Spot News
  • Home
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • TRENDING
  • BAZNAS JAWA TIMUR
    • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
    • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • EKONOMI DAN BISNIS
    • SYARIAH
    • ENTREPRENEURSHIP
    • EKONOMI KREATIF
    • KEUANGAN
    • INVESTASI
    • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
    • BUMN
    • PANGAN
  • SENI BUDAYA & PENDIDIKAN
    • NUSANTARA
    • TRADISI
    • GALERI
    • FILM
    • SASTRA
    • RELIGI
    • SAINS
    • TEKNOLOGI
    • SOSOK
  • SOSIAL DAN POLITIK
    • PRESPEKTIF
    • HUKUM
    • BIROKRASI
    • KEBANGSAAN
    • KOMUNIKASI
    • PESANTREN
    • PEMILU
    • INKOPPOL
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SPORT
  • E-KORAN SPOTNEWS
No Result
View All Result
Spot News
  • Home
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • TRENDING
  • BAZNAS JAWA TIMUR
    • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
    • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • EKONOMI DAN BISNIS
    • SYARIAH
    • ENTREPRENEURSHIP
    • EKONOMI KREATIF
    • KEUANGAN
    • INVESTASI
    • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
    • BUMN
    • PANGAN
  • SENI BUDAYA & PENDIDIKAN
    • NUSANTARA
    • TRADISI
    • GALERI
    • FILM
    • SASTRA
    • RELIGI
    • SAINS
    • TEKNOLOGI
    • SOSOK
  • SOSIAL DAN POLITIK
    • PRESPEKTIF
    • HUKUM
    • BIROKRASI
    • KEBANGSAAN
    • KOMUNIKASI
    • PESANTREN
    • PEMILU
    • INKOPPOL
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SPORT
  • E-KORAN SPOTNEWS
No Result
View All Result
Spot News
No Result
View All Result
Home BERITA

Depo Mandala Krida “Overload”: Ini Penyebabnya

#2024 #Lingkunganhidup

spotnews by spotnews
Februari 21, 2024
in BERITA, BUDAYA DAN SENI, NASIONAL, TRENDING
0
Depo Mandala Krida “Overload”: Ini Penyebabnya

Yogyakarta, Spotnews.id – Depo sampah Mandala Krida Kota Yogyakarta kelebihan muatan atau overload. Bahkan halaman yang biasanya digunakan untuk parkir truk tertutup tumpukan sampah. Pengawas Sektor Gunungkutur Kota Yogyakarta, Mayar mengatakan tumpukan sampah di depo sampah Mandala Krida sudah sejak sebelum tahun baru 2024. Sampah sebelumnya menumpuk hingga pagar depan depo.

You might also like

Istiqamah Setiap Malam Jumat, KH Muhammad Zakki Gelar Khataman Al-Qur’an Bersama Jamaah Disabilitas

BAZNAS Kota Probolinggo Perkuat Sinergi dengan Kejaksaan Negeri, Dorong Optimalisasi Pengelolaan ZIS

BAZNAS Bojonegoro Salurkan Dana ZIS Rp254,7 Juta Melalui UPZ SD dan SMP se-Kabupaten

“Sudah sejak sebelum tahun baru. Dulu juga sudah dibersihkan sekarang ini menumpuk lagi,” ujarnya saat ditemui di depo sampah Mandala Krida
Sampah di depo ini diambil tiap tiga hari sekali atau dalam satu minggu libur selama dua hari. Hari ini, depo sampah Mandala Krida dipasang pagar berwarna hitam karena besok TPA Piyungan libur. “Besok kan tutup (TPA Piyungan) buka tiga hari tutup satu hari. Warga udah tahu kalau ada yang buang ya buang. Kemarin sampai penuh sampai enggak bisa dibuka (pagar),” kata dia. Rata-rata tiap harinya warga Kota Yogyakarta membuang sampah di depo Mandala Krida. Hal ini diketahui karena ada aturan bahwa pembuang sampah harus menunjukkan identitas. “Warga kota (Yogyakarta) semua sudah diberlakukan pakai identitas ternyata warga kota. Deponya memang banyak, tapi ada batasan waktu beda-beda. Yang di Purawisata itu kalau ada armada boleh buang. Kalau enggak gak boleh buang,” kata dia.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta, Sugeng Darmanto mengatakan sampah di Kota Yogyakarta sekitar 150 ton. Sedangkan kuota per hari untuk membuang sampah di TPA Piyungan sebesar 130 ton. “Ada selisih, makanya kita percepat yang berkaitan dengan Karangmiri, Nitikan, (TPST) minimal sudah selesai bangunan fungsional pertengahan Mei,” kata dia. Dia menyebut depo mandala sebagai depo sampah terbesar. Selain itu menjadi benteng terakhir Pemkot Yogyakarta untuk atasi sampah. “Kalau ada kesulitan kita larikan ke Mandala Krida. Kalau dilarikan ke tempat lain susah. Kita lihat kalau mandala sampai full ke pagar kita minta kuota khusus. Karena tidak langsung dikabulkan hanya diberikan 5 truk,” kata dia. “Sementara yang di belakang ini kan penuh,” katanya.
(Laporan: Kompas // Spotnews.id – Kev)

spotnews

spotnews

Recommended For You

Istiqamah Setiap Malam Jumat, KH Muhammad Zakki Gelar Khataman Al-Qur’an Bersama Jamaah Disabilitas

by spotnews
Agustus 7, 2026
0
Istiqamah Setiap Malam Jumat, KH Muhammad Zakki Gelar Khataman Al-Qur’an Bersama Jamaah Disabilitas

Sidoarjo,Spotnews.id - Suasana khidmat menyelimuti Aula Yayasan Pondok Pesantren Mukmin Mandiri, Jalan Graha Tirta, Tirta Bougenvil, Ngingas, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, pada malam Jumat. Para jamaah penyandang disabilitas...

Read moreDetails

BAZNAS Kota Probolinggo Perkuat Sinergi dengan Kejaksaan Negeri, Dorong Optimalisasi Pengelolaan ZIS

by spotnews
Agustus 6, 2026
0
BAZNAS Kota Probolinggo Perkuat Sinergi dengan Kejaksaan Negeri, Dorong Optimalisasi Pengelolaan ZIS

Spotnews.id- Probolinggo – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Probolinggo terus memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam upaya meningkatkan penghimpunan dan pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS)....

Read moreDetails

BAZNAS Bojonegoro Salurkan Dana ZIS Rp254,7 Juta Melalui UPZ SD dan SMP se-Kabupaten

by spotnews
Agustus 4, 2026
0
BAZNAS Bojonegoro Salurkan Dana ZIS Rp254,7 Juta Melalui UPZ SD dan SMP se-Kabupaten

Bojonegoro,Spotnews.id - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas manfaat zakat bagi masyarakat. Kali ini, BAZNAS menyalurkan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS)...

Read moreDetails

Utang Restitusi Pajak Tembus Rp70,25 Triliun, HIPMI Minta DJP Percepat Penyelesaian Klaim Wajib Pajak

by spotnews
Agustus 2, 2026
0
Utang Restitusi Pajak Tembus Rp70,25 Triliun, HIPMI Minta DJP Percepat Penyelesaian Klaim Wajib Pajak

Jakarta,Spotnews.id - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mencatat utang kelebihan pembayaran pendapatan atau utang restitusi pajak mencapai Rp70,25 triliun per 31 Desember 2025. Angka tersebut meningkat 13,85...

Read moreDetails

PPEI Dorong Pesantren Jadi Pusat Ekonomi Umat, Bukan Hanya Pusat Dakwah

by spotnews
Agustus 1, 2026
0
PPEI Dorong Pesantren Jadi Pusat Ekonomi Umat, Bukan Hanya Pusat Dakwah

SURABAYA, Spotnews. - Perkumpulan Pesantren Entrepreneur Indonesia (PPEI) terus mendorong transformasi pesantren dari lembaga pendidikan agama menjadi pusat penggerak ekonomi umat yang mandiri dan produktif. Organisasi yang mewadahi...

Read moreDetails
Next Post
Luhut Ingatkan Jangan Ada Macam-macam Usai Pemilu!!!

Luhut Ingatkan Jangan Ada Macam-macam Usai Pemilu!!!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Spot News

Redaksi

Jl. Kemayoran, Jakarta Pusat, Indonesia

RECENT POSTS

  • PERADIN dan DPRD Sidoarjo Dorong Sinergi Hukum untuk Pelayanan Masyarakat dan Ketertiban Wilayah
  • Dr. KH. Muhammad Zakki Soroti Kepastian Hukum untuk Ciptakan Iklim Investasi Perkebunan yang Kondusif
  • Istiqamah Setiap Malam Jumat, KH Muhammad Zakki Gelar Khataman Al-Qur’an Bersama Jamaah Disabilitas

© 2022 Spotnews.id

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • TRENDING
  • BAZNAS JAWA TIMUR
    • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
    • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • EKONOMI DAN BISNIS
    • SYARIAH
    • ENTREPRENEURSHIP
    • EKONOMI KREATIF
    • KEUANGAN
    • INVESTASI
    • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
    • BUMN
    • PANGAN
  • SENI BUDAYA & PENDIDIKAN
    • NUSANTARA
    • TRADISI
    • GALERI
    • FILM
    • SASTRA
    • RELIGI
    • SAINS
    • TEKNOLOGI
    • SOSOK
  • SOSIAL DAN POLITIK
    • PRESPEKTIF
    • HUKUM
    • BIROKRASI
    • KEBANGSAAN
    • KOMUNIKASI
    • PESANTREN
    • PEMILU
    • INKOPPOL
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SPORT
  • E-KORAN SPOTNEWS

© 2022 Spotnews.id

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?