Spot News
  • Home
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • TRENDING
  • BAZNAS JAWA TIMUR
    • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
    • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • EKONOMI DAN BISNIS
    • SYARIAH
    • ENTREPRENEURSHIP
    • EKONOMI KREATIF
    • KEUANGAN
    • INVESTASI
    • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
    • BUMN
    • PANGAN
  • SENI BUDAYA & PENDIDIKAN
    • NUSANTARA
    • TRADISI
    • GALERI
    • FILM
    • SASTRA
    • RELIGI
    • SAINS
    • TEKNOLOGI
    • SOSOK
  • SOSIAL DAN POLITIK
    • PRESPEKTIF
    • HUKUM
    • BIROKRASI
    • KEBANGSAAN
    • KOMUNIKASI
    • PESANTREN
    • PEMILU
    • INKOPPOL
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SPORT
  • E-KORAN SPOTNEWS
No Result
View All Result
Spot News
  • Home
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • TRENDING
  • BAZNAS JAWA TIMUR
    • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
    • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • EKONOMI DAN BISNIS
    • SYARIAH
    • ENTREPRENEURSHIP
    • EKONOMI KREATIF
    • KEUANGAN
    • INVESTASI
    • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
    • BUMN
    • PANGAN
  • SENI BUDAYA & PENDIDIKAN
    • NUSANTARA
    • TRADISI
    • GALERI
    • FILM
    • SASTRA
    • RELIGI
    • SAINS
    • TEKNOLOGI
    • SOSOK
  • SOSIAL DAN POLITIK
    • PRESPEKTIF
    • HUKUM
    • BIROKRASI
    • KEBANGSAAN
    • KOMUNIKASI
    • PESANTREN
    • PEMILU
    • INKOPPOL
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SPORT
  • E-KORAN SPOTNEWS
No Result
View All Result
Spot News
No Result
View All Result
Home BAZNAS JAWA TIMUR

Baznas Kabupaten Malang Himpun Rp8,2 Miliar, Bantu 420 Rumah Tak Layak Huni

#baznas #baznasmalang #baznasjatim #bantuan rumah #2024

spotnews by spotnews
Oktober 29, 2024
in BAZNAS JAWA TIMUR, Baznas Malang, BERITA, NASIONAL, pembangunan, TRENDING
0
6747

Spotnews.id- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Malang telah menghimpun dana yang zakat, infaq dan shodaqoh (ZIS) sebesar lebih dari Rp8,2 miliar, terhitung sejak Januari sampai September 2024 ini.

You might also like

Pemkot Surabaya Bakal Sulap TPS Taman Ketampon Jadi Ruang Terbuka Hijau

Suhu Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik Diprediksi Tembus 36 Derajat Celsius, BMKG Imbau Warga Waspada

Pakar Digital Forensik Untag Surabaya Ingatkan Bahaya Spyware, Privasi Pengguna Ponsel Terancam

“Terhitung selama Januari sampai September 2024 ini, sudah tersalurkan sejumlah Rp7.066.854.000 zakat dan infaq melalui Baznas. Sementara, dana yang terhimpun totalnya Rp 8? 258.864.085,” kata Ketua Baznas Kabupaten  Malang, KH. Khoirul Hafidz Fanani, Selasa (15/10/2024).

Dana ZIS yang terhimpun maupun yang sudah terdistribusi tersebut, menurutnya, sudah terlaporkan tiap bulan dalam data portal resmi SiMBA (Sistem Manajemen Informasi BAZNAS).

“Laporannya rutin tiap bulan, baik penghimpunan maupun penyaluran dilaporkan, berikut nama dan alamat muzakki (pemberi) maupun mustahiq (penerima yang berhak). Semua penerima dipastikan adalah dhuafa,” terangnya.

Gus Hafidz merinci, dana ZIS yang sudah tersalurkan dalam berbagai program. Paling banyak, berupa bantuan bedah rumah tak layak huni warga miskin. Hingga saat ini, menurutnya sudah diserahkan bantuan untuk 318 unit rumah dhuafa.

“Yang untuk bedah rumah sudah 318 unit. Nilai bantuan tiap unit rumah sebesar Rp15 juta. Target penyaluran bantuan bedah rumah dalam tahun ini totalnya 420 unit,” terangnya.

bedah-rumah-2.jpg

Penerima bantuan bedah rumah ini, menurutnya banyak keluarga dhuafa yang berada di wilayah pinggiran Kabupaten Malang. Seperti halnya, warga di wilayah Kecamatan Pujon dan Ngantang.

Sasaran program bedah rumah ini, lanjutnya, sudah dituangkan dalam usulan RKAT (Rencana Kerja Anggaran Tahunan), yang sudah disetujui BAZNAS RI, di tahun sebelumnya.

Selain bantuan bedah rumah, BAZNAS Kabupaten Malang juga telah menyalurkan 109 unit bantuan usaha rombong bakso, dengan nilai bantuan beragam.

Selain itu, juga disalurkan untuk beasiswa bagi 117 mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Mahasiswa penerima bantuan ini tersebar di empat perguruan tinggi di Kabupaten Malang. Yakni, UNIRA Malang, Universitas AlQolam Malang, STIE Al Rifaie dan STAI Ibu Sina Kepanjen.

Pentasharufan atau penyaluran bantuan BAZNAS lainnya, kata Gus Hafidz, juga untuk membantu masalah kesehatan para dhuafa yang membutuhkan pengobatan darurat.

“Bahkan, beberapa penerima manfaat yang kebetulan peserta BPJS Kesehatan, namun kebetulan menunggak, ya kita bantu membayarkan premi dan dendanya. Agar penanganan dan pengobatannya berjalan,” bebernya.

KH. Hafidz menyebut, pihaknya merencanakan penghimpunan ZIS pada 2024 ini totalnya kurang lebih Rp 10,7 miliar. Sisa waktu tiga bulan mendatang, diharapkan dana yang terhimpun bisa lebih banyak lagi.

(Laporan:Baznasmalang//Spotnews.id-ryn)

spotnews

spotnews

Next Post
Program Baznas Kabupaten Mojokerto Terhadap Penguatan Ibadah Kepada Para Mualaf Di Kab. Mojokerto

Program Baznas Kabupaten Mojokerto Terhadap Penguatan Ibadah Kepada Para Mualaf Di Kab. Mojokerto

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Redaksi

Jl. Kemayoran, Jakarta Pusat, Indonesia

Sumpah Gen Z, Tersadar Akan Jati Diri dan Eksistensi. Hingga Sumpah Pemuda Menginspirasi.

RECENT POSTS

  • Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar pasar murah dengan mendekatkan akses masyarakat terhadap kebutuhan pangan untuk meringankan belanja masyarakat yang di halaman Balai Desa Jatiadi, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur ini menyediakan berbagai bahan pokok dengan harga terjangkau untuk membantu meringankan pengeluaran rumah tangga. Berbagai komoditas kebutuhan sehari-hari tersedia dalam Pasar Murah, mulai dari beras, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, bawang merah, bawang putih, cabai, telur ayam, hingga daging ayam. Kehadiran pasar murah di tingkat desa diharapkan memudahkan warga memperoleh bahan pangan tanpa harus mengeluarkan biaya lebih besar. Gubernur Khofifah dalam keterangan tertulisnya, Kamis, mengatakan, peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan pembangunan daerah, tetapi juga menghadirkan kegiatan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. “Pasar Murah itu menjadi salah satu ikhtiar kami untuk membantu warga mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” katanya. Dalam Pasar Murah kali ini, beras medium program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dijual Rp55 ribu per kemasan lima kilogram, sedangkan beras premium Rp70 ribu per kemasan lima kilogram. Komoditas lainnya meliputi gula pasir Rp14 ribu per kilogram, tepung terigu Rp10 ribu per kilogram, serta minyak goreng MinyaKita Rp13 ribu per liter. Bawang merah dan bawang putih masing-masing dijual Rp6 ribu per kemasan 250 gram, sementara cabai tersedia dengan harga Rp5 ribu per paket. Untuk memenuhi kebutuhan protein keluarga, Pasar Murah juga menyediakan telur ayam ras seharga Rp20 ribu per pak. Daging ayam dijual dalam dua pilihan kemasan, yakni Rp32 ribu untuk kemasan besar dan Rp16 ribu untuk kemasan kecil. Khofifah menilai, keterjangkauan harga pangan memiliki peran penting dalam membantu keluarga mengatur pengeluaran sehari-hari. Ketika belanja kebutuhan pokok dapat ditekan, masyarakat memiliki ruang lebih besar untuk memenuhi kebutuhan lainnya, termasuk pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan keluarga. “Kami ingin masyarakat bisa memperoleh kebutuhan pangan dengan lebih mudah dan terjangkau. Ketika pengeluaran untuk kebutuhan pokok dapat dihemat, keluarga memiliki ruang untuk memenuhi kebutuhan penting lainnya,” tuturnya. Ia menjelaskan, Pasar Murah merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menjaga stabilitas harga sekaligus melindungi daya beli masyarakat. Melalui kegiatan yang digelar lebih dekat dengan permukiman warga, akses terhadap bahan pokok diharapkan semakin mudah, terutama bagi keluarga yang harus cermat mengatur pengeluaran rumah tangga. Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Jatiadi dan wilayah sekitarnya. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat kepedulian dan gotong royong dalam menjaga ketahanan pangan serta membantu masyarakat menghadapi dinamika harga kebutuhan pokok. “Semoga Pasar Murah itu membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kami ingin semangat Hari Jadi Jawa Timur dirasakan melalui manfaat yang nyata bagi keluarga-keluarga di Jawa Timur,” katanya. Selain menyediakan bahan pangan dengan harga terjangkau, Khofifah juga mengundi da menyerahkan sejumlah hadiah atau doorprize kepada warga yang hadir. Kegiatan itu menambah semarak rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur bersama masyarakat. Sementara manfaat Pasar Murah dirasakan langsung oleh warga yang datang berbelanja. Anis (24), salah seorang pengunjung, mengaku terbantu dengan harga berbagai kebutuhan pokok yang ditawarkan. Menurutnya, pasar murah memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan bahan pangan dengan pengeluaran yang lebih ringan.
  • Pemkot Surabaya Bakal Sulap TPS Taman Ketampon Jadi Ruang Terbuka Hijau
  • Suhu Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik Diprediksi Tembus 36 Derajat Celsius, BMKG Imbau Warga Waspada
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.

© 2022 Spotnews.id

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • TRENDING
  • BAZNAS JAWA TIMUR
    • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
    • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • EKONOMI DAN BISNIS
    • SYARIAH
    • ENTREPRENEURSHIP
    • EKONOMI KREATIF
    • KEUANGAN
    • INVESTASI
    • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
    • BUMN
    • PANGAN
  • SENI BUDAYA & PENDIDIKAN
    • NUSANTARA
    • TRADISI
    • GALERI
    • FILM
    • SASTRA
    • RELIGI
    • SAINS
    • TEKNOLOGI
    • SOSOK
  • SOSIAL DAN POLITIK
    • PRESPEKTIF
    • HUKUM
    • BIROKRASI
    • KEBANGSAAN
    • KOMUNIKASI
    • PESANTREN
    • PEMILU
    • INKOPPOL
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SPORT
  • E-KORAN SPOTNEWS

© 2022 Spotnews.id