Kediri,Spotnews.id- Komitmen Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri untuk menghadirkan zakat yang berdaya guna dan menyentuh langsung kebutuhan umat kembali diwujudkan melalui program Grebek Pasar. Kali ini, kegiatan dipusatkan di Pasar Mojo, Kecamatan Mojo, dengan menghadirkan berbagai layanan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Kediri tidak hanya memberikan bantuan modal usaha bagi pelaku UMKM, tetapi juga menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis hasil sinergi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri dan Puskesmas Mojo. Selain itu, BAZNAS turut menyerahkan bantuan pembangunan sarana MCK (Mandi, Cuci, Kakus) untuk dua lembaga strategis masyarakat, yakni Masjid Besar At-Taqwa dan TK Pelangi Nusantara.
Zakat untuk Kehidupan yang Lebih Sehat dan Bermartabat
Dalam sambutannya, Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Kediri menegaskan bahwa pembangunan fasilitas MCK merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya terkait sanitasi dan kesehatan lingkungan.
“Zakat tidak hanya menyentuh ekonomi dan kesehatan individu, tetapi juga sarana pendukung yang layak untuk ibadah dan pendidikan. MCK di masjid dan TK ini adalah bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan generasi penerus,” ujarnya.
Grebek Pasar: Pendekatan Holistik dalam Pemberdayaan
Program Grebek Pasar mencerminkan pendekatan zakat holistik yang diusung BAZNAS Kabupaten Kediri. Melalui kegiatan ini, berbagai aspek kebutuhan masyarakat disentuh, antara lain:
-
Layanan kesehatan dasar bagi masyarakat pasar
-
Bantuan sarana MCK untuk fasilitas umum
-
Edukasi usaha dan pembinaan spiritual
-
Pemberdayaan UMKM berbasis zakat
Kegiatan ini mendapatkan sambutan hangat dari warga dan tokoh masyarakat. Kepala TK Pelangi Nusantara menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diberikan.
“Ini sangat berarti bagi kami. Anak-anak bisa belajar di lingkungan yang lebih sehat dan nyaman,” ungkapnya.
Kolaborasi untuk Kebaikan yang Lebih Luas
Sinergi antara BAZNAS Kabupaten Kediri, Dinas Kesehatan, Puskesmas Mojo, serta partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan kegiatan ini. BAZNAS berharap kolaborasi lintas sektor dapat terus diperkuat demi menghadirkan zakat yang semakin berdampak luas.
Dengan mengusung tagline:
“Kediri Berdaya, UMKM Berkembang, Masyarakat Sehat”,
BAZNAS Kabupaten Kediri menegaskan bahwa zakat hadir bukan sekadar bentuk kepedulian, melainkan solusi konkret untuk membangun kemandirian dan kesejahteraan masyarakat.
(Laporan:Spotnews.id-Ryn)








