Nganjuk — Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk, Zainal Arifin, menegaskan pentingnya peran lembaga zakat dalam mendukung percepatan pembangunan daerah melalui sinergi dengan berbagai program pemerintah Kabupaten Nganjuk. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Rapat Koordinasi Pimpinan yang digelar pada Selasa, 3 Maret 2026, di hadapan para pemangku kepentingan, amil zakat, serta perwakilan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Zainal Arifin menjelaskan bahwa pengelolaan zakat di BAZNAS Kabupaten Nganjuk dilaksanakan dengan berpedoman pada prinsip “3A”, yakni Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Prinsip tersebut menjadi dasar dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat, infak, dan sedekah agar dapat disalurkan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat yang maksimal bagi para penerima.
Menurutnya, penguatan tata kelola zakat yang profesional dan akuntabel menjadi kunci dalam mendorong potensi zakat daerah agar mampu berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat.
Selain memaparkan prinsip pengelolaan zakat, Zainal Arifin juga menjelaskan lima program unggulan BAZNAS Kabupaten Nganjuk yang dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus selaras dengan arah pembangunan daerah.
Program pertama adalah Nganjuk Taqwa, yang berfokus pada penguatan aspek keagamaan dan spiritual masyarakat melalui pembinaan mualaf, dukungan kegiatan keagamaan, serta pembangunan dan perbaikan sarana ibadah.
Selanjutnya, Nganjuk Peduli yang menghadirkan berbagai bantuan sosial kemanusiaan bagi kelompok mustahik, termasuk bantuan bagi korban bencana, santunan anak yatim, serta dukungan bagi lansia dan penyandang disabilitas.
Di bidang pendidikan, BAZNAS Nganjuk menjalankan program Nganjuk Cerdas yang menyediakan beasiswa dan bantuan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu guna meningkatkan akses serta kualitas pendidikan.
Sementara itu, melalui program Nganjuk Sehat, BAZNAS memberikan layanan kesehatan gratis, bantuan biaya pengobatan, serta mendorong kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
Program kelima, Nganjuk Makmur, difokuskan pada pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui bantuan modal usaha, pelatihan keterampilan, serta pendampingan bagi pelaku usaha mikro agar para mustahik dapat berkembang menuju kemandirian ekonomi.
Zainal Arifin menegaskan bahwa kelima program tersebut dirancang secara terintegrasi dan saling mendukung dengan berbagai program yang dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten Nganjuk di bidang keagamaan, sosial, pendidikan, kesehatan, dan perekonomian.
Melalui sinergi tersebut, BAZNAS Kabupaten Nganjuk berharap potensi zakat yang ada di daerah dapat dimaksimalkan untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung keberhasilan program pembangunan daerah.
“Kami berkomitmen untuk terus mengoptimalkan potensi zakat di Kabupaten Nganjuk. Dengan sinergi yang kuat bersama pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat, kita dapat bersama-sama menyukseskan program pembangunan Kabupaten Nganjuk,” ujar Zainal Arifin.
(Sumber:Baznasnganjuk // Cc: Spontews.id – Iz)








