Kediri,Spotnews.id- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri menghadiri Rapat Koordinasi Sinergi Program Peningkatan Akses Pembiayaan dan Penguatan Keuangan Sosial Syariah yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Wilayah Mataraman. Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam memperkuat kolaborasi lintas lembaga guna mendorong kesejahteraan masyarakat melalui penguatan sektor keuangan dan pangan berbasis syariah.
Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Kediri diwakili oleh Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kediri, HM. Ahid Imaduddin, M.Pd.I., bersama Rizqa Nur Izzati, M.Pd. Rapat koordinasi ini membahas peran Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional, khususnya terkait pengendalian inflasi, kestabilan harga pangan, serta upaya menjaga nilai tukar mata uang agar tetap stabil di tengah dinamika ekonomi global.
Bank Indonesia Wilayah Mataraman menegaskan bahwa stabilitas harga pangan merupakan salah satu kunci utama dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan sinergi yang kuat dengan berbagai pihak, termasuk lembaga pengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS), guna mendorong inklusivitas keuangan serta penguatan sektor pangan, terutama bagi petani agar mampu berkembang secara berkelanjutan.
Dalam forum tersebut juga disampaikan rencana Bank Indonesia untuk memperkuat kolaborasi dengan lembaga ZISWAF, termasuk BAZNAS, dalam meningkatkan literasi dan kesadaran masyarakat terhadap keuangan sosial syariah. Kolaborasi ini diharapkan dapat mengoptimalkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah, serta mendorong penyaluran ZISWAF ke sektor-sektor strategis seperti pertanian, ketahanan pangan, dan pemberdayaan ekonomi umat.
Selain itu, rapat koordinasi turut menyoroti tantangan dan peluang digitalisasi dalam pengelolaan ZISWAF. Digitalisasi dinilai menjadi langkah penting dalam meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta kepercayaan publik terhadap pengelolaan dana umat. Menyikapi hal tersebut, BAZNAS Kabupaten Kediri menyambut baik upaya penguatan digitalisasi dan berkomitmen untuk terus memperkuat tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat.
Melalui sinergi ini, BAZNAS Kabupaten Kediri berharap penguatan keuangan sosial syariah dapat menjadi instrumen strategis dalam mendukung stabilitas ekonomi, ketahanan pangan, serta pemberdayaan masyarakat secara inklusif dan berkelanjutan.
(Laporan:Spotnews.id-Ryn)








