Spotnews.id – BAZNAS Kabupaten Mojokerto melalui para relawannya melaksanakan kegiatan verifikasi calon penerima Program Rumah Tidak Layak Huni (RUTILAHU) pada Jumat, 23 Januari 2026, yang berlokasi di Dusun Pagerluyung Kulon, Desa Pagerluyung, Kabupaten Mojokerto.
Verifikasi ini dilakukan terhadap Ibu Sariamah, warga Jalan Mawar RT 07 RW 03, yang hidup dalam keterbatasan ekonomi. Saat ini, Ibu Sariamah tinggal bersama cucunya yang berusia 8 tahun dan berstatus yatim. Keduanya menempati sebuah rumah dengan kondisi yang jauh dari kata layak.
Hasil pengecekan langsung di lapangan menunjukkan bahwa kondisi hunian Ibu Sariamah sangat memprihatinkan. Hampir seluruh bagian atap rumah mengalami kebocoran parah. Pada saat hujan turun, beliau kerap terpaksa menumpang bermalam di rumah tetangga demi menghindari risiko keselamatan.
Secara fisik, bangunan rumah hanya memiliki dinding pada bagian samping dan belakang, itupun dalam kondisi rapuh dan mengkhawatirkan. Bagian dalam rumah belum tertata dengan baik, tidak memiliki kamar tidur yang layak, serta fasilitas sanitasi yang sangat terbatas karena belum tersedia MCK yang memadai.
Relawan BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Ruhayana, yang turut melakukan verifikasi, menyampaikan bahwa rumah Ibu Sariamah masuk dalam kategori prioritas untuk mendapatkan bantuan Program RUTILAHU.
“Setelah kami melakukan pengecekan langsung, kondisi rumah Ibu Sariamah benar-benar tidak layak huni. Atap bocor hampir di seluruh bagian, struktur bangunan tidak aman, serta fasilitas dasar sangat minim. Dengan kondisi ekonomi beliau dan tanggungan cucu yatim, kami menilai beliau sangat layak diusulkan sebagai penerima manfaat Program RUTILAHU,” ungkap Ruhayana.
Di tengah keterbatasan tersebut, semangat gotong royong warga sekitar masih terasa. Sejumlah masyarakat setempat telah memberikan bantuan swadaya sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap kondisi Ibu Sariamah dan cucunya.
Dengan mata berkaca-kaca, Ibu Sariamah menyampaikan harapan besarnya agar rumah yang ditempatinya dapat kembali menjadi tempat tinggal yang aman dan layak.
“Saya hanya berharap rumah ini bisa ditempati dengan aman bersama cucu saya. Setiap hujan turun saya merasa takut. Terima kasih kepada para relawan dan semua pihak yang telah peduli. Semoga Allah membalas kebaikan panjenengan semua,” tuturnya haru.
Kegiatan verifikasi ini dilakukan oleh relawan BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Ruhayana dan Suciani, sebagai bagian dari tahapan awal sebelum penetapan resmi penerima manfaat Program RUTILAHU.
BAZNAS Kabupaten Mojokerto terus berkomitmen memastikan setiap bantuan yang disalurkan tepat sasaran, transparan, dan akuntabel, sehingga dana zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan oleh para muzaki benar-benar mampu menghadirkan hunian yang layak serta kehidupan yang lebih bermartabat bagi masyarakat yang membutuhkan.
(Sumber: Baznasmojokerto // Spotnews.id – Us)








