Spotnews.id- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia bekerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Trenggalek secara resmi meluncurkan program Balai Ternak BAZNAS di Desa Pringapus, Kecamatan Dongko, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Program ini ditujukan untuk memberdayakan para peternak mustahik dan menjadi bagian dari upaya pengentasan kemiskinan di wilayah tersebut.
Balai Ternak Trenggalek menjadi unit ke-46 dari total 54 Balai Ternak Domba dan Kambing yang dikelola BAZNAS di seluruh Indonesia. Dalam peluncurannya, program ini mendapat dukungan penuh dari Dinas Pertanian Kabupaten Trenggalek serta berbagai pihak terkait.
Acara peresmian digelar di lokasi Kelompok Ternak Pringapus Barokah Farm dan dihadiri oleh berbagai tokoh penting, di antaranya Pimpinan BAZNAS RI Pembina Wilayah Provinsi Jawa Timur Kolonel Caj (Purn) Drs. Nur Chamdani, Bupati Trenggalek H. Moch Nur Arifin, S.E., M. PSDM., Ketua BAZNAS Kabupaten Trenggalek H. Mahsun Ismail, S.Ag., M.M., serta para penerima manfaat.
Dalam sambutannya, Kolonel (Purn) Nur Chamdani menegaskan bahwa program Balai Ternak ini merupakan strategi pengelolaan zakat produktif untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat. Melalui pendekatan berbasis peternakan, mustahik tidak hanya diberikan bantuan modal, tetapi juga pelatihan dan pendampingan agar mandiri secara ekonomi.
“Balai ternak ini merupakan bentuk nyata pengelolaan zakat produktif untuk pemberdayaan. Mustahik kita bantu agar menjadi pelaku usaha ternak yang mandiri,” ujar Chamdani.
Sejak dibentuk pada 26 November 2024, Balai Ternak Trenggalek telah memberdayakan 20 peternak dengan menyalurkan 205 ekor domba. Selain itu, program ini juga mengembangkan budidaya persilangan domba lokal dengan jenis unggulan seperti Cross Texel, Dorper F1, dan Cross Suffolk.
Program ini juga dilengkapi dengan rumah kompos untuk produksi pupuk padat dan cair, serta menerapkan sistem pertanian terpadu (integrated farming system) untuk mendukung efisiensi dan keberlanjutan usaha ternak.
“Pemilihan Trenggalek didasarkan pada potensi besar wilayah ini dalam pengembangan peternakan serta dukungan sumber daya alam dan manusia yang memadai,” tambah Chamdani.
Sementara itu, Bupati Trenggalek H. Moch Nur Arifin menyambut baik peluncuran Balai Ternak tersebut. Ia menyatakan bahwa program ini sejalan dengan kebutuhan masyarakat pedesaan yang banyak bergantung pada sektor pertanian dan peternakan.
“Kami mengapresiasi BAZNAS atas peluncuran Balai Ternak ini. Semoga semakin banyak masyarakat Trenggalek yang sadar akan pentingnya zakat dan menyalurkannya melalui BAZNAS,” ucap Bupati.
Bupati juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Trenggalek siap bersinergi untuk memperluas dampak program ini ke wilayah lain di Trenggalek.
Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Ketua 1 BAZNAS Provinsi Jawa Timur Drs. KH. Masnuh, MA., Wakil Ketua 2 Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Forkopimda Kabupaten Trenggalek, serta Pimpinan BAZNAS dari Kabupaten Pacitan, Tulungagung, dan Ponorogo beserta jajaran.
(Laporan:Spotnews.id-RYn)








