Mojokerto,Spotnews.id- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Mojokerto secara resmi meluncurkan program unggulan bertajuk Santripreneur, sebagai bentuk komitmen dalam mendorong kemandirian ekonomi para santri. Program ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara BAZNAS Kabupaten Mojokerto dengan Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Kabupaten Mojokerto.
Peluncuran program dilaksanakan di Pendopo Graha Majatama dan secara simbolis dibuka oleh Bupati Mojokerto, Gus Barra. Dalam sambutannya, Bupati memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif program yang menyasar pemberdayaan ekonomi berbasis pesantren tersebut.
“Santri tidak hanya menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai keislaman, tapi juga harus mampu berperan dalam sektor ekonomi yang produktif,” ujar Gus Barra.
Program Santripreneur memberikan dukungan dana sebesar Rp25 juta yang akan disalurkan kepada 10 santri terpilih. Mereka adalah para santri yang telah memiliki usaha rintisan atau ide bisnis potensial untuk dikembangkan, dengan harapan menjadi embrio pengusaha muda yang tangguh dan mandiri.
Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menyampaikan bahwa Santripreneur merupakan langkah nyata pemanfaatan zakat untuk pemberdayaan ekonomi umat.
“Kami ingin membangun ekosistem kewirausahaan berbasis pesantren, di mana santri mampu menjadi pelaku ekonomi yang kuat, bukan hanya objek pembangunan,” tegasnya.
Dukungan penuh juga disampaikan oleh Sekretaris PC GP Ansor Kabupaten Mojokerto, Ibnu Qahar, yang menegaskan bahwa pihaknya siap mendampingi para penerima manfaat secara berkelanjutan. Pendampingan tersebut bertujuan agar bantuan yang diberikan benar-benar efektif dan mampu memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan usaha santri.
Dengan hadirnya program Santripreneur, BAZNAS Kabupaten Mojokerto berharap akan lahir generasi santri yang tak hanya alim dalam agama, tetapi juga unggul dalam dunia usaha, sehingga mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat dan memperkuat ketahanan ekonomi umat di wilayah Kabupaten Mojokerto dan sekitarnya.
(Laporan:Spotnews.id-RYn)








