Mojokerto, Spotnews.id – Wakil Bupati Mojokerto, dr. Rizal Octavian, bersama Kepala Dinas Sosial, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta perwakilan BAZNAS Kabupaten Mojokerto melakukan kunjungan langsung ke kediaman Jamali dan istrinya di Desa Centong, Kecamatan Gondang, pada Kamis, 22 Januari 2025. Kunjungan tersebut merupakan bentuk respons cepat dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Mojokerto terhadap warga yang membutuhkan perhatian khusus.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau secara langsung kondisi tempat tinggal serta keadaan kesehatan keluarga Jamali. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan langkah penanganan yang akan diambil dapat dilaksanakan secara terpadu melalui kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) dan BAZNAS.
Berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, diketahui bahwa rumah yang ditempati Jamali berada dalam kondisi terbatas dari sisi kelayakan hunian dan fasilitas penunjang kehidupan sehari-hari. Selain itu, istri Jamali diketahui mengalami keterbatasan fisik dan membutuhkan alat bantu mobilitas, sehingga memerlukan pendampingan serta dukungan berkelanjutan.
Wakil Bupati Mojokerto beserta rombongan juga menyusuri lingkungan sekitar rumah warga serta berdialog langsung dengan Jamali, perangkat desa, dan relawan setempat. Dialog tersebut dilakukan untuk menggali informasi secara komprehensif terkait kebutuhan mendesak yang harus segera ditangani.
Dalam keterangannya, dr. Rizal Octavian menegaskan bahwa pemerintah daerah harus hadir langsung di tengah masyarakat dan tidak hanya mengandalkan laporan administratif.
“Kami ingin memastikan sendiri kondisi warga di lapangan. Penanganan seperti ini tidak bisa dilakukan secara parsial, tetapi harus melalui kolaborasi antara Pemkab Mojokerto, Dinas Sosial, BPBD, dan BAZNAS agar bantuan yang diberikan tepat sasaran dan berkelanjutan,” tegasnya.
Sementara itu, BAZNAS Kabupaten Mojokerto melalui Wakil Ketua III, H. Lukman Hakim, menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung langkah pemerintah daerah. BAZNAS akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan BPBD terkait bentuk intervensi yang diperlukan sesuai kebutuhan keluarga Jamali.
Kunjungan ini menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga zakat dalam memastikan tidak ada warga yang terabaikan, sekaligus memperkuat upaya perlindungan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.
(Sumber: Baznasmojokerto // Cc: Spotnews.id – uz)








