Ngawi, Spotnews.id – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ngawi berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Ngawi menggelar kegiatan “Subuh Bergerak” (Suruhan Tabuhan Bergegas Turunkan Angka Kemiskinan) di Masjid Noor Hidayah, Dusun Kandangan II, Desa Kandangan, Kecamatan Ngawi. Acara yang digelar usai salat Subuh ini menghadirkan serangkaian kegiatan sosial, mulai dari santunan anak yatim, sosialisasi pencegahan Tuberkulosis (TBC), pemeriksaan kesehatan gratis, bantuan untuk lansia, hingga penanaman pohon.
Kegiatan dihadiri langsung oleh Bupati Ngawi H. Ony Anwar Harsono, S.T., M.H., Ketua BAZNAS Ngawi Dr. Samsul Hadi, S.HI., M.Pd.I, Camat Ngawi Arin Royanto, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), serta perangkat Desa Kandangan. ratusan warga setempat antusias mengikuti acara yang memadukan ibadah dengan aksi nyata pengentasan kemiskinan.
Bupati Ony Anwar Harsono menyampaikan bahwa “Subuh Bergerak” merupakan wujud komitmen bersama untuk menurunkan angka kemiskinan melalui pendekatan spiritual dan sosial. “Kita mulai dari subuh, dengan tabuhan bedug sebagai pengingat untuk bergerak bersama. Program ini tidak hanya memberikan bantuan materi, tapi juga edukasi kesehatan dan lingkungan untuk masa depan yang lebih baik,” ujar Bupati Ony saat membuka acara.
Dalam kegiatan tersebut, puluhan anak yatim menerima santunan berupa uang tunai, paket sembako, dan perlengkapan sekolah. Selain itu, tim medis melakukan pemeriksaan kesehatan gratis bagi ratusan warga, termasuk skrining TBC yang disosialisasikan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penyakit menular ini. Bantuan khusus juga diberikan kepada lansia berupa paket kesehatan dan kebutuhan pokok.

Acara ditutup dengan penanaman pohon secara simbolis oleh Bupati Ony Anwar didampingi Ketua BAZNAS Ngawi Dr. Samsul Hadi dan para tamu undangan. Ratusan bibit pohon produktif dan penghijauan ditanam di sekitar masjid dan area desa sebagai upaya pelestarian lingkungan.
Ketua BAZNAS Ngawi Dr. Samsul Hadi menambahkan, program ini merupakan bagian dari gerakan nasional zakat untuk pemberdayaan masyarakat. “Zakat bukan hanya sedekah, tapi alat untuk menggerakkan ekonomi umat dan menurunkan kemiskinan. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut di seluruh kecamatan,” katanya.
Warga Desa Kandangan menyambut gembira inisiatif ini. “Alhamdulillah, anak-anak yatim tersenyum, kesehatan dicek gratis, dan lingkungan jadi lebih hijau. Semoga berkah,” ujar salah satu warga setempat.

BAZNAS Ngawi mengajak masyarakat untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah guna mendukung program serupa. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui kantor BAZNAS Kabupaten Ngawi.
(Sumber: Baznasngawi // Cc: Spotnews.id – iz)








