You might also like
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) wilayah Eks Karesidenan Kediri bersama perwakilan BAZNAS Kabupaten Jombang, Mojokerto, dan Gresik menggelar kegiatan Silaturahmi dan Rapat Koordinasi pada Selasa, 12 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung di Kampung Coklat, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar ini mengangkat tema “Meningkatkan Kolaborasi, Menguatkan Sinergi, dan Memperluas Manfaat bagi Umat.”
Forum tersebut menjadi momentum penting bagi para pimpinan dan amil zakat untuk memperkuat koordinasi antarwilayah dalam mengelola dan mendayagunakan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Melalui diskusi strategis yang berlangsung hangat dan produktif, masing-masing daerah berbagi pengalaman, inovasi program, serta strategi penghimpunan dan pendistribusian zakat yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Delegasi BAZNAS Kabupaten Nganjuk hadir secara lengkap dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I. Turut mendampingi, Wakil Ketua I Muh. Roissudin, M.Pd., Wakil Ketua II Dra. Hj. Suraya Khusnaniyati, M.HI., serta Wakil Ketua III Dra. Hj. Mukhasanah, M.Si. Kehadiran jajaran pimpinan tersebut menunjukkan komitmen kuat BAZNAS Nganjuk dalam mendukung penguatan sinergi antar-BAZNAS di Jawa Timur.
Dalam forum koordinasi tersebut, para peserta menekankan pentingnya membangun jaringan kelembagaan yang solid guna memperluas dampak sosial program-program zakat. Kolaborasi lintas daerah dinilai menjadi langkah strategis untuk menjawab tantangan pemberdayaan masyarakat, pengentasan kemiskinan, hingga peningkatan literasi zakat di tengah masyarakat.
Selain menjadi ajang silaturahmi, rapat koordinasi ini juga menghasilkan sejumlah kesepakatan penting, di antaranya pembentukan forum komunikasi rutin antar-BAZNAS wilayah Jawa Timur. Forum tersebut diharapkan mampu menjadi wadah evaluasi bersama terhadap capaian penghimpunan dan pendayagunaan zakat, sekaligus memperkuat koordinasi program pemberdayaan umat secara berkesinambungan.
Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi yang semakin erat, BAZNAS se-Jawa Timur optimistis dapat menghadirkan program-program zakat yang lebih inovatif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat yang membutuhkan.








