Spotnews.id, MOJOKERTO — Program Kampung Akhlak melalui Zakat Community Development (ZCD) terus menunjukkan dampak nyata dalam mendorong kemandirian masyarakat. Pemberdayaan yang dilakukan tidak hanya menyentuh aspek ekonomi melalui pengembangan usaha ternak, tetapi juga diarahkan pada penguatan kehidupan sosial dan keagamaan penerima manfaat.
Komitmen tersebut terlihat dalam kegiatan monitoring Program Kambing Bergulir yang dilaksanakan pada Senin (10/8/2026) di Desa Rejosari, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. Tim pendamping mengunjungi kediaman Bapak Suwito, salah satu penerima manfaat untuk melihat secara langsung perkembangan ternak sekaligus melakukan pendampingan keluarga.
Hasil monitoring menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Berawal dari satu ekor kambing indukan, ternak milik Bapak Suwito kini berkembang menjadi enam ekor kambing. Sebanyak dua ekor telah berhasil dijual, sementara satu kambing betina telah melahirkan satu cempe dan dua kambing lainnya saat ini dalam kondisi bunting.
Keberhasilan tersebut semakin bermakna karena indukan awal yang diterima Bapak Suwito juga telah berhasil digulirkan kepada penerima manfaat berikutnya. Pola ini menjadi bukti bahwa Program Kambing Bergulir mulai membangun manfaat berantai sehingga bantuan yang diberikan dapat terus berkembang dan menjangkau keluarga lainnya.
Pendampingan ZCD tidak berhenti pada perkembangan ternak. Tim juga berdialog bersama Bapak Suwito dan keluarga untuk mengetahui perkembangan kehidupan sosial serta aktivitas keagamaan mereka.
Dalam aspek spiritual, Bapak Suwito menunjukkan perkembangan positif. Ia kini semakin rutin melaksanakan salat berjamaah di masjid dan mengikuti kegiatan belajar mengaji bersama kelompok lansia. Proses belajar yang dilakukan secara bertahap telah membuahkan hasil, hingga saat ini ia mampu membaca Al-Qur’an.
Selain itu, Bapak Suwito juga aktif mengikuti pengajian rutin di lingkungan tempat tinggalnya. Semangat untuk meningkatkan kemampuan keagamaan juga ditunjukkan oleh sang istri yang masih tekun belajar membaca Al-Qur’an menggunakan buku Iqra’.
Perkembangan tersebut memperlihatkan bahwa pendekatan ZCD dalam Program Kampung Akhlak dirancang secara menyeluruh. Peningkatan ekonomi berjalan beriringan dengan pembentukan kemandirian, kepedulian sosial, serta penguatan nilai-nilai keagamaan dalam keluarga.
Ke depan, pendampingan akan terus dilakukan melalui monitoring pertumbuhan ternak, terutama terhadap dua kambing yang sedang bunting. Penerima manfaat juga terus didorong untuk memperhatikan kesehatan ternak, kualitas pakan, serta kebersihan kandang agar usaha yang dijalankan semakin produktif.
Pembinaan sosial dan keagamaan juga akan dipertahankan agar kebiasaan beribadah, mengikuti pengajian, serta belajar membaca Al-Qur’an dapat menjadi bagian dari kehidupan keluarga secara berkelanjutan.
Program Kampung Akhlak melalui ZCD pada akhirnya bukan sekadar menghadirkan bantuan, tetapi membangun proses perubahan. Ternak berkembang, ekonomi tumbuh, manfaat terus bergulir, dan kehidupan keagamaan keluarga semakin kuat.
(Sumber:Baznasmojokerto // Spotnews.id -us)








