Lamongan,Spotnews.id- Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, BAZNAS Kabupaten Lamongan mengadakan sosialisasi aplikasi Menara Masjid serta pendistribusian Program Lamongan Taqwa (Bersih Masjid) di Universitas Islam Lamongan (UNISLA). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid se-Kabupaten Lamongan dengan BAZNAS Kabupaten Lamongan, guna mengelola zakat secara lebih efektif dan efisien.
Acara yang mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua 3 BAZNAS Jawa Timur, Dr. K.H. Muhammad Zakki, M.Si., jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Lamongan, serta perwakilan dari Kementerian Agama Kabupaten Lamongan. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata komitmen terhadap pengelolaan zakat yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Rektor UNISLA, Dr. H. Abdul Ghofur, S.E., M.Si., menyambut baik kegiatan ini dan menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada UNISLA sebagai tempat penyelenggaraan acara. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Lamongan, Bambang Eko Muljono, S.H. Sp.N. M.M., melaporkan bahwa UPZ non-ASN di Kabupaten Lamongan telah mengeluarkan SK sebanyak 131 unit, yang merupakan legalitas dalam pengelolaan zakat sesuai dengan UU No. 23 Tahun 2011. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara UPZ, pemerintah daerah, BAZNAS Jawa Timur, dan BAZNAS RI untuk keberhasilan program-program zakat.
Pada kesempatan tersebut, Bambang Eko Muljono mengungkapkan program unggulan “Lamongan Bebas Rentenir” yang ditargetkan dapat diberantas pada tahun 2025. Selain itu, ia juga menyampaikan informasi tentang bertambahnya penerima bantuan satu desa lima mustahik menjadi satu desa enam mustahik, dengan nilai bantuan sebesar Rp600.000 per semester.
Wakil Ketua 3 BAZNAS Jawa Timur, Dr. K.H. Muhammad Zakki, M.Si., dalam sambutannya mengajak seluruh UPZ masjid untuk meningkatkan produktivitas dan berbagi program agar dapat dikolaborasikan dengan BAZNAS, sehingga manfaatnya semakin luas dan terarah.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi aplikasi Menara Masjid, yang dipandu langsung oleh tim dari BAZNAS Kabupaten Lamongan. Aplikasi ini dirancang untuk mempermudah pengelolaan zakat dan keuangan masjid dengan cara yang lebih modern dan efisien. Para peserta terlihat antusias mengikuti acara tersebut, dengan banyaknya pertanyaan dan diskusi seputar penggunaan aplikasi ini yang dinilai dapat meningkatkan transparansi dan sistematis dalam pengelolaan masjid.
Sebagai penutup acara, dilakukan pendistribusian Program Lamongan Taqwa, yang dikenal juga dengan Gerakan Masjid Bersih. Program ini memberikan bantuan sebesar Rp500.000 kepada setiap masjid, bertujuan untuk meningkatkan kebersihan dan kenyamanan tempat ibadah, sehingga jamaah dapat beribadah dengan lebih khusyuk.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan sinergi antara BAZNAS, UPZ Masjid, serta pemerintah daerah dapat semakin kuat dan efektif dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, serta memaksimalkan manfaat zakat untuk umat.
(Laporan:Spotnews.id-Ryn)








