Surabaya, Spotnews.id – Mantan Wakil Ketua III Baznas Jawa Timur, Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., menyampaikan optimisme terhadap masa depan Baznas Jatim di bawah kepemimpinan baru. Ia juga menyampaikan selamat kepada Mohammad Ghofirin, M.Pd., atas amanah sebagai Ketua Baznas Jawa Timur periode 2026–2031.
Menurut Zakki, kepemimpinan Mohammad Ghofirin bersama jajaran pimpinan baru diharapkan mampu membawa Baznas Jatim semakin maju, berkembang, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Selamat dan sukses kepada Bapak Mohammad Ghofirin, M.Pd., atas amanah sebagai Ketua Baznas Jawa Timur periode 2026–2031. Insyaallah dengan kepemimpinan yang baru, Baznas Jawa Timur akan semakin maju, semakin berkembang, dan semakin besar manfaatnya bagi masyarakat,” ujar Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si.
Zakki berharap kepengurusan baru dapat melanjutkan berbagai program yang telah berjalan dengan baik sekaligus menghadirkan inovasi dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Menurutnya, sinergi dengan pemerintah, lembaga zakat, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat menjadi bagian penting untuk memperluas dampak program Baznas.
Mohammad Ghofirin Siap Mengemban Amanah
Sementara itu, Mohammad Ghofirin, M.Pd., resmi dipercaya memimpin Baznas Jawa Timur untuk periode 2026–2031 setelah dilantik bersama empat pimpinan lainnya oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Minggu (9/8/2026) malam.
Selain Ghofirin sebagai Ketua, pimpinan Baznas Jatim periode tersebut terdiri dari Imam Hambali sebagai Wakil Ketua I, Afif Amrullah sebagai Wakil Ketua II, Amirotul Mu’minah sebagai Wakil Ketua III, serta Prof. Moch Fyarif Hidayatullah sebagai Wakil Ketua IV.
Kelima pimpinan tersebut ditetapkan berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 188.100.3.3.1/511/013/2026 tertanggal 6 Agustus 2026.
Dalam menjalankan amanah tersebut, Ghofirin menegaskan bahwa Baznas tidak hanya berfokus pada penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah, tetapi juga memastikan dana yang terkumpul dapat didayagunakan secara optimal untuk kesejahteraan masyarakat.
“Mendayagunakan dana yang masuk itu untuk sebesar-besarnya bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya golongan atau asnaf yang memang wajib untuk kita salurkan kepadanya,” kata Ghofirin.
Untuk memperkuat peran tersebut, Baznas Jatim periode baru telah menyiapkan Nawa Program Prioritas, yaitu Baznas Jatim Peduli, Jatim Cerdas, Jatim Sehat, Jatim Sejahtera, Jatim Lestari, Jatim Tanggung, Jatim Amanah, Jatim Sinergi, dan Jatim Inklusif.
Khofifah Dorong Baznas Perkuat Ekonomi Jawa Timur
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam sambutannya berharap Baznas Jatim dapat terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi untuk membantu pengentasan kemiskinan sekaligus mendukung penguatan ekonomi masyarakat.
Khofifah menyebut pertumbuhan ekonomi Jawa Timur pada semester I 2026 mencapai 5,84 persen, yang menurutnya menjadi pertumbuhan tertinggi di Pulau Jawa dan berada di atas pertumbuhan ekonomi nasional.
“Data BPS, ekonomi Jawa Timur kembali tumbuh jauh tertinggi se-Jawa dan di atas rata-rata nasional, pengangguran kita turun signifikan dan kemiskinan turun signifikan. Karena apa, karena sinergi semuanya, kolaborasi semuanya,” ujar Khofifah.
Ia juga mengapresiasi kontribusi Baznas dan Laznas dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat yang dinilai turut mendukung upaya penurunan kemiskinan dan pengangguran di Jawa Timur.
Dengan kepemimpinan Mohammad Ghofirin, M.Pd. bersama jajaran pimpinan baru, serta dukungan dan sinergi berbagai pihak, Baznas Jatim diharapkan mampu semakin mengoptimalkan potensi zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Bagi Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., kepemimpinan baru tersebut menjadi harapan baru bagi Baznas Jatim untuk terus tumbuh dan memberikan manfaat yang semakin besar.
“Semoga amanah, semakin maju, dan terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Jawa Timur,” pungkas Zakki.
(laporan:Spotnews.id-ry)







