Surabaya, Spotnews.id – Mantan Wakil Ketua III BAZNAS Jawa Timur, Dr. Drs. KH. Muhammad Zakki, C.Med., S.H., M.Si., yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Fiskal dan Moneter KADIN Jawa Timur serta Ketua Umum PPEN (Perkumpulan Pengusaha Emas Nusantara), menyampaikan optimisme terhadap masa depan BAZNAS Jawa Timur di bawah kepemimpinan baru.
Zakki juga menyampaikan ucapan selamat kepada Mohammad Ghofirin, M.Pd., atas amanah yang diberikan sebagai Ketua BAZNAS Jawa Timur periode 2026–2031.
Menurut Zakki, kepemimpinan baru BAZNAS Jatim diharapkan mampu membawa lembaga tersebut semakin maju, profesional, inovatif, serta memperluas manfaat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat Jawa Timur.
“Selamat dan sukses kepada Bapak Mohammad Ghofirin, M.Pd., atas amanah sebagai Ketua BAZNAS Jawa Timur periode 2026–2031. Insyaallah dengan kepemimpinan yang baru, BAZNAS Jawa Timur akan semakin maju, semakin berkembang, dan semakin besar manfaatnya bagi masyarakat,” ujar Dr. Drs. KH. Muhammad Zakki, C.Med., S.H., M.Si.
Dorong Penguatan Program dan Sinergi
Sebagai mantan pimpinan BAZNAS Jatim, Zakki berharap kepengurusan baru dapat melanjutkan berbagai program yang telah berjalan sekaligus menghadirkan inovasi baru dalam pengelolaan zakat.
Menurutnya, potensi zakat di Jawa Timur sangat besar dan perlu dikelola secara profesional, transparan, amanah, serta tepat sasaran.
Zakki juga menekankan pentingnya memperkuat sinergi antara BAZNAS dengan pemerintah, dunia usaha, akademisi, lembaga zakat, organisasi masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat.
“BAZNAS harus terus hadir memberikan solusi dan manfaat nyata bagi masyarakat. Potensi zakat yang besar harus bisa dikonversi menjadi program pemberdayaan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama para mustahik,” jelasnya.
Dalam kapasitasnya sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Fiskal dan Moneter KADIN Jawa Timur, Zakki juga melihat peluang kolaborasi antara BAZNAS dan dunia usaha untuk memperkuat program pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi tersebut dapat diarahkan pada pengembangan usaha produktif, peningkatan kapasitas UMKM, serta berbagai program ekonomi yang mampu mendorong masyarakat penerima manfaat agar semakin mandiri.
Mohammad Ghofirin Emban Amanah Pimpin BAZNAS Jatim
Mohammad Ghofirin, M.Pd., resmi dipercaya memimpin BAZNAS Jawa Timur periode 2026–2031 setelah dilantik bersama empat pimpinan lainnya oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Minggu (9/8/2026) malam.
Ghofirin sebagai Ketua didampingi Imam Hambali sebagai Wakil Ketua I, Afif Amrullah sebagai Wakil Ketua II, Amirotul Mu’minah sebagai Wakil Ketua III, serta Prof. Moch Fyarif Hidayatullah sebagai Wakil Ketua IV.
Kelima pimpinan tersebut ditetapkan berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 188.100.3.3.1/511/013/2026 tertanggal 6 Agustus 2026.
Dalam menjalankan amanah tersebut, Ghofirin menegaskan bahwa BAZNAS tidak hanya berfokus pada penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah, tetapi juga memastikan dana yang terkumpul dapat didayagunakan secara optimal untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.
“Mendayagunakan dana yang masuk itu untuk sebesar-besarnya bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya golongan atau asnaf yang memang wajib untuk kita salurkan kepadanya,” kata Ghofirin.
Untuk memperkuat peran tersebut, BAZNAS Jatim periode baru telah menyiapkan Nawa Program Prioritas, yaitu BAZNAS Jatim Peduli, Jatim Cerdas, Jatim Sehat, Jatim Sejahtera, Jatim Lestari, Jatim Tanggung, Jatim Amanah, Jatim Sinergi, dan Jatim Inklusif.
Khofifah Dorong BAZNAS Perkuat Ekonomi Jawa Timur
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam sambutannya berharap BAZNAS Jatim dapat terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi untuk membantu pengentasan kemiskinan sekaligus mendukung penguatan ekonomi masyarakat.
Khofifah menyebut pertumbuhan ekonomi Jawa Timur pada semester I 2026 mencapai 5,84 persen, yang menurutnya menjadi pertumbuhan tertinggi di Pulau Jawa dan berada di atas pertumbuhan ekonomi nasional.
“Data BPS, ekonomi Jawa Timur kembali tumbuh jauh tertinggi se-Jawa dan di atas rata-rata nasional, pengangguran kita turun signifikan dan kemiskinan turun signifikan. Karena apa, karena sinergi semuanya, kolaborasi semuanya,” ujar Khofifah.
Ia juga mengapresiasi kontribusi BAZNAS dan LAZNAS dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat yang dinilai turut mendukung upaya penurunan kemiskinan dan pengangguran di Jawa Timur.
Dengan kepemimpinan Mohammad Ghofirin, M.Pd. bersama jajaran pimpinan baru, serta dukungan dan sinergi berbagai pihak, BAZNAS Jatim diharapkan mampu semakin mengoptimalkan potensi zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Bagi Dr. Drs. KH. Muhammad Zakki, C.Med., S.H., M.Si., kepemimpinan baru tersebut menjadi harapan baru bagi BAZNAS Jatim untuk terus tumbuh dan memberikan manfaat yang semakin besar bagi masyarakat Jawa Timur.
“Semoga amanah, semakin maju, semakin profesional, dan terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Jawa Timur,” pungkas Zakki.
(laporan:Spotnews.id-ry)








