Ngawi,Spotnews.id- Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Rayon Jatigembol, Ranting Kedunggalar, Cabang Ngawi Pusat Madiun, menunjukkan komitmen kuat dalam kegiatan sosial kemasyarakatan dengan menyerahkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ngawi. Penyerahan secara simbolis dilaksanakan pada Jumat, 25 Juli 2025, bertempat di Kantor Baznas Kabupaten Ngawi, Jl. Brawijaya No. 28, Margomulyo, Ngawi.
Penyerahan dilakukan oleh Ketua PSHT Rayon Jatigembol, Budiono, mewakili seluruh anggota yang turut berpartisipasi dalam pengumpulan dana ZIS. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya PSHT dalam menanamkan nilai-nilai kepedulian sosial di kalangan anggotanya, sekaligus mempererat sinergi dengan lembaga resmi pengelola zakat di daerah.
Dalam sambutannya, Budiono menyampaikan bahwa penyerahan ZIS ini didorong oleh semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama. Ia berharap dana yang telah dikumpulkan dapat dikelola secara optimal oleh Baznas untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama di wilayah Ngawi dan sekitarnya.
“Kami ingin menanamkan semangat empati dan gotong royong kepada para anggota. Semoga ini menjadi awal dari kolaborasi jangka panjang antara PSHT dan Baznas dalam misi kemanusiaan,” ungkap Budiono.
Ketua Baznas Kabupaten Ngawi, Samsul Hadi, menerima langsung penyerahan dana tersebut dan menyampaikan apresiasi atas inisiatif dari PSHT Rayon Jatigembol. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara organisasi masyarakat dan Baznas dalam mengoptimalkan potensi zakat, infak, dan sedekah untuk membangun kesejahteraan umat.
“Kami sangat mengapresiasi langkah nyata PSHT dalam menyalurkan ZIS melalui Baznas. Ini adalah contoh baik bagaimana organisasi kemasyarakatan dapat bersinergi dengan lembaga zakat dalam menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Samsul Hadi.
Samsul juga menjelaskan bahwa dana ZIS yang diterima akan disalurkan ke dalam berbagai program unggulan Baznas Kabupaten Ngawi, antara lain bantuan rumah tidak layak huni (RTLH), beasiswa pendidikan, pemberdayaan ekonomi umat, serta bantuan tanggap darurat. Ia menegaskan bahwa prinsip transparansi dan akuntabilitas akan senantiasa dijaga dalam pengelolaan dana yang masuk.
Kegiatan penyerahan berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan. Selain menjadi wujud ibadah, kegiatan ini juga memperkuat nilai-nilai gotong royong dan solidaritas sosial, baik di internal PSHT maupun masyarakat Ngawi secara umum.
Melalui kegiatan ini, diharapkan akan semakin banyak pihak yang tergerak untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas. Kolaborasi antara lembaga sosial dan organisasi masyarakat seperti PSHT menjadi kunci penting dalam menciptakan masyarakat yang sejahtera, adil, dan penuh kepedulian.(Laporan:Baznasngawi//Spotnews.id-Ryn)








