Spot News
  • Home
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • TRENDING
  • BAZNAS JAWA TIMUR
    • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
    • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • EKONOMI DAN BISNIS
    • SYARIAH
    • ENTREPRENEURSHIP
    • EKONOMI KREATIF
    • KEUANGAN
    • INVESTASI
    • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
    • BUMN
    • PANGAN
  • SENI BUDAYA & PENDIDIKAN
    • NUSANTARA
    • TRADISI
    • GALERI
    • FILM
    • SASTRA
    • RELIGI
    • SAINS
    • TEKNOLOGI
    • SOSOK
  • SOSIAL DAN POLITIK
    • PRESPEKTIF
    • HUKUM
    • BIROKRASI
    • KEBANGSAAN
    • KOMUNIKASI
    • PESANTREN
    • PEMILU
    • INKOPPOL
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SPORT
  • E-KORAN SPOTNEWS
No Result
View All Result
Spot News
  • Home
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • TRENDING
  • BAZNAS JAWA TIMUR
    • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
    • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • EKONOMI DAN BISNIS
    • SYARIAH
    • ENTREPRENEURSHIP
    • EKONOMI KREATIF
    • KEUANGAN
    • INVESTASI
    • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
    • BUMN
    • PANGAN
  • SENI BUDAYA & PENDIDIKAN
    • NUSANTARA
    • TRADISI
    • GALERI
    • FILM
    • SASTRA
    • RELIGI
    • SAINS
    • TEKNOLOGI
    • SOSOK
  • SOSIAL DAN POLITIK
    • PRESPEKTIF
    • HUKUM
    • BIROKRASI
    • KEBANGSAAN
    • KOMUNIKASI
    • PESANTREN
    • PEMILU
    • INKOPPOL
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SPORT
  • E-KORAN SPOTNEWS
No Result
View All Result
Spot News
No Result
View All Result
Home EKONOMI DAN BISNIS PERTANIAN DAN PERKEBUNAN

Kemudahan Ekspor Jadi Faktor Penting Wujudkan Target Ekspor Kopi Rp100 Triliun

spotnews by spotnews
Juli 15, 2026
in PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
0
Kemudahan Ekspor Jadi Faktor Penting Wujudkan Target Ekspor Kopi Rp100 Triliun

Spotnews.id-Target pemerintah meningkatkan nilai ekspor kopi Indonesia hingga mencapai Rp100 triliun per tahun dinilai memerlukan dukungan kebijakan yang komprehensif. Selain mendorong peningkatan produksi, penguatan hilirisasi, dan perluasan pasar internasional, kemudahan dalam proses ekspor juga menjadi faktor penting agar komoditas kopi nasional mampu bersaing lebih kuat di pasar global.

You might also like

Dr. KH. Muhammad Zakki Soroti Kepastian Hukum untuk Ciptakan Iklim Investasi Perkebunan yang Kondusif

GPP: “Potong Lahan HGU untuk REDIS” Cacat Hukum, Jangan Jadikan Perkebunan Produktif Korban Kebijakan

GPP Jatim Dorong Dialog Atasi Tuntutan APTRI Soal Kenaikan HPP Gula, Usulkan Tiga Solusi kepada Pemerintah

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sebelumnya menyampaikan optimisme bahwa nilai ekspor kopi Indonesia yang saat ini mencapai sekitar Rp40 triliun pada 2025 dapat terus ditingkatkan hingga menembus Rp100 triliun, bahkan berpotensi mencapai Rp200 triliun. Optimisme tersebut didasarkan pada besarnya potensi kopi Indonesia yang didukung kualitas produk, meningkatnya permintaan pasar dunia, serta penguatan sektor hulu melalui penyediaan bibit unggul dan pengembangan kawasan perkebunan.

Upaya tersebut juga diperkuat dengan strategi hilirisasi, peningkatan produktivitas petani, perluasan jaringan perdagangan internasional, serta sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun industri kopi nasional yang berdaya saing tinggi.

Menanggapi target tersebut, Ketua Dewan Kopi Jawa Timur, Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., menilai arah kebijakan pemerintah sudah berada pada jalur yang tepat. Namun, menurutnya, terdapat satu aspek yang tidak kalah penting untuk terus diperkuat, yakni kemudahan akses ekspor bagi para pelaku usaha kopi Indonesia.

“Yang perlu dibenahi adalah kemudahan ekspor. Penyederhanaan regulasi, percepatan perizinan, efisiensi layanan kepelabuhanan dan logistik, serta penguatan akses pasar internasional akan menjadi pendorong utama meningkatnya daya saing kopi Indonesia di pasar dunia,” kata Zakki.

Ia menjelaskan, selama ini banyak pelaku usaha, koperasi, hingga UMKM yang menghasilkan kopi berkualitas ekspor, namun masih menghadapi berbagai tantangan administratif maupun biaya logistik yang cukup tinggi. Kondisi tersebut, menurutnya, perlu menjadi perhatian agar peluang pasar internasional dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Zakki menambahkan bahwa penyederhanaan prosedur ekspor tidak hanya akan mempercepat arus perdagangan, tetapi juga meningkatkan efisiensi biaya usaha sehingga eksportir memiliki ruang yang lebih besar untuk melakukan inovasi, menjaga kualitas produk, serta memperluas jaringan pemasaran ke berbagai negara tujuan.

Menurutnya, Indonesia memiliki modal yang sangat kuat untuk menjadi salah satu kekuatan utama industri kopi dunia. Beragam jenis kopi dengan cita rasa khas, seperti Kopi Gayo, Java Coffee, Toraja, Kintamani, hingga kopi dari Jawa Timur, telah memperoleh pengakuan dari pasar internasional dan memiliki peluang besar untuk terus dikembangkan.

“Apabila peningkatan produksi berjalan seiring dengan kemudahan ekspor, penguatan hilirisasi, serta promosi yang berkelanjutan di pasar global, saya optimistis target ekspor kopi sebesar Rp100 triliun sangat memungkinkan untuk dicapai. Bahkan, bukan tidak mungkin Indonesia mampu melampaui target tersebut karena permintaan kopi dunia terus mengalami pertumbuhan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya membangun ekosistem perkopian nasional yang lebih terintegrasi melalui kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, lembaga pembiayaan, koperasi, dan komunitas kopi. Sinergi tersebut diyakini akan memperkuat rantai pasok, meningkatkan kualitas produksi, memperbesar nilai tambah di dalam negeri, sekaligus memperluas akses pasar ekspor.

Dengan dukungan kebijakan yang semakin kondusif, Zakki berharap Indonesia tidak hanya dikenal sebagai salah satu produsen kopi terbesar di dunia, tetapi juga mampu menjadi pusat perdagangan kopi bernilai tambah tinggi. Pada akhirnya, peningkatan ekspor diharapkan dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan petani, memperkuat industri pengolahan dalam negeri, serta meningkatkan kontribusi sektor perkebunan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional dan perolehan devisa negara.

(Laporan:Spotnews.id-RYn)

spotnews

spotnews

Next Post
Kapolda Jatim Resmikan Polresta Tuban, Perkuat Pelayanan dan Respons Kamtibmas

Kapolda Jatim Resmikan Polresta Tuban, Perkuat Pelayanan dan Respons Kamtibmas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Redaksi

Jl. Kemayoran, Jakarta Pusat, Indonesia

Sumpah Gen Z, Tersadar Akan Jati Diri dan Eksistensi. Hingga Sumpah Pemuda Menginspirasi.

RECENT POSTS

  • Kebakaran Tempat Rongsokan di Kepuhkiriman Waru, Asap Hitam Putih Membumbung Tinggi
  • Hari Santri 2026, Gus Heri Gagas Resolusi Ekonomi Santri di Era Digital dan AI
  • Unesa Tantang UM di Final Futsal Campus League 2026 Regional Surabaya
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.

© 2022 Spotnews.id

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • TRENDING
  • BAZNAS JAWA TIMUR
    • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
    • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • EKONOMI DAN BISNIS
    • SYARIAH
    • ENTREPRENEURSHIP
    • EKONOMI KREATIF
    • KEUANGAN
    • INVESTASI
    • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
    • BUMN
    • PANGAN
  • SENI BUDAYA & PENDIDIKAN
    • NUSANTARA
    • TRADISI
    • GALERI
    • FILM
    • SASTRA
    • RELIGI
    • SAINS
    • TEKNOLOGI
    • SOSOK
  • SOSIAL DAN POLITIK
    • PRESPEKTIF
    • HUKUM
    • BIROKRASI
    • KEBANGSAAN
    • KOMUNIKASI
    • PESANTREN
    • PEMILU
    • INKOPPOL
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SPORT
  • E-KORAN SPOTNEWS

© 2022 Spotnews.id