Spotnews.id , BLITAR — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur bersama Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Blitar menggelar kegiatan Lebaran Anak Yatim, Selasa (18/8/2026). Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bentuk kepedulian terhadap anak yatim, tetapi juga menjadi momentum memperkuat gerakan zakat, infak, dan sedekah sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Wakil Ketua I BAZNAS Jatim, H. Imam Hambali, M.S.E.I., mengajak masyarakat untuk memahami zakat sebagai kewajiban yang memiliki peran penting dalam kehidupan sosial. Menurutnya, zakat merupakan salah satu rukun Islam yang tidak hanya berkaitan dengan ibadah, tetapi juga memiliki dampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ia menegaskan, kepedulian sosial tidak cukup hanya diwujudkan melalui sedekah. Masyarakat juga perlu memastikan kewajiban zakat telah ditunaikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Zakat, infak, dan sedekah ini menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian dan membuka jalan kebaikan bagi sesama,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Imam juga menyoroti pentingnya penguatan basis data penerima manfaat. Menurutnya, akurasi data menjadi salah satu kunci agar berbagai program BAZNAS dapat berjalan efektif dan bantuan benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.
“Program-program ini perlu akurasi data agar dapat memapping dengan tepat sasaran, berapa dan ke mana bantuan ini dapat disalurkan,” katanya.
BAZNAS Jatim, lanjutnya, juga akan terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam berbagai bidang kemanusiaan dan kemasyarakatan. Sinergi tersebut diwujudkan melalui sejumlah program, seperti Jatim Cerdas melalui program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS), Jatim Sejahtera, Jatim Tanggap, Jatim Sehat, dan Jatim Lestari.
Imam mengatakan, kepengurusan baru BAZNAS Jatim yang baru dilantik akan berupaya meneruskan kolaborasi tersebut dengan membawa semangat Nawa Pradana.
“Baru sepekan lalu kami dilantik, dan ini adalah kunjungan kami yang kedua setelah ke Nganjuk. Pimpinan kami saat ini membawa Nawa Pradana dengan maksud membersamai program Gubernur dalam hal kemanusiaan dan kemasyarakatan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Blitar, Dr. Indiyah Nur Hayati, M.Pd., menyampaikan perkembangan positif dalam pengumpulan zakat melalui BAZNAS Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Blitar.
Ia menyebut, penghimpunan zakat mengalami peningkatan hingga dua kali lipat dibandingkan pertemuan sebelumnya yang berlangsung di Gedung Kesenian. Peningkatan tersebut menunjukkan semakin tumbuhnya kesadaran kepala sekolah dan jajaran pendidikan terhadap pentingnya menunaikan zakat melalui lembaga resmi.
“Alhamdulillah, pengumpulan BAZNAS Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Blitar sudah meningkat dua kali lipat. Hampir seluruh kepala sekolah sudah sadar akan pentingnya zakat. Karena dari kita untuk kita. Buktinya, terlaksananya kegiatan pagi hari ini,” ungkap Indiyah.
Kegiatan Lebaran Anak Yatim tersebut turut dihadiri Ketua UPZ Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Blitar Abu Sani, S.Kom., M.Pd., Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar beserta jajaran, serta para kepala SMA, SMK, dan SLB Negeri se-Blitar Raya.
Selain santunan untuk anak yatim, kegiatan juga diisi dengan penyaluran berbagai bantuan pemberdayaan kepada masyarakat. Bantuan tersebut meliputi modal usaha, rombong, serta dukungan bagi pelaku UMKM.
Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya BAZNAS dalam mendorong penerima manfaat agar tidak hanya mendapatkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan saat ini, tetapi juga memiliki peluang meningkatkan kemandirian ekonomi.
Melalui kegiatan tersebut, BAZNAS Jatim bersama Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Blitar menunjukkan bahwa gerakan zakat dapat dikembangkan menjadi kekuatan sosial yang lebih luas. Tidak hanya membantu anak yatim dan kelompok rentan, tetapi juga membuka peluang pemberdayaan ekonomi serta memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.
(Sumber : Baznasjatim // Cc: Spotnews.id – us)








