Spotnews.id- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menggelar kegiatan Pelepasan Bantuan Kemanusiaan untuk Bencana Ekologi di Aceh dan Sumatera yang dilaksanakan di Halaman Kantor BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Senin (26/1/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Jawa Timur Imam Hidayat, S.Sos., M.M., Pimpinan BAZNAS RI selaku Pembina Wilayah Jawa Timur Kolonel CAJ (Purn) Drs. Nur Chamdani, para Wakil Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, jajaran Forkopimda Jawa Timur, perwakilan Kanwil Kementerian Agama Jawa Timur, Bank Indonesia, FKUB, DMI, LPTQ, LPPD, pengelola Masjid Raya Islamic Centre Jawa Timur, Kepala Cabang JNE Surabaya, pimpinan BAZNAS kabupaten/kota se-Jawa Timur, serta para donatur dari berbagai unsur masyarakat.
Dalam kurun waktu dua bulan, BAZNAS se-Jawa Timur berhasil menghimpun donasi kemanusiaan sebesar Rp6.162.298.397,- serta bantuan kebutuhan dasar sebanyak 160 koli. Donasi tunai tersebut disalurkan melalui BAZNAS RI, sementara bantuan logistik dikirimkan secara langsung ke wilayah terdampak di Aceh dan Sumatera dengan dukungan ekspedisi JNE Express.
Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa capaian penghimpunan donasi tersebut merupakan wujud nyata kepedulian, solidaritas, dan kepercayaan masyarakat Jawa Timur terhadap BAZNAS. Ia menegaskan bahwa dalam ajaran Islam, zakat, infak, dan sedekah tidak hanya diukur dari besarnya nilai, tetapi juga dari keikhlasan serta kebermanfaatannya bagi sesama.
“Jumlah memang penting, namun yang lebih utama adalah kualitas dan dampak manfaatnya bagi masyarakat yang membutuhkan,” tuturnya.
Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Pembina Wilayah Jawa Timur, Kolonel CAJ (Purn) Drs. Nur Chamdani, menjelaskan bahwa bantuan kemanusiaan yang disalurkan melalui BAZNAS tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dasar para penyintas bencana, tetapi juga untuk menghadirkan harapan dan semangat bangkit.
Ia menambahkan bahwa secara nasional BAZNAS menargetkan penghimpunan dana penanganan bencana hingga sekitar Rp80 miliar, yang akan dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari bantuan logistik, perlengkapan sekolah dan ibadah, renovasi fasilitas pendidikan dan keagamaan, hingga pembangunan hunian sementara dan hunian tetap.
“Bantuan ini bukan sekadar memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga menghadirkan harapan dan semangat untuk bangkit,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Jawa Timur, Imam Hidayat, S.Sos., M.M., menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS dan seluruh masyarakat Jawa Timur atas kepedulian dan respons cepat terhadap bencana kemanusiaan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, BAZNAS, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menghadirkan bantuan yang cepat, tepat, dan berkelanjutan bagi masyarakat terdampak di Aceh dan Sumatera.
“Kepercayaan masyarakat kepada BAZNAS menunjukkan tingginya empati sosial serta kuatnya semangat gotong royong masyarakat Jawa Timur,” ujarnya.
Selain pelepasan bantuan kemanusiaan, BAZNAS Provinsi Jawa Timur juga menyerahkan bantuan program secara simbolis kepada para mustahik. Bantuan tersebut meliputi beasiswa pendidikan, program pemberdayaan ekonomi, bantuan alat kerja, bantuan modal UMKM, serta bantuan sosial bagi fakir dan dhuafa sebagai bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.
(Laporan:Spotnews.id-Iz)










