Sidoarjo,Spotnews.id – Suasana khidmat menyelimuti Aula Yayasan Pondok Pesantren Mukmin Mandiri, Jalan Graha Tirta, Tirta Bougenvil, Ngingas, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, pada malam Jumat. Para jamaah penyandang disabilitas mengikuti kegiatan rutin khataman Al-Qur’an yang digelar setiap malam Jumat selepas salat Isya.
Kegiatan tersebut menjadi agenda rutin sebagai sarana mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan kecintaan jamaah kepada Al-Qur’an. Selain khataman, kegiatan juga diisi dengan ceramah keagamaan yang disampaikan oleh pengurus Yayasan Pondok Pesantren Mukmin Mandiri, Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si.
Dalam ceramahnya, KH Muhammad Zakki mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa memohon kepada Allah SWT agar hati diberikan cahaya melalui Al-Qur’an.
“Allahumma nawwir qulubana bi nuril Qur’an. Ya Allah, terangilah hati kami dengan cahaya Al-Qur’an. Al-Qur’an adalah cahaya yang menerangi hati, memberikan petunjuk dan menuntun kita menuju jalan yang diridai Allah SWT,” tutur KH Muhammad Zakki.
Menurutnya, Al-Qur’an tidak hanya untuk dibaca, tetapi juga menjadi pedoman dalam menjalani kehidupan. Dengan terus mendekatkan diri kepada Al-Qur’an, diharapkan hati menjadi lebih tenang dan kehidupan mendapatkan keberkahan.
KH Muhammad Zakki juga menekankan bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang bagi seseorang untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
“Jangan pernah merasa bahwa keterbatasan menjadi penghalang untuk beribadah. Justru dengan terus membaca, mendengarkan dan mencintai Al-Qur’an, mudah-mudahan hati kita semua diberikan cahaya dan hidayah oleh Allah SWT,” pesannya.

Salah seorang jamaah mengaku bersyukur dapat mengikuti kegiatan rutin tersebut. Menurutnya, kegiatan khataman dan ceramah setiap malam Jumat memberikan ketenangan sekaligus menjadi kesempatan untuk berkumpul dan mempererat persaudaraan dengan sesama jamaah.
“Alhamdulillah, kami sangat senang bisa mengikuti pengajian seperti ini. Selain bisa membaca dan mendengarkan Al-Qur’an, kami juga merasa diperhatikan dan bisa berkumpul bersama teman-teman. Semoga kegiatan seperti ini terus berjalan dan kami selalu diberikan kesempatan untuk hadir,” ujar salah seorang jamaah.
Kegiatan berlangsung secara khidmat hingga ditutup dengan doa bersama. Suasana penuh keakraban kemudian berlanjut ketika KH Muhammad Zakki membagikan buah tangan sekaligus uang kepada setiap jamaah yang hadir.
Pemberian tersebut menjadi bentuk kepedulian dan perhatian kepada para jamaah penyandang disabilitas yang secara rutin mengikuti kegiatan keagamaan di lingkungan Yayasan Pondok Pesantren Mukmin Mandiri.
KH Muhammad Zakki berharap kegiatan rutin khataman Al-Qur’an tersebut dapat terus istiqamah dan memberikan manfaat bagi seluruh jamaah.
“Semoga majelis ini terus istiqamah, membawa keberkahan dan menjadi tempat kita bersama-sama mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan cahaya Al-Qur’an,” pungkasnya.
(Laporan:Spotnews.id-Rn)








