Spot News
  • Home
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • TRENDING
  • BAZNAS JAWA TIMUR
    • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
    • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • EKONOMI DAN BISNIS
    • SYARIAH
    • ENTREPRENEURSHIP
    • EKONOMI KREATIF
    • KEUANGAN
    • INVESTASI
    • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
    • BUMN
    • PANGAN
  • SENI BUDAYA & PENDIDIKAN
    • NUSANTARA
    • TRADISI
    • GALERI
    • FILM
    • SASTRA
    • RELIGI
    • SAINS
    • TEKNOLOGI
    • SOSOK
  • SOSIAL DAN POLITIK
    • PRESPEKTIF
    • HUKUM
    • BIROKRASI
    • KEBANGSAAN
    • KOMUNIKASI
    • PESANTREN
    • PEMILU
    • INKOPPOL
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SPORT
  • E-KORAN SPOTNEWS
No Result
View All Result
Spot News
  • Home
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • TRENDING
  • BAZNAS JAWA TIMUR
    • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
    • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • EKONOMI DAN BISNIS
    • SYARIAH
    • ENTREPRENEURSHIP
    • EKONOMI KREATIF
    • KEUANGAN
    • INVESTASI
    • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
    • BUMN
    • PANGAN
  • SENI BUDAYA & PENDIDIKAN
    • NUSANTARA
    • TRADISI
    • GALERI
    • FILM
    • SASTRA
    • RELIGI
    • SAINS
    • TEKNOLOGI
    • SOSOK
  • SOSIAL DAN POLITIK
    • PRESPEKTIF
    • HUKUM
    • BIROKRASI
    • KEBANGSAAN
    • KOMUNIKASI
    • PESANTREN
    • PEMILU
    • INKOPPOL
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SPORT
  • E-KORAN SPOTNEWS
No Result
View All Result
Spot News
No Result
View All Result
Home PENDIDIKAN

Riyan Ashari, Santri Pesantren Agrobisnis dan Agroindustri Mukmin Mandiri Waru Sidoarjo Raih Gelar Sarjana Pendidikan dari Universitas Sunan Giri Surabaya

#Unsuri #Surabaya #Wisuda #2025

spotnews by spotnews
Agustus 31, 2026
in PENDIDIKAN, ponpes mukmin mandiri
0
Riyan Ashari, Santri Pesantren Agrobisnis dan Agroindustri Mukmin Mandiri Waru Sidoarjo Raih Gelar Sarjana Pendidikan dari Universitas Sunan Giri Surabaya

Surabaya,Spotnews.id- Prestasi membanggakan kembali diraih salah satu santri Pesantren Agrobisnis dan Agroindustri Mukmin Mandiri Waru, Sidoarjo. Riyan Ashari berhasil menyelesaikan pendidikan tinggi dan resmi meraih gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd.) dari Universitas Sunan Giri Surabaya dengan predikat kelulusan baik.

You might also like

Unesa Bekali Karang Taruna Sawahan Kelola Keuangan Usaha Berbasis Digital

Penuh Semangat, Mahasiswa UNESA Optimalkan Media Sosial Pesantren Mukmin Mandiri

Gus Heri Raih Gelar Doktor UNAIR, Tegaskan Ilmu Harus Memberi Kemanfaatan bagi Masyarakat

Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa santri Pesantren Mukmin Mandiri tidak hanya mampu mengembangkan kompetensi di bidang agrobisnis dan agroindustri, tetapi juga dapat berprestasi di dunia akademik sekaligus membangun kemandirian melalui dunia kewirausahaan.

Riyan Ashari lahir di Lamongan pada 28 Februari 2003 dan tumbuh dari keluarga sederhana di Dusun Kalibanjar, Desa Kedung Pengaron, Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan. Berasal dari lingkungan pedesaan dan keluarga sederhana tidak menyurutkan semangatnya untuk terus menempuh pendidikan dan mengembangkan potensi diri.

Perjalanan pendidikan dan kehidupannya kemudian membawanya ke Sidoarjo. Di tengah aktivitasnya sebagai santri dan mahasiswa, Riyan juga mulai menekuni dunia usaha. Ia merupakan Owner Kopi Tari, usaha yang bergerak di bidang kopi dan terus dikembangkan hingga kini telah memiliki dua toko di wilayah Sidoarjo.

Perjalanan tersebut menjadi bagian dari proses Riyan dalam membangun kemandirian. Ia tidak hanya berfokus menyelesaikan pendidikan akademik, tetapi juga berusaha menciptakan usaha yang dapat terus berkembang.

Menjalani tiga peran sekaligus sebagai santri, mahasiswa, dan pengusaha muda tentu bukan hal yang mudah. Riyan dituntut mampu membagi waktu antara kegiatan pesantren, perkuliahan, serta mengelola usaha Kopi Tari. Konsistensi dan kemauan untuk terus belajar menjadi bagian penting dalam perjalanan tersebut.

Capaian Riyan juga menjadi gambaran bahwa pendidikan pesantren dapat menjadi ruang bagi para santri untuk mengembangkan berbagai potensi, baik dalam bidang keagamaan, akademik, maupun kewirausahaan.

Pengasuh Pesantren Agrobisnis dan Agroindustri Mukmin Mandiri, Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas keberhasilan Riyan menyelesaikan pendidikan tinggi.

Menurutnya, keberhasilan tersebut mencerminkan semangat pendidikan pesantren yang mengintegrasikan ilmu agama, keterampilan, kewirausahaan, dan pengembangan karakter.

“Kami bangga atas kelulusan Riyan Ashari. Ini menjadi bukti bahwa santri Mukmin Mandiri mampu bersaing di dunia pendidikan tinggi tanpa meninggalkan identitas pesantren. Semoga ilmunya bermanfaat dan menjadi bagian dari pengabdian kepada masyarakat,” ujar Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si.

Sementara itu, Riyan Ashari menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada para pengasuh pesantren, dosen, keluarga, dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama perjalanan pendidikannya.

Bagi Riyan, keberhasilan meraih gelar sarjana bukanlah akhir dari perjalanan. Gelar S.Pd. yang kini disandangnya diharapkan dapat menjadi bekal untuk memberikan manfaat lebih luas, khususnya dalam dunia pendidikan dan masyarakat.

Di sisi lain, ia juga berkomitmen untuk terus mengembangkan Kopi Tari sebagai usaha yang telah dibangunnya. Dengan pengalaman sebagai santri, mahasiswa, dan pengusaha, Riyan berharap dapat terus menciptakan peluang serta mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

Kisah Riyan menjadi gambaran bahwa keterbatasan latar belakang bukanlah penghalang untuk meraih cita-cita. Berangkat dari keluarga sederhana di sebuah desa di Kecamatan Modo, Lamongan, ia mampu menempuh pendidikan tinggi sekaligus membangun usaha hingga memiliki dua toko di Sidoarjo.

Keberhasilan tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para santri Pesantren Agrobisnis dan Agroindustri Mukmin Mandiri maupun generasi muda lainnya agar tidak takut bermimpi, berani mengambil peluang, serta terus meningkatkan kemampuan.

Kini, Riyan Ashari, S.Pd., tidak hanya menyandang gelar sarjana. Ia juga membawa pengalaman sebagai santri dan pengusaha muda yang terus berproses. Dari keluarga sederhana di Desa Kedung Pengaron, Kecamatan Modo, Lamongan, Riyan membuktikan bahwa dengan pendidikan, kerja keras, konsistensi, dan keberanian untuk berusaha, langkah kecil dari desa dapat berkembang menjadi perjalanan menuju masa depan yang lebih besar.

(Laporan:Spotnews.id)

 

spotnews

spotnews

Next Post
BAZNAS Kota Mojokerto Luncurkan Program Z-FRESH: Dorong Kemandirian Ekonomi Umat Melalui Produksi AMDK

BAZNAS Kota Mojokerto Luncurkan Program Z-FRESH: Dorong Kemandirian Ekonomi Umat Melalui Produksi AMDK

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Redaksi

Jl. Kemayoran, Jakarta Pusat, Indonesia

Sumpah Gen Z, Tersadar Akan Jati Diri dan Eksistensi. Hingga Sumpah Pemuda Menginspirasi.

RECENT POSTS

  • Unesa Tantang UM di Final Futsal Campus League 2026 Regional Surabaya
  • Cuaca Panas Terik Landa Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik, Suhu Diprakirakan Capai 38 Derajat Celsius
  • Panpel Persebaya Siapkan Mengheningkan Cipta untuk Korban Kecelakaan Rombongan Suporter PSS Sleman
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.

© 2022 Spotnews.id

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • TRENDING
  • BAZNAS JAWA TIMUR
    • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
    • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • EKONOMI DAN BISNIS
    • SYARIAH
    • ENTREPRENEURSHIP
    • EKONOMI KREATIF
    • KEUANGAN
    • INVESTASI
    • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
    • BUMN
    • PANGAN
  • SENI BUDAYA & PENDIDIKAN
    • NUSANTARA
    • TRADISI
    • GALERI
    • FILM
    • SASTRA
    • RELIGI
    • SAINS
    • TEKNOLOGI
    • SOSOK
  • SOSIAL DAN POLITIK
    • PRESPEKTIF
    • HUKUM
    • BIROKRASI
    • KEBANGSAAN
    • KOMUNIKASI
    • PESANTREN
    • PEMILU
    • INKOPPOL
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SPORT
  • E-KORAN SPOTNEWS

© 2022 Spotnews.id