BAZNAS Kabupaten Bondowoso bersama Pemerintah Kabupaten Bondowoso bergerak cepat memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana angin kencang dan hujan deras yang melanda wilayah barat Kabupaten Bondowoso. Cuaca ekstrem tersebut menyebabkan kerusakan pada atap salah satu ruang kelas di Pondok Pesantren Nurud Dhalam sehingga aktivitas belajar para santri sempat terganggu.
Sebagai bentuk kepedulian dan respon cepat terhadap bencana, pada Selasa, 19 Mei 2026, jajaran BAZNAS Kabupaten Bondowoso bersama tim dari BPBD Kabupaten Bondowoso turun langsung ke lokasi terdampak di Desa Wringin, Kecamatan Wringin. Langkah tersebut merupakan tindak lanjut arahan Pemerintah Kabupaten Bondowoso di bawah kepemimpinan Dr. KH. Abdul Hamid Wahid dalam memastikan penanganan cepat terhadap fasilitas pendidikan yang mengalami kerusakan akibat cuaca ekstrem.
Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Bondowoso menyalurkan bantuan berupa material bangunan seperti semen, kalsiboard, dan galvalum untuk mendukung proses perbaikan atap ruang kelas yang rusak. Bantuan ini diharapkan dapat mempercepat rehabilitasi bangunan sehingga kegiatan belajar mengajar para santri dapat segera berjalan normal kembali.
Turut hadir dalam penyaluran bantuan tersebut Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Bondowoso Budi Hartono, Wakil Ketua IV H. Ramli Hasan, bersama staf BAZNAS Mohammad Hidayat serta tim BPBD Kabupaten Bondowoso.
Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh H. Ramli Hasan kepada pihak yayasan Pondok Pesantren Nurud Dhalam. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud kepedulian BAZNAS terhadap keberlangsungan pendidikan, khususnya bagi para santri yang tengah menempuh pendidikan sebagai generasi penerus bangsa.
Sementara itu, pihak Pondok Pesantren Nurud Dhalam menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bondowoso, BAZNAS, dan BPBD yang telah sigap memberikan bantuan sesuai kebutuhan di lapangan. Bantuan material bangunan dinilai sangat membantu dalam mempercepat proses perbaikan ruang kelas agar dapat segera digunakan kembali dengan aman dan nyaman.
Melalui aksi kemanusiaan ini, BAZNAS Kabupaten Bondowoso kembali menegaskan komitmennya dalam membantu masyarakat terdampak bencana sekaligus mendukung keberlangsungan dunia pendidikan. Sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, BPBD, dan masyarakat diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan pascabencana sehingga aktivitas pendidikan dapat kembali berjalan optimal.
(Sumber:Baznasbondowoso // Spotnews.id – iz)








