Mojokerto, Spotnews.id – Kabupaten Mojokerto kembali menunjukkan kiprahnya dalam pengelolaan zakat produktif di tingkat nasional. Pada tahun 2025, BAZNAS RI memberikan penghargaan kepada BAZNAS Kabupaten Mojokerto atas keberhasilan dua program unggulannya, yakni Balai Ternak dan Kampung Zakat atau Zakat Community Development (Z-CD), yang dinilai sebagai program berkinerja terbaik.
Penghargaan tersebut diserahkan secara langsung di Kantor BAZNAS RI pada Rabu, 4 Februari 2026. Penilaian dilakukan terhadap dua lokasi program, yaitu Kampung Akhlak (Z-CD) di Desa Rejosari, Kecamatan Jatirejo, yang telah berjalan sejak 2024, serta Balai Ternak “Gembala Sejahtera” di wilayah Trawas yang mulai dilaksanakan pada tahun 2025.
Pimpinan BAZNAS RI, CAJ (Purn.) Drs. KH. Nur Chamdani, menjelaskan bahwa apresiasi ini merupakan bentuk pengakuan terhadap program zakat produktif yang mampu memberikan dampak nyata dan terukur bagi peningkatan kesejahteraan mustahik.
Menurutnya, keberhasilan BAZNAS Kabupaten Mojokerto tidak lepas dari konsistensi pelaksanaan program, ketepatan sasaran penerima manfaat, serta orientasi kuat pada kemandirian ekonomi masyarakat. Program Balai Ternak dan Kampung Zakat dinilai mampu menjadi contoh konkret bagaimana zakat berperan sebagai instrumen perubahan sosial.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diterima. Ia menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif antara lembaga, pendamping program, masyarakat penerima manfaat, serta para muzaki yang terus menyalurkan zakat melalui BAZNAS.
Ia menyebutkan bahwa program Balai Ternak dan Kampung Akhlak tidak hanya berfokus pada bantuan ekonomi semata, tetapi juga pada proses pendampingan dan penguatan kapasitas masyarakat agar mampu mandiri secara berkelanjutan.
Zamroni juga menyoroti peran strategis Ketua BAZNAS RI yang membawahi wilayah Jawa Timur, CAJ (Purn.) Drs. KH. Nur Chamdani, dalam mendukung keberhasilan program. Dukungan kebijakan, arahan teknis, serta penguatan koordinasi lintas wilayah dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas dan kesinambungan pelaksanaan program sesuai standar nasional.
Ke depan, BAZNAS Kabupaten Mojokerto bertekad untuk terus mengembangkan program pemberdayaan zakat dengan memperluas kolaborasi bersama pemerintah daerah, pemangku kepentingan, dan masyarakat. Melalui penguatan Balai Ternak dan Kampung Zakat, diharapkan semakin banyak mustahik yang mampu bangkit secara ekonomi dan bertransformasi menjadi muzaki.
(Sumber: Baznasmojoketo // CC: Spotnews.id – iz)








