Mojokerto,Spotnews.id- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Mojokerto kembali melaksanakan kegiatan verifikasi calon penerima bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebagai bagian dari komitmen meningkatkan kualitas hidup masyarakat kurang mampu. Kali ini, verifikasi dilakukan di kediaman Hartono, warga Dusun Kedaton RT 03 RW 02, Desa Sentonorejo, Kecamatan Trowulan, pada Senin (26/1/2026).
Berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, Hartono diketahui tinggal di rumah berukuran sekitar 3,5 x 8 meter dengan kondisi bangunan yang memprihatinkan. Dinding rumah masih terbuat dari anyaman bambu, lantai sebagian berupa ubin dan sebagian lainnya masih berupa tanah. Rumah tersebut dihuni oleh tiga orang, hanya memiliki satu kamar, serta belum dilengkapi fasilitas kamar mandi dan WC yang layak.
Dalam kesehariannya, Hartono bekerja sebagai buruh harian lepas atau pekerja serabutan dengan penghasilan yang tidak menentu. Kondisi ekonomi tersebut menjadi salah satu pertimbangan utama dalam proses verifikasi bantuan RTLH.
Relawan sekaligus verifikator wilayah Trowulan, Ishari, menyampaikan bahwa kondisi rumah dan ekonomi keluarga Hartono memang membutuhkan perhatian serius.
“Setelah kami cek langsung di lapangan, kondisi rumah Pak Hartono memang sudah tidak layak huni. Baik dari segi bangunan, sanitasi, maupun penghasilan, beliau sangat layak untuk dibantu melalui program BAZNAS,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Mojokerto, H. Samiadi, menegaskan bahwa program bantuan RTLH merupakan wujud nyata komitmen BAZNAS dalam memastikan penyaluran bantuan yang tepat sasaran.
“BAZNAS hadir untuk memastikan bantuan benar-benar diterima oleh yang berhak. Kasus seperti Pak Hartono ini menjadi prioritas karena menyangkut kelayakan tempat tinggal dan kesehatan keluarga. Setelah proses verifikasi ini, data akan divalidasi sebagai bagian dari tahapan administrasi. Semoga bantuan nanti dapat memberikan kenyamanan dan harapan baru bagi keluarga,” tuturnya.
Melalui program RTLH, BAZNAS Kabupaten Mojokerto terus berupaya memperkuat peran zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari masyarakat agar dapat memberikan manfaat nyata, khususnya bagi warga kurang mampu yang membutuhkan hunian layak, aman, dan sehat.
(Laporan:Spotnews.id-RYn)








