetails

Tiga Tahun Jalan di Tempat, GPP Jatim Desak Badan Pangan Nasional Naikkan Harga Dasar Gula Produsen

by spotnews
Juni 10, 2026
0
Tiga Tahun Jalan di Tempat, GPP Jatim Desak Badan Pangan Nasional Naikkan Harga Dasar Gula Produsen

Surabaya,Spotnews.id- Gabungan Perusahaan Perkebunan (GPP) Jawa Timur secara resmi melayangkan surat permohonan kepada Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Republik Indonesia terkait peninjauan ulang harga acuan gula. GPP Jatim...

Read moreDetails

PT Bamboe Indonesia Hadirkan Semangat Kebersamaan di Idul Adha Lewat “Ngaji Qurban & Incip incip Bumbu Bamboe” Bersama Ponpes Mukmin Mandiri

by spotnews
Mei 29, 2026
0
PT Bamboe Indonesia Hadirkan Semangat Kebersamaan di Idul Adha Lewat “Ngaji Qurban & Incip incip Bumbu Bamboe” Bersama Ponpes Mukmin Mandiri

Sidoarjo, Spotnews.id - Dalam momentum Hari Raya Idul Adha 1447 H, PT Bamboe Indonesia bersama Pondok Pesantren Mukmin Mandiri menggelar kegiatan bertajuk “Ngaji Qurban: Ikhtiar Mengubah Takdir” pada...

Read moreDetails

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Browse by Category

Spot News

Redaksi

Jl. Kemayoran, Jakarta Pusat, Indonesia

RECENT POSTS

  • Tekan Angka Pengangguran Vokasi, Kadin Jatim dan Swisscontact Cetak Fasilitator JOA untuk Selaraskan Kurikulum Industri
  • Harga Sembako di Jawa Timur Fluktuatif: Beras Premium dan Cabai Rawit Naik, Daging Ayam Turun
  • Top Payment Options at the Best Online Casino in 2023

© 2022 Spotnews.id

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • TRENDING
  • BAZNAS JAWA TIMUR
    • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
    • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • EKONOMI DAN BISNIS
    • SYARIAH
    • ENTREPRENEURSHIP
    • EKONOMI KREATIF
    • KEUANGAN
    • INVESTASI
    • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
    • BUMN
    • PANGAN
  • SENI BUDAYA & PENDIDIKAN
    • NUSANTARA
    • TRADISI
    • GALERI
    • FILM
    • SASTRA
    • RELIGI
    • SAINS
    • TEKNOLOGI
    • SOSOK
  • SOSIAL DAN POLITIK
    • PRESPEKTIF
    • HUKUM
    • BIROKRASI
    • KEBANGSAAN
    • KOMUNIKASI
    • PESANTREN
    • PEMILU
    • INKOPPOL
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SPORT
  • E-KORAN SPOTNEWS

© 2022 Spotnews.id

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?