Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Mojokerto menyalurkan bantuan modal usaha kepada 40 kader TP PKK Kabupaten Mojokerto dalam rangkaian Upacara Peringatan Hari Jadi ke-733 Kabupaten Mojokerto, Jumat (9/5/2026). Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Mojokerto, Dr. H. Muhammad Albarra, Lc., M.Hum., kepada perwakilan penerima sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Program bantuan modal usaha senilai Rp40 juta itu merupakan hasil kolaborasi antara BAZNAS Kabupaten Mojokerto dan TP PKK Kabupaten Mojokerto dalam memperkuat kemandirian ekonomi keluarga, khususnya bagi perempuan di tingkat desa. Bantuan ini diharapkan mampu mendorong tumbuhnya usaha-usaha produktif yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto, Hj. Shofiyah Hanak Albarra, menyampaikan bahwa sinergi bersama BAZNAS menjadi langkah nyata dalam mendukung pengembangan ekonomi kader PKK. Menurutnya, TP PKK tidak hanya berfokus pada kegiatan sosial dan pembinaan keluarga, tetapi juga memiliki peran penting dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat.
“Bantuan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para kader untuk terus mengembangkan usaha produktif dan menjadi inspirasi pemberdayaan ekonomi di lingkungan masing-masing,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menegaskan bahwa program tersebut merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam mengoptimalkan pemanfaatan zakat untuk kegiatan produktif dan pemberdayaan umat.
Ia menjelaskan bahwa zakat tidak hanya memiliki fungsi sosial konsumtif, tetapi juga dapat menjadi instrumen penggerak ekonomi masyarakat apabila dikelola secara tepat sasaran. Dengan adanya bantuan modal usaha ini, para penerima diharapkan mampu meningkatkan pendapatan keluarga sekaligus menciptakan usaha yang mandiri dan berkelanjutan.
Kegiatan penyerahan bantuan berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan dalam suasana peringatan Hari Jadi Kabupaten Mojokerto ke-733. Momentum tersebut sekaligus menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah daerah, TP PKK, dan BAZNAS dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat menuju kesejahteraan yang lebih merata.







